Kisah ini
merupakan kisah nyata dari seorang internet marketer.Walaupun mulainya dari nol
pada akhirnya dia bisa menghasilkan di atas $ 100.000 atau jika dirupiahkan
lebih dari Rp 1.000.000.000,- per bulan. Kelihatannya memang asyik, tapi jika
kita perhatikan prosesnya ternyata sangat luar biasa. Namanya Anne Ahira.
Pada saat
masa kuliah Anne Ahira punya kerja sambilan. Waktu itu dia pernah menjadi tukang
cuci-cuci di restoran, kemudian menjadi door girl atau tukang buka dan tutup
pintu di hotel. Waktu itu penghasilannya hanya Rp 60.000,- per bulan. Tidak
berapa lama kemudian pekerjaan berubah menjadi tukang jual buku
keliling.
Kadangkala dia harus berjalan berpuluh-puluh kilometer. Dia mengetuk dari satu
rumah ke rumah yang lain.
Suatu hari
dia menjual buku di suatu rumah. Si pembeli (pemilik rumah) banyak bertanya
tentang dia. Akhirnya pembeli tahu kalau si Anne adalah seorang
mahasiswa
jurusan bahasa Inggris. Akhirnya dia ngomong, "Daripada kamu berjalan
berpanas-panasan lebih baik memengajari anak saya bahasa Inggris."
Akhirnya sejah saat itu dia menjadi pengajar privat bahasa Inggris. Dari situ
akhirnya si Anne mulai banyak mengajar privat bahasa Inggris, karena dari orang
tua siswa yang diajar dia memperoleh kenalan-kenalan lain yang bisa diajar
bahasa Inggris.
Dengan
banyaknya siswa yang diajar, yang tentu saja anak orang kaya maka Anne mulai
mengenal perilaku kehidupan orang kaya yang berbeda dengan orang miskin.
Bagaimana
orang kaya bersikap, bagaimana orang kaya merekrut dan bahkan memecat karyawan.
Anne tidak hanya mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak Indonesia, tetapi juga
mengajar bahasa indonesia untuk anak-anak orang asing. Dari mengajar privat ini
dia memiliki penghasilan yang sangat besar, bahkan sampai di atas Rp 15 juta
per bulan. Penghasilan ini memang sangat besar apalagi untuk hidup di Bandung.
Akan tetapi untuk mendapatkan uang sebanyak itu dia harus bekerja mulai jam 8
pagi hingga jam 10 malam.
Suatu hari
Anne mendengar istilah internet marketing. Pada saat itu dia mendapatkan berita
bahwa ada seorang anak yang usianya 17 tahun telah menghasilkan uang ribuan dollar setiap bulan. Si anak ini
bisa berkeliling dunia dengan uang tersebut. Anne Ahira yang dari kecil telah
memiliki mimpi bisa keliling dunia pada saat itu tergugah.
Akhirnya,
Anne mempelajari internet. Sayangnya waktu itu dia belum pernah mencoba
internet sekalipun. Dia hanya mengetahu istilah internet dari muridnya saja ,
tetapi mencoba sekalipun belum pernah. Dengan kondisi ini dia mencari cara
untuk mempelajari internet.
Waktu itu
dia mencoba datang ke warnet. Karena tidak mengerti apa-apa dia meminta kepada
petugas warnet untuk diajarin. Saat itulah dia dibuatkan email oleh petugas
warnet. "Email itu apa sih ?" tanya Anne. Kata petugas warnet
"email itu adalah tempat di mana kamu bisa menerima surat
elektronik". Saking gapteknya akhirnya
si Anne tidak berani mencet keybord. Mencoba mouse pun juga tidak. Dia menunggu
datangnya surat elektronik itu. Setelah satu jam lebih dia coba memberanikan
diri bertanya kepada petugas warnet. "Mas-mas,saya sudah nungguin ni lebih
dari 1 jam, kok saya belum dapat-dapat ya emailnya? "Kontan saja petugas
warnet tertawa. "Gimana kamu bisa terima email kalau kamu tidak punya
teman online, lagian bikin emailnya juga baru hari ini."
Itulah
kondisi Anne Ahira waktu itu. Saking gapteknya, sehingga menjadi bahan
tertawaan oleh petugas warnet. Akan tetapi, kamauan, kesungguhan dan kesabaran dalam
mempelajari internet marketing, akhirnya dia menjadi sukses dalam internet
marketing. Dia bisa menjadi milyarder gara-gara internet marketing, bisa menghajikan
kedua orang tuanya, bahkan bisa mengumrohkan 3 sampai 4 kali dalam setahun.
Akan tetapi untuk mendapatkan semua itu dia harus menghadapi segudang
permasalahan,
diantaranya adalah
1. Disangka
memakai Narkoba
2. Dituduh
menjadi pelacur
3. Disangka
gila dan dibawa ke dokter ahli jiwa
4.
Dicampakkan oleh orang tuanya
bersambung ...
This comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete