<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257</id><updated>2011-10-24T03:26:13.438+07:00</updated><category term='fisika gila'/><category term='matematika'/><category term='bangkit'/><category term='Fisika dahsyat'/><category term='kekuatan marah'/><category term='Matematika Dahsyat'/><category term='pengalaman belajar'/><category term='belajar'/><category term='Asosiasi perjuangan'/><category term='matematika gila'/><category term='Matematika kreatif'/><category term='Buah perjuangan'/><title type='text'>Revolusi Hidup</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>125</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-77435781583155991</id><published>2011-10-24T02:45:00.002+07:00</published><updated>2011-10-24T03:26:13.479+07:00</updated><title type='text'>Mengubah Perasaan</title><content type='html'>Ada 3 hal yang menyebabkan orang bisa bahagia :&lt;br /&gt;1. Membandingkan dengan orang yang lebih menderita&lt;br /&gt;2. Membuat dirinya sedikit sengsara&lt;br /&gt;3. Adanya magic moment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang seringkali orang tidak bahagia ketika dia membandingkan dirinya dengan orang yang lebih sukses. Akan tetapi ketika kita melihat orang yang lebih menderita, kita akan merasa lebih bahagia. Ketika Jerman Timur bergabung dengan Jerman Barat, secara umum kekayaan orang Jerman Timur naik tiga kali lipat. Anehnya dengan kekayaan ini tingkat kebahagiaan mereka malah menurun. Hal ini disebabkan mereka selalu membandingkan dirinya dengan orang Jerman Barat yang lebih kaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seseorang yang merasa rumahnya terlalu sempit. Ketika itu dia bertemu dengan orang bijak. Orang bijak memberi saran supaya semua hewan ternaknya dimasukkan ke dalam rumah. Dia menuruti apa yang dikatakan oleh orang bijak. Tentu saja, dia menjadi bertambah bingung, karena hewan-hewan ternak berada di dalam rumah. Rumah terasa jauh lebih sempit. Setelah 2 bulan orang bijak menyuruh dia untuk mengeluarkan ternaknya lagi. Setelah ternak dikeluarkan, maka dia merasa lebih lega. Rumah terasa jauh lebih luas. Dengan membuat dirinya sedikit lebih menderita (memasukkan ternak ke dalam rumah) maka dia bisa merasakan luasnya rumah yang lebih sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika orang berhasil mencapai target, ketika diwisuda, ketika menikah, ketika berhasil diterima kerja, ketika bisnisnya yang selama ini kecil, mendadak berubah menjadi besar dan lain-lain, tentu saja orang akan merasa bahagia. Peristiwa inilah yang disebut dengan magic moment. Masalahnya jika kebahagiaan kita tergantung pada magic moment ini maka kita akan sulit bahagia. Untuk bahagia, kenapa orang harus diwisuda dulu? Mungkin anda hanya diwisuda 1 kali, 2 kali, 3 kali atau bahkan tidak pernah diwisuda. Jika bahagia anda menunggu diwisuda, maka anda akan sulit untuk menjadi bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah belajarlah membuat magic moment yang mudah. Jika anda bisa membuat magic moment ini setiap saat maka ada akan bisa bahagia. Magic moment ini usahakan agar tidak tergantung pada orang lain, murah, mudah, dan positif. Misalnya lari pagi, membaca kitab suci, minum air segar, menarik nafas panjang, mengirim salam kepada orang tua, memberi uang kapada pengemis, dan lain-lain. Usahakan tulis semuanya hingga mencapai 100. Kenapa mesti ditulis? Jika sewaktu-waktu anda dalam keadaan stress dan ingin bahagia, maka anda tinggal melihat tulisan tadi dan langsung melakukannya. Akan tetapi jika tidak ditulis, maka ketika anda sedang menderita (memiliki masalah) maka anda akan susah untuk mengingatnya, apalagi melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga hal di atas, intinya yang membuat kita bisa bahagia adalah ketika perasaan kita berubah. Dengan membandingkan dengan orang lain yang lebih menderita, maka perasaan kita berubah. Membuat diri kita sedikit menderita, tentu saja akan mengubah perasaaan kita, tetntu saja pada saat penderitaan tadi sedikit dilepas, ini perasaan yng kita inginkan. Magic moment merupakan hal-hal yang bisa mengubah perasaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang seringkali memiliki cita-cita yang tidak begitu besar karena cita-citanya hanya sebatas untuk mengubah perasaan saja. Misalnya cita-cita menjadi Insinyur. Tentu saja ketika kita diwisuda dari jurusan teknik, kita akan menjadi Insinyur. Setelah anda menjadi insinyur, anda harus menyusun cita-cita lagi.  Jika anda ingin jauh lebih sukses, maka jauh-jauh sebelum menjadi Insinyur, anda harus menentukan, setelah menjadi Insinyur anda akan berniat menjadi apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, usahakan permudahlah kebahagiaan anda, karena itu bisa dicapai dengan mudah (hanya dengan mengubah perasaan) dan anda memang sangat membutuhkan kebahagiaan anda. Berikutya, perbesarlah cita-cita anda, jangan hanya sebatas mengubah perasaan anda. Negara ini sangat membutuhkan orang-orang yang sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-77435781583155991?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/77435781583155991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2011/10/mengubah-perasaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/77435781583155991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/77435781583155991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2011/10/mengubah-perasaan.html' title='Mengubah Perasaan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-8553551209787971551</id><published>2011-10-06T10:59:00.004+07:00</published><updated>2011-10-24T02:45:43.831+07:00</updated><title type='text'>Cita-cita yang mandul</title><content type='html'>Jika anak kecil ditanya tentang cita-citanya, maka seringkali dia menjawab, mau jadi pilot, jadi dokter jadi guru, jadi polisi, jadi presiden, dan lain-lain. Mereka dengan antusia menjawab. Akan tetapi jika anak-anak ini sudah mulai menginjak masa dewasa, biasanya mereka tidak pernah menjawab jika ditanya cita-citanya apa. Kenapa demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya mereka mereka tidak pernah diajari lagi cra bercita-cita. Mereka tidak pernah berusaha &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/menyusun-cita-cita-agar-lebih-mudah.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menyusun cita-cita agar lebih mudah tercapai&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Hal ini disebabkan tidak ada lagi yang membimbing dia untuk bercita-cita lagi. Dengan demikian jika siswa SMA ditanya cita-citanya, paling banter dia hanya menjawab jurusan di perguruan tinggi yang ingin dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang tidak berani bercita-cita tinggi. Ada beberapa hal yang menyebabkan cita-cita mereka tidak tinggi, atau boleh dikatakan cita-citanya mandul :&lt;br /&gt;1. Mereka tidak yakin bahwasanya cita-citanya akan tercapai&lt;br /&gt;2. Mereka ketakutan jika tidak kesampaian maka mereka akan stres.&lt;br /&gt;3. Tidak ada orang sukses yang membimbingnya&lt;br /&gt;4. Mereka hanya menjadikan cita-cita sebagai sarana mengubah perasaan saja&lt;br /&gt;5. Mereka tidak bisa membedakan antara &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/sukses-dan-bahagia.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sukses dan bahagia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarang sekali orang yang memiliki cita-cita untuk memiliki perusahaan besar seperti honda, toyota, hilton, dan lain-lain. Mereka merasa cita-cita menjadi insinyur sudahlah cukup. Kenapa demikian? Karena orang yang membimbing dia selama ini mengatakan hal seperti itu.&lt;br /&gt;Guru SMA tentu merasa sukses jika para siswanya diterima di perguruan tinggi yang diinginkan.  Dengan demikian efeknya siswa SMA bercita-cita sebatas perguruan tinggi mana yang akan dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali orang memiliki cita-cita hanya sebatas mengubah perasaaan saja. Hal ini boleh dikatakan tidak tepat. Memang, apapun yang kita inginkan, sebenarnya hanya mengubah perasaan saja. Misalnya ketika kita ingin memiliki rumah mewah, sebenarnya yang kita inginkan bukan rumah mewahnya, tetapi perasaan yang berubah ketika baru memiliki tumah mewah tadi yang diinginkan. Ketika seseorang menginginkan naik gaji, sebenarnya bukan gaji besarnya yang diinginkan, akan tetapi yang diinginkan adalah perasaan yang berubah ketika ada kenaikan gaji tadi. Jika seseorang gajinya naik, maka perasaannya berubah, setelah sekian lama tidak naik, perasaaannya tidak berubah lagi. Maka dia pasti ingin gajinya naik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, seringkali seseorang bercita-cita hanya sebatas mengubah perasaaannya saja. Dia hanya bercita-cita sesuai prosedur yang sudah umu. Misalnya dia ingin punya cita-cita menjadi dokter, maka jelas cara mencapainya pastilah sudah umum, yaitu kuliah di jurusan kedokteran. Jika dia sudah lulus dari jurusan kedokteran, maka jadilah dia dokter. Dengan cara ini dia akan kehilangan cita-cita ketika sudah lulus, atau boleh dikatakan cita-citanya sudah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah lebih baik jika dia memiliki cita-cita jadi dokter, dia memiliki cita-cita lanjutannya, misalnya memiliki rumah sakit. Setelah itu cita-cita berikutnya adalah rumah sakitnya memiliki cabang di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang memiliki cita-cita menjadi insinyur, sebenarnya cukup mudah. Asalkan dia lulus dari jurusan teknik maka cita-citanya sudah tercapai. Akan tatapi alangkah lebih baik jika dia memiliki cita-cit lanjutannya, misalnya memiliki industri mobil, industri elektronik atau bahkan industri pesawat terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi dari dokter menjadi pemilik rumah sakit atau dari insinyur menjadi pemilik industri pesawat terbang merupakan jalan yang tidak umum, sehingga orang jarang sekali mau mengusahakannya. Hal ini penyebab utamanya mereka jarang sekali mempelajari biografi orang-orang yang sudah sukses. Mereka jarang sekali mempelajari bagaimana Honda mendirikan perusahaaannya, bagaimana matsushita mendirikan panasonicnya, bagaimana levi's mendirikan perusahaan celana jean's nya dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda tidak mau membaca biografi orang-orang yang sudah sukses tadi, maka saya sarankan untuk bergabung dengan pebisnis-pebisnis yang sudah sukses, sehingga anda akan jauh lebih mudah mencapai cita-cita tinggi anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-8553551209787971551?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/8553551209787971551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2011/10/cita-cita-yang-mandul.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8553551209787971551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8553551209787971551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2011/10/cita-cita-yang-mandul.html' title='Cita-cita yang mandul'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-8821749834068127819</id><published>2011-09-06T23:16:00.000+07:00</published><updated>2011-09-07T08:00:09.122+07:00</updated><title type='text'>Menjadi milyarder dengan internet</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:TrackMoves/&gt;  &lt;w:TrackFormatting/&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;   &lt;w:CachedColBalance/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;m:mathPr&gt;   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;   &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable	{mso-style-name:"Table Normal";	mso-tstyle-rowband-size:0;	mso-tstyle-colband-size:0;	mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;	mso-para-margin-top:0in;	mso-para-margin-right:0in;	mso-para-margin-bottom:10.0pt;	mso-para-margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:TrackMoves/&gt;  &lt;w:TrackFormatting/&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;   &lt;w:CachedColBalance/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;m:mathPr&gt;   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;   &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable	{mso-style-name:"Table Normal";	mso-tstyle-rowband-size:0;	mso-tstyle-colband-size:0;	mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;	mso-para-margin-top:0in;	mso-para-margin-right:0in;	mso-para-margin-bottom:10.0pt;	mso-para-margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Kisah inimerupakan kisah nyata dari seorang internet marketer.Walaupun mulainya dari nolpada akhirnya dia bisa menghasilkan di atas $ 100.000 atau jika dirupiahkanlebih dari Rp 1.000.000.000,- per bulan. Kelihatannya memang asyik, tapi jikakita perhatikan prosesnya ternyata sangat luar biasa. Namanya Anne Ahira. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Pada saatmasa kuliah Anne Ahira punya kerja sambilan. Waktu itu dia pernah menjadi tukangcuci-cuci di restoran, kemudian menjadi door girl atau tukang buka dan tutuppintu di hotel. Waktu itu penghasilannya hanya Rp 60.000,- per bulan. Tidakberapa lama kemudian pekerjaan berubah menjadi tukang jual buku &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;keliling.Kadangkala dia harus berjalan berpuluh-puluh kilometer. Dia mengetuk dari saturumah ke rumah yang lain. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Suatu haridia menjual buku di suatu rumah. Si pembeli (pemilik rumah) banyak bertanyatentang dia. Akhirnya pembeli tahu kalau si Anne adalah seorang &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;mahasiswajurusan bahasa Inggris. Akhirnya dia ngomong, "Daripada kamu berjalanberpanas-panasan lebih baik memengajari anak saya bahasa Inggris."Akhirnya sejah saat itu dia menjadi pengajar privat bahasa Inggris. Dari situakhirnya si Anne mulai banyak mengajar privat bahasa Inggris, karena dari orangtua siswa yang diajar dia memperoleh kenalan-kenalan lain yang bisa diajarbahasa Inggris.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Denganbanyaknya siswa yang diajar, yang tentu saja anak orang kaya maka Anne mulaimengenal perilaku kehidupan orang kaya yang berbeda dengan orang miskin. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Bagaimanaorang kaya bersikap, bagaimana orang kaya merekrut dan bahkan memecat karyawan.Anne tidak hanya mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak Indonesia, tetapi jugamengajar bahasa indonesia untuk anak-anak orang asing. Dari mengajar privat inidia memiliki penghasilan yang sangat besar, bahkan sampai di atas Rp 15 jutaper bulan. Penghasilan ini memang sangat besar apalagi untuk hidup di Bandung.Akan tetapi untuk mendapatkan uang sebanyak itu dia harus bekerja mulai jam 8pagi hingga jam 10 malam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Suatu hariAnne mendengar istilah internet marketing. Pada saat itu dia mendapatkan beritabahwa ada seorang anak yang usianya 17 tahun telah menghasilkan &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;uang ribuan dollar setiap bulan. Si anak inibisa berkeliling dunia dengan uang tersebut. Anne Ahira yang dari kecil telahmemiliki mimpi bisa keliling dunia pada saat itu tergugah. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Akhirnya,Anne mempelajari internet. Sayangnya waktu itu dia belum pernah mencobainternet sekalipun. Dia hanya mengetahu istilah internet dari muridnya saja ,tetapi mencoba sekalipun belum pernah. Dengan kondisi ini dia mencari carauntuk mempelajari internet. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Waktu itudia mencoba datang ke warnet. Karena tidak mengerti apa-apa dia meminta kepadapetugas warnet untuk diajarin. Saat itulah dia dibuatkan email oleh petugaswarnet. "Email itu apa sih ?" tanya Anne. Kata petugas warnet"email itu adalah tempat di mana kamu bisa menerima suratelektronik". Saking gapteknya &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;akhirnyasi Anne tidak berani mencet keybord. Mencoba mouse pun juga tidak. Dia menunggudatangnya surat elektronik itu. Setelah satu jam lebih dia coba memberanikandiri bertanya kepada petugas warnet. "Mas-mas,saya sudah nungguin ni lebihdari 1 jam, kok saya belum dapat-dapat ya emailnya? "Kontan saja petugaswarnet tertawa. "Gimana kamu bisa terima email kalau kamu tidak punyateman online, lagian bikin emailnya juga baru hari ini."&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Itulahkondisi Anne Ahira waktu itu. Saking gapteknya, sehingga menjadi bahantertawaan oleh petugas warnet. Akan tetapi, kamauan, kesungguhan dan kesabaran dalammempelajari internet marketing, akhirnya dia menjadi sukses dalam internetmarketing. Dia bisa menjadi milyarder gara-gara internet marketing, bisa menghajikankedua orang tuanya, bahkan bisa mengumrohkan 3 sampai 4 kali dalam setahun.Akan tetapi untuk mendapatkan semua itu dia harus menghadapi segudang &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;permasalahan,diantaranya adalah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;1. Disangkamemakai Narkoba&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;2. Dituduhmenjadi pelacur&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;3. Disangkagila dan dibawa ke dokter ahli jiwa&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;4.Dicampakkan oleh orang tuanya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;bersambung ...&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-8821749834068127819?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/8821749834068127819/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2011/09/menjadi-milyarder-dengan-internet.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8821749834068127819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8821749834068127819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2011/09/menjadi-milyarder-dengan-internet.html' title='Menjadi milyarder dengan internet'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2357286676928414934</id><published>2010-10-23T12:50:00.000+07:00</published><updated>2010-11-15T12:51:14.077+07:00</updated><title type='text'>Indeks Prestasi Tinggi</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah pengalaman Tung Desem Waringin dalam mengejar IPK tinggi. Beliau berkenalan dengan mahasiswa-mahasiswa sebelumnya yang memiliki Indeks Prestasi Tinggi. Dari sini Pak Tung bertanya bagaimana caranya agar indeks prestasi di atas 3?  Para mahasiswa tadi mengatakan bahwa kamu harus belajar soal-soal tahun lalu, karena biasanya dosen itu malas membuat soal baru. Dengan demikian soal-soalnya tidak jauh berbeda dengan soal-soal tahun lalu. Jadi kalau kamu belajar soal-soal tahun lalu maka belajarmu akan lebih efektif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Pak Tung mencoba cara ini maka indeks prestasinya juga masih di bawah 3. Akhirnya Pak Tung bertanya,”Saya sudah berusaha untuk mempelajari soal-soal tahun lalu, tapi kenapa indeks prestasi saya masih di bawah 3?” Akhirnya dijawab,”Kamu harus punya buku-buku referensi, karena terkadang seringkali ada pertanyaan-pertanyaan yang tidak terdapat pada buku teks. Dengan demikian jika pertanyaan itu muncul kamu masih bisa menjawabnya”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Pak Tung bertanya lagi,”Terus apa lagi yang harus saya siapkan?” Mahasiswa IP tinggi itu menjawab,”Begini, biasanya dosen itu malas mengoreksi, jadi dia hanya melihat beberapa test mahasiswa saja.” (Kebetulan karena saat itu kuliahnya negeri dan satu angkatan sampai 300 orang, ditambah lagi dosen tidak memperoleh honor untuk mengoreksi, maka tentu saja dosen malas mengoreksi semua ulangan mahasiswa, sehingga hanya mengoreksi mahasiswa-mahasiswa tertentu saja). “Seringkali tidak semua hasil ujian dikoreksi oleh dosen, sehingga jika kamu kelihatan berprestasi, dan kamu aktif, sering bertanya dan selalu duduk di depan maka kemungkinan kamu mendapatkan nilai A akan lebih tinggi. Untuk itu kamu harus sering duduk di depan dan sering bertanya. Setelah selesai kuliah, cobalah bertanya lagi, Pak nama saya Tung Desem Waringin, kebetulan saya ingin mendapatkan nilai A, untuk itu buku referensi apa saja yang harus saya miliki”. Dosennya ngomong, kamu harus punya buku A, B, dan C. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di kuliah berikutnya kamu harus duduk di depan lagi dan kamu harus aktif maju ke depan. Pak saya sudah punya buku A, B dan C, saya sudah membaca isinya, untuk itu jika saya ingin mendapatkan nilai A saya harus belajar apa lagi? Kamu harus menunjukkan itikad baik bahwa kamu harus mau belajar. Nah dari sekian ratus mahasiswa jika kamu kelihatan aktif mau belajar dan menunjukkan bahwa kamu bisa maka kemungkinan kamu mendapatkan nilai A menjadi lebih besar”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena yang dikoreksi cukup banyak, maka kemungkinan dosen akan melihat hasil ujian kamu. Ketika misalnya kamu tidak bisa menjawab, cobalah tetap diisi. Jika perlu pertanyaannya ditulis lagi dan usahakan jawabannya agak menjorok ke dalam. Sehingga ketika dosen melihat secara umum, dosen tidak akan memeriksa dan kamu langsung diberi nilai A”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah ketika dipraktekkan pernah terjadi ketika itu Pak Tung tidak bisa menjawab, dia berusaha mengisi dengan isi yang agak dalam. Karena dosen hanya memeriksa sekilas saja, akhirnya dia mendapat nilai A. Masuk akal bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi intinya yang paling penting adalah nyontek harus detil. Kalau anda tidak detil maka anda akan kehilangan poin-poin yang menyebabkan anda mendapat nilai A.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2357286676928414934?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2357286676928414934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/indeks-prestasi-tinggi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2357286676928414934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2357286676928414934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/indeks-prestasi-tinggi.html' title='Indeks Prestasi Tinggi'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-1612891323389228328</id><published>2010-10-22T12:45:00.000+07:00</published><updated>2010-11-15T12:47:57.415+07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Teladan</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=11&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFCC&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan kisah yang sering diceritakan oleh Tung Desem Waringin, baik dalam seminarnya ataupun cd-cdnya. Ketika itu beliau memiliki goal untuk menjadi mahasiswa teladan. Yang dia lakukan pertama kali adalah dia harus belajar dari yang terbaik. Yang terbaik di sini siapa? Sudah tentu adalah para mahasiswa yang dulunya pernah menjadi mahasiswa teladan. Untuk itu Pak Tung berusaha mendatangi kost para mahasiswa yang dulunya pernah menjadi mahasiswa teladan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bertanya kepada mereka, Pak Tung jadi tahu sesuatu yang orang lain tidak tahu. Untuk menjadi mahasiswa teladan syaratnya ada 3, yaitu indeks prestasi harus di atas 3, kemudian harus aktif di senat ataupun organisasi sosial, kemudian yang ketiga harus sering ikut lomba. Inilah jurus dahsyat yang dipakai Pak Tung untuk menjadi mahasiswa teladan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Pak Tung ingin menjadi mahasiswa teladan? Karena dia punya alasan yang sangat kuat. Ketika itu beliau pernah ditolak oleh banyak wanita, sehingga beliau berusaha untuk menjadi mahasiswa teladan agar para wanita tidak menolaknya lagi. Selain itu kuliah Pak Tung pernah tertunda 1 tahun. Sebelumnya Pak Tung pernah kuliah di Fakultas Ekonomi Studi Pembangunan. Dia merasa tidak cocok kuliah di tempat itu, karena isi kuliahnya jauh berbeda dengan kuliah Akuntasi atau manajemen. Karena ketika di SMA jurusan IPA maka Pak Tung tidak tahu tentang hal itu. Akhirnya tahun berikutnya memilih fakultas hukum. Di sinilah dari awal beliau merencanakan untuk menjadi mahasiswa teladan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-1612891323389228328?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/1612891323389228328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/mahasiswa-teladan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1612891323389228328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1612891323389228328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/mahasiswa-teladan.html' title='Mahasiswa Teladan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5519371948443275920</id><published>2010-10-21T11:40:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T11:40:51.536+07:00</updated><title type='text'>Master Dalam Bidang Apapun</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=5&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin menjadi master dalam bidang apapun maka ada 3 hal yang harus anda penuhi&lt;br /&gt;1. Belajar dari yang terbaik&lt;br /&gt;2. Larut sepenuhnya&lt;br /&gt;3. Pengulangan dengan ada jeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Jika anda ingin belajar matematika tidak mungkin anda belajar dari penjual buku matematika atau belajar kepada pengajar yang sudah berpengalaman mengajar matematika? Tentu saja anda harus belajar dari pengajar yang sudah berpengalaman mengajar matematika. Apalagi jika anda ingin belajar olimpiade matematika, maka anda tidak bisa belajar kepada penjual buku matematika. Bahkan hanya belajar kepada guru matematika saja tidak cukup. Anda harus belajar kepada orang yang sudah berpengalaman di olimpiade matematika, jika perlu kepada mantan juaranya. Itulah syaratnya menjadi master di bidang matematika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin menjadi juara golf, kepada siapa sebaiknya anda belajar? Kepada Tiger Wood atau kepada Kaddy Golf? Sudah tentu kepada Tiger Wood. Jika anda belajar kepada Tiger wood anda akan menjadi master di bidang golf. Jika anda belajar kepada Kaddy Golf anda akan menjadi rotten wood atau kayu yang busuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda belajar dari yang terbaik maka kuncinya adalah ATM maksudnya Amati, Tiru dan Modifikasi. Ketika anda belajar, maka belajarnya harus detil. Anda harus benar-benar mengamati, tindakan mana yang membawa hasil dan mana yang tidak membawa hasil. &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5519371948443275920?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5519371948443275920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/master-dalam-bidang-apapun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5519371948443275920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5519371948443275920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/master-dalam-bidang-apapun.html' title='Master Dalam Bidang Apapun'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-7417758386415389109</id><published>2010-10-20T11:30:00.001+07:00</published><updated>2010-11-05T11:37:30.128+07:00</updated><title type='text'>Pembatas Pikiran Manusia</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=12&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia kemampuannya sering merasa terbatasi oleh keadaan. Mungkin hujan, mungkin tidak punya uang, teman-teman tidak mendukung, dan lain-lain. Seringkali ada orang yang berpikir, kalau hujan maka dia tidak bisa melakukan perjalanan. Menurut saya bukan hujannya yang membatasi, tapi pikiran dia yang membatasi. Untuk apa ada orang yang menjual payung? Tentu saja karena payung berguna untuk mengatasi hujan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih menjadi mahasiswa tingkat 2, saya membaca sebuah lowongan mengajar  di sebuah bimbingan belajar. Dari lowongan itu  tertulis persyaratan, syaratnya adalah mahasiswa tingkat akhir atau sarjana. Saya sendiri ngeyel ingin mencoba melamar, padahal saya adalah mahasiswa tingkat 2. Anehnya saya tetap dipanggil. Siapa yang membatasi bahwa syaratnya mahasiswa tingkat akhir atau sarjana? Apakah bimbingan belajarnya? Kalau memang bimbingan belajarnya kenapa mahasiswa tingkat 2 dipanggil juga? Sebenarnya yang membatasi adalah pikiran kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda pernah membaca artikel saya tentang menjinakkan gajah. Gajah dijinakkan dengan membatasi kemampuannya. Pada intinya bukan gajahnya yang dipengaruhi, tetapi pikiran yang ada pada gajah yang dipengaruhi. Hingga akhirnya ketika gajah diikat dengan tali yang tidak begitu kuat sang gajah tidak mau melepaskan diri karena dibatasi oleh pikirannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tung Desem Waringin punya cita-cita menjadi juara lomba karya tulis tingkat nasional, maka beliau mencoba ikut lomba karya tulis ilmiah sejak semester 1. Padahal persyaratannya minimal harus semester 5. Apakah semester 1 pada akhirnya ditolak? Ternyata tidak. Jadi yang membatasi bukan panitianya. Akan tetapi pikiran para pesertalah yang membatasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-7417758386415389109?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/7417758386415389109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/pembatas-pikiran-manusia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7417758386415389109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7417758386415389109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/pembatas-pikiran-manusia.html' title='Pembatas Pikiran Manusia'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5661037672785237612</id><published>2010-10-19T11:29:00.001+07:00</published><updated>2010-11-05T11:35:38.171+07:00</updated><title type='text'>Menang Adalah Mudah</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=2&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali menang adalah mudah, karena lawannya atau saingannya sedikit. Kok bisa? Ya, seringkali dalam bidang apapun, yang menjadi saingan kita adalah sedikit. Misalnya jika anda ingin masuk ke perguruan tinggi seringkali anda melihat banyak saingan. Misalnya untuk masuk STEI ITB, anda akan melihat sekitar 4000 orang berminat masuk. Wooow sungguh mengerikan karena kelihatan banyak. Pertanyaannya, apakah mereka benar-benar saingan anda? Tentu tidak, karena di antara mereka ada yang hanya ikut-ikutan. Tidak semua dari mereka benar-benar mempersiapkan diri untuk masuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Taufik Hidayat juara dunia badminton, apakah dia mengalahkan 6,3 milyard manusia? Tentu saja tidak. Karena dia belum pernah mengalahkan saya. Dia mungkin hanya bertanding 6 kali waktu itu, yaitu babak penyisihan 1, babak penyisihan 2, babak perdelapan final, babak perempat final, babak semifinal, babak final dan juara. Nah itulah prestasi yang bisa anda dapat hampir di setiap pertandingan.  Yang terpenting dalam setiap pertandingan, anda menggunakan tiga jurus untuk menjadi pemenang, yaitu punya goal yang jelas, alasan yang sangat kuat dan belajar dari yang terbaik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah ketika Pak Tung Desem Waringin berhasil menjadi mahasiswa teladan di Universitas Sebelas Maret. Beliau menggunakan ketiga jurus tadi. Ketika menggunakan ketiga jurus tadi saingannya menjadi sedikit, bahkan nol. Karena tidak ada mahasiswa yang ketika awal masuk punya tujuan untuk menjadi mahasiswa teladan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5661037672785237612?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5661037672785237612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menang-adalah-mudah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5661037672785237612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5661037672785237612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menang-adalah-mudah.html' title='Menang Adalah Mudah'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-685243548797901602</id><published>2010-10-18T11:26:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T11:28:13.482+07:00</updated><title type='text'>Komitmen Tumbuh dari Alasan</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=11&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dijelaskan pada artikel komitmen. Seseorang bisa memiliki komitmen jika ada alasan yang sangat kuat. Alasan yang sangat kuat timbul karena adanya nikmat dan sengsara yang diterima oleh otak manusia. Hal ini dikarenakan otak manusia hanya mencari nikmat dan menghindari sengsara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dibicarakan oleh guru saya Tung Desem Waringin dalam seminar Life Revolution, beliau pernah alas an yang sangat kuat ketika memilih 6 orang calon pacarnya. Masalahnya keenam orang tersebut tidak ada satupun yang mau. Bahkan dijelaskan ada satu orang perempuan yang mengatakan ,”Saya tidak mau sama Tung, karena dia goblok.” Mendengar perkataan ini tentunya hati Pak Tung sangat sakit.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denga kondisi ini maka separuh fungsi hidup Pak Tung merasa terganggu. Kenapa separuh fungsi hidup? Karena seluruh sel tubuh manusia hanya berfungsi 2 hal, yaitu mempertahankan hidup dan kedua melanjutkan keturunan. Ketika itulah fungsi untuk melanjutkan keturunannya merasa terganggu. Akhirnya beliau berfikir bahwa, ”Wanita cenderung lebih suka kepada laki-laki yang menonjol di bagian tertentu”. Tentu saja menonjol di bagian yang tepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, kejadian tersebut merupakan titik balik kehidupannya. Dengan adanya hal inilah maka Pak Tung berkomitmen bahwa dia harus berhasil. Karena itulah beliau berusaha mencari cara-cara terbaik dalam belajar. Dia berusaha bergaul dengan teman-teman yang juara di sekolahnya. Pak Tung ingin mengetahui bagaimana cara belajar siswa yang juara. Ternyata cara belajar mereka cenderung berbeda dengan  teman-teman biasa yang dia miliki. Akhirnya dengan semangat yang sangat tinggi sampai akhirnya Pak Tung tidur di rumah temannya dan kadang sebaliknya akhirnya Pak Tung mendapatkan prestasi yang bagus di sekolahnya. Paling tidak dari hasil EBTANAS, nilai kimianya adalah tertinggi. &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-685243548797901602?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/685243548797901602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/komitmen-tumbuh-dari-alasan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/685243548797901602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/685243548797901602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/komitmen-tumbuh-dari-alasan.html' title='Komitmen Tumbuh dari Alasan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5015161267070883518</id><published>2010-10-17T11:24:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T11:25:37.572+07:00</updated><title type='text'>Menjadi pemenang</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=5&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin menjadi pemenang dalam hidup anda maka cara yang termudah adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Mempunyai goal yang jelas&lt;br /&gt;2. Alasan yang sangat kuat&lt;br /&gt;3. Belajar cara-cara yang sudah terbukti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya jika anak anda malas belajar, anda harus perhatian pada 3 hal tersebut. Mungkin anak anada tidak punya goal yang jelas. Dia tidak tahu apa tujuannya belajar. Apakah jika anak memiliki goal yang jelas anak tersebut pasti mau belajar ? Jawabannya belaum tentu. Jika si anak tidak punya alasan yang sangat kuat maka goal yang jelas juga tidak ada gunanya. Anak tersebut tidak termotivasi untuk belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika goal sudah jelas dan memiliki alasan yang sangat kuat apak anak tersedbut berhasil? Jawabannya adalah belum tentu. Sekitar 97% orang akan gagal walaupun memiliki goal yang jelas dan alasan yang sangat kuat. Orang tersebut harus memiliki cara-cara yang sudah terbukti. Dengan melakukan cara-cara yang sudah terbukti maka maka orang akan dengan mudah berhasil jika dia memiliki goal yang jelas dan alasan yang sangat kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan seorang anak punya goal yang jelas, yaitu ingin menjadi seorang insinyur.  Dia punaya alasan yang sangat kuat untuk itu. Karena itu si anak begitu rajin belajar matematika dan fisika. Dengan menguasai matematika dan fisika, dia akan mudah masuk ke jurusan teknik yang dia inginkan. Suatu hari ibunya berkata, “Nak, tidak usah belajar, mari kita jalan-jalan ke mall.” Tentu saja dengan permintan ibunya ini si anak berkata,”Jangan Bu, nanti kalau jalan-jalan ke mall saya tidak bisa matematika dan fisika, dan akhirnya saya tidak bisa masuk ke jurusan teknik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tentunya sangat berbeda dengan anak-anak yang tidak punya goal yang jelas dan alasan yang sangat kuat. Makanya orang-orang yang seperti ini akan teombang-ambing oleh berbagai ajakan.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5015161267070883518?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5015161267070883518/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menjadi-pemenang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5015161267070883518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5015161267070883518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menjadi-pemenang.html' title='Menjadi pemenang'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-8392426374483209035</id><published>2010-10-16T11:16:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T11:17:40.172+07:00</updated><title type='text'>Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=12&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya mengikuti seminar Unleash The Power Within, tepatnya bulan September 2009 ada seorang wanita Jepang yang mengadukan masalahnya bahwa dia tidak memiliki anak. Dia mengatakan takut ditinggalkan suaminya karena tidak bisa memberikan anak. Dia berfikir bahwa jika memiliki anak dia pasti bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anthonny Robbin (pembicara di seminar itu berkata) o ya? Jika kamu memiliki anak kamu akan bahagia? Terus terang saya tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Anthonny Robbin. Bagaimana tidak aneh, jika seseorang tidak punya anak pastilah dia menderita. Terus apakah kedatangan anaknya tidak membuatnya bahagia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang setelah sekian lama saya baru bisa mengerti, bahwa bahagia yang sebenarnya tidaklah bersyarat. Jika seseorang mengatakan dia akan bahagia dengan syarat tertentu yang tidak mudah dicapai maka orang itu akan menderita. Bahagia yang sebenarnya tidaklah bersyarat. Atau jika ada syaratnya maka syarat itu sangatlah mudah. Jika seseorang menggantungkan kebahagiaannya pada sesuatu yang di luar kontrol dia maka dia pasti akan menderita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti perempuan tadi mengatakan,”Saya akan bahagia jika punya anak.” Jika dia memberikan persyaratan seperti ini maka dijamin dia tidak akan bahagia walaupun dia sudah punya anak. Karena jika dia telah memiliki anak, maka dia akan menggantungkan kebahagiaanya pada sesuatu yang lain yang mungkin juga sulit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang mengatakan ,”Saya akan bahagia jika anak saya semuanya sudah menikah.” Pernyataan seperti ini tentu juga sangat memberatkan dia, karena anak adalah sesuatu di luar kontrol dia. Biar bagaimanapun anak tidak akan bisa dia kendalikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu buatlah persyaratan kebahagiaan anda pada sesuatu yang mudah dicapai, cenderung dengan biaya murah, tidak tergantung pada orang lain, waktu mencapainya juga cepat. Contoh :&lt;br /&gt;Saya akan bahagia jika masih bisa melihat matahari terbit &lt;br /&gt;Saya bahagia ketika memberi makan ikan&lt;br /&gt;Saya bahagia ketika mencium bunga&lt;br /&gt;Saya bahagia ketika melakukan ibadah&lt;br /&gt;Saya akan bahagia jika masih bisa menikmati minuman&lt;br /&gt;Dan lain-lain.&lt;br /&gt;Jadi, persyaratan bahagia yang menentukan adalah sendiri. Silakan buat persyaratan itu semudah mungkin sehingga anda bisa menikmati setiap saat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-8392426374483209035?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/8392426374483209035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8392426374483209035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8392426374483209035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/kebahagiaan.html' title='Kebahagiaan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-1320364444501674470</id><published>2010-10-15T11:11:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T11:12:39.732+07:00</updated><title type='text'>Action</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=2&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Action atau tindakan merupakan rumus utama untuk sukses. Tanpa adanya action maka segala rencana kita akan sia-sia. Walaupun kita tidak punya rencana jika melakukan action maka suatu saat kita akan bisa sukses. Jika action anda salah maka minimal anda mendapat pelajaran bahwa action yang satu ini tidak boleh kita lakukan lagi, harus kita ganti atau kita sempurnakan. Jika action kita tepat maka hasilpun akan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi lebih penting mana, pikiran tepat atau tindakan tepat? Tentu saja tindakan tepat. Jika tindakan anda tepat, anda pasti sukses. Jika tindakan anda tepat maka anda bisa menjadi kaya raya. Ada suatu kisah seseorang yang IQ nya hanya 60. Akan tetapi tindakannya tepat. Dia belajar lempar lembing seumur hidupnya. Akhirnya dia menjadi kaya raya berkat kemampuan lempar lembingnya. Bayangkan bahwa orang yang idiot saja jika actionnya tepat maka dia akan menjadi kaya raya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya apakah kita tahu tindakan mana yang tepat?  Jawabannya adalah belum tentu. Jika kita tidak tahu action yang tepat maka kita harus punya pikiran yang tepat. Dengan pikiran yang tepat maka suatu saat tindakan kita makin lama makin tepat asalkan kita terus melakukan action. Jika metoda ini anda terapkan dalam sehari-hari maka karir anda akan cepat naik, bisnis anda akan cepat berkembang dan prestasi sekolah anda akan meningkat. &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-1320364444501674470?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/1320364444501674470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/action.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1320364444501674470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1320364444501674470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/action.html' title='Action'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2347427631173838703</id><published>2010-10-14T11:07:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T11:09:55.776+07:00</updated><title type='text'>Komitmen</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=11&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda pernah mengalami suatu masa di mana anda sangat loyo. Untuk bekerja malas sekali, untuk belajar merasa tidak mood. Setelah itu anda bertemu dengan orang yang memotivasi anda. Ketika mendapat motivasi, anda begitu semangatnya, tidak loyo, anda langsung bisa membuat rencana bahwa masa depan anda akan lebih cerah dengan kerja atau belajar anda yang penuh gairah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda keluar dari ruang motivasi gairah kerja atau belajar anda sangat kuat, seolah-olah jika ada tembok baja menghadang di depan anda maka anda akan langsung menghancurkannya. Anda benar-benar bekerja dan belajar secara bersungguh-sungguh. Akan tetapi itu semua hanya berlangsung selama 2 hari. Setelah itu anda mulai loyo lagi, semakin lama semakin loyo. Kenapa bisa seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ketika dimotivasi dengan kondisi di lapangan memang berbeda. Ketika dimotivasi anda tidak berada pada dunia nyata. Untuk itu perlu adanya komitmen. Apa itu komitmen? Suka duka dijalani. Baik suka maupun duka anda tetap berusaha mencapai tujuan. Entah itu hujan, banjir, teman-teman tidak mendukung, anda tetap akan menjalani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen biasanya timbul dari alasan yang sangat kuat. Mungkin anda pernah mengalami sakit yang luar biasa ketika anda merasa gagal. Dengan adanya komitmen ini maka anda akan tetap terus semangat dalam setiap suasana dan keadaan. Ada orang yang akhirnya berkomitmen untuk bekerja keras dan cerdas setelah mengalami masa yang pahit, yaitu orang yang dicintainya sakit keras dan biaya berobatnya sangat mahal, bahkan biaya berobat sehari lebih besar daripada gaji dia satu bulan. Dengan kondisi itu dia lebih berkomitmen untuk selalu berusaha keras menjadi kaya raya.  Akan tetapi kita tidak harus mengalami hal yang seperti itu. Kita bisa juga membayangkan saja. Jika kita bisa membayangkan dengan sempurna maka sama saja kita mengalami kejadian yang sama, karena otak manusia tidak bisa membedakan yang real dan yang imajiner.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2347427631173838703?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2347427631173838703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/komitmen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2347427631173838703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2347427631173838703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/komitmen.html' title='Komitmen'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4578961556429314601</id><published>2010-10-13T11:02:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T11:06:46.934+07:00</updated><title type='text'>Relativitas</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=5&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita melihat adanya perbedaan-perbedaan. Ada orang yang tampan, ada yang jelek, ada yang pintar, ada yang bodoh, ada yang kaya, ada yang miskin, dan lain-lain. Akan tetapi semua itu baru ada setelah dibandingkan dengan yang lain. Sesuatu dikatakan besar jika ada sesuatu yang lain yang lebih kecil. Seseuatu dikatakan kecil jika ada sesuatu yang lain yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang akan merasa kaya setelah melihat orang lain yang lebih miskin, begitu juga orang merasa miskin ketika melihat orang lain yang lebih kaya. Suatu saat mungkin anda akan merasa bodoh ketika teman-teman anda pintar, dan anda akan merasa pintar jika ada orang lain yang lebih bodoh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bisa dikatakan tidak ada besar, tidak ada kecil, tidak ada pintar, tidak ada bodoh, tidak ada pendek, tidak ada panjang, tidak ada tinggi, tidak ada rendah, tidak ada kaya, tidak ada miskin, tidak ada tua, tidak ada muda, kecuali sudah dibandingkan dengan yang lain.  Ini yang bisa kita sebut relativitas. Segala-sesuatu sangat relatif, entah itu besar atau kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebaiknya kita membandingkan dengan yang mana? Yang kaya atau yang miskin? Yang muda atau yang tua? Yang pandai atau yang bodoh? Semua jawaban adalah tergantung. Ada kalanya kita harus membandingkan dengan yang miskin, yang bodoh, yang punya lebih banyak kekurangan dibandingkan dengan kita. Agar kita lebih bersyukur terhadap segala yang kita miliki. Ada kalanya kita harus membandingkan dengan yang lebih kaya, lebih kuat, lebih pandai dan yang punya banyak kelebihan dibandingkan dengan kita agar kita mau berusaha mencapai yang lebih baik dengan sungguh-sungguh. &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4578961556429314601?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4578961556429314601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/relativitas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4578961556429314601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4578961556429314601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/relativitas.html' title='Relativitas'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-230695597413008385</id><published>2010-10-12T03:59:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T10:51:40.389+07:00</updated><title type='text'>Keberanian</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=12&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TMiTJFh0ngI/AAAAAAAAAPI/cOgdSf3zXMM/s1600/firewalk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TMiTJFh0ngI/AAAAAAAAAPI/cOgdSf3zXMM/s200/firewalk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532833926536797698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal yang membuat orang menjadi sukses adalah keberanian. Dengan adanya keberanian ini orang akan mudah melakukan take action. Dia akan segera bertindak, terlepas dari tindakannya itu benar atau salah. Jika tindakannya benar maka dia akan sukses. Jika tindakannya salah maka dia akan bisa belajar agar bisa melakukan tindakan dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin menjadi pengusaha maka anda harus memliki satu hal yang disebut keberanian. Dengan adanya keberanian ini maka anda akan segera memulai untuk berbisnis. Orang yang cenderung penakut untuk memulai berbisnis akan cenderung lambat berhasilnya. Anda harus segera take action memulai bisnis, jika masih ada kesalahan yang menyebabkan anda bangkrut maka anda bisa belajar dari situ. Berbeda sekali jika anda terlalu banyak pertimbangan dalam memulai bisnis. Jika kita terlalu banyak menimbang, bisnis tidak akan segera dimulai. Terkadang berpikirnya saja lebih lama dibandingkan dengan kita langsung memulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini banyak pelatihan untuk mengubah rasa takut menjadi berani. Salah satunya dengan firewalk. Para peserta disuruh berjalan di atas api. Api sengaja ditata sehingga tidak begitu panas dan membakar. Antara lain dengan dipilih jenis kayunya. Biarpun sudah diketahui api ini aman para peserta tentunya akan ketakutan jika disuruh menginjak api. Maka yang ditekankan di sini adalah bagaimana cara mengubah ketakutan mereka menjadi keberanian. Mungkin masih banyak peserta yang ketika mau lewat menjadi takut. Akan tetapi setelah melewatinya ternyata tidak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berjalan di atas api mereka berarti keluar dari zona nyaman. Begitu keluar dari zona nyaman, ternyata tidak terjadi banyak masalah, malahan mereka banyak mencapai kesuksesan. Karena itulah dengan seminar yang terdapat firewalknya maka mental mereka berubah, sehingga kesuksesan mudah diraih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-230695597413008385?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/230695597413008385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/keberanian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/230695597413008385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/230695597413008385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/keberanian.html' title='Keberanian'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TMiTJFh0ngI/AAAAAAAAAPI/cOgdSf3zXMM/s72-c/firewalk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-8511697036009484781</id><published>2010-10-11T12:18:00.000+07:00</published><updated>2010-10-28T05:09:02.151+07:00</updated><title type='text'>Pikiran Jernih</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=2&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;Manusia selalu memiliki masalah. Jika satu masalah sudah diselesaikan maka akan muncul masalah yang lain. Memiliki masalah tidak bisa dikatakan negatif. Justru orang yang merasa tidak punya masalah maka berarti orang itu sedang dalam masalah, yaitu dia memiliki masalah karena tidak menemukan masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memiliki masalah berarti dia punya arah hidup, dia memiliki cita-cita dan tujuan hidup. Jika tujuan hidupnya dibuang maka masalahnyapun ikut hilang. Tapi bukan itu kan yang diinginkan? Oke, biarkanlah kita memiliki masalah, yang penting kita berusaha menyelesaikannya. Dengan menyelesaiakan masalah maka kita akan menjadi lebih dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi kita terkadang memiliki banyak masalah yang menyebabkan kita kebingungan. Kita tidak bisa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;berpikir jernih&lt;/span&gt; ketika memiliki banyak masalah. Untuk itu jika kita memiliki masalah kita jangan terlalu memikirkanya. Yang terpenting kita tetap berusaha menyelesaikannya. Dengan cara seperti itu maka kita akan tetap bisa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;berpikir jernih&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkanlah solusinya, jangan terlalu memikirkan masalahnya. Jika anda lebih berpikir ke solusinya maka masalah anda akan lebih mudah terselesaikan. Jika anda hanya berfikir masalah anda maka masalah anda justru tidak akan terselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mengendarai sepeda motor, maka kita bisa melihat kaca spion untuk melihat kendaraan yang ada di belakang kita. Jika kita terlalu fokus melihat kaca spion tadi maka kita tidak akan fokus melihat ke depan. Maka kita harus &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/fokus-pada-solusi.html"&gt;fokus&lt;/a&gt; melihat ke depan. Kaca spion hanya sewaktu-waktu saja kita lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga seandainya kita memiliki hutang. Kita jangan terlalu fokus pada hutang kita. Seharusnya kita lebih fokus bagaimana cara memperoleh penghasilan yang besar agar hutang-hutang kita terlunasi. Jika kita terlalu memikirkan hutang-hutang kita maka pikiran kita tidak bisa jernih, sehingga kita malah tidak bisa fokus untuk mendapat penghasilan besar. Dengan demikian maka hutang-hutang akan lebih sulit terlunasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-8511697036009484781?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/8511697036009484781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/pikiran-jernih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8511697036009484781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8511697036009484781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/pikiran-jernih.html' title='Pikiran Jernih'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-6725342110608072034</id><published>2010-10-10T12:17:00.000+07:00</published><updated>2010-10-28T05:04:27.707+07:00</updated><title type='text'>Arah Hidup</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=11&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TMig7YjU7uI/AAAAAAAAAPQ/wHSM5ji-igk/s1600/arah+hidup.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TMig7YjU7uI/AAAAAAAAAPQ/wHSM5ji-igk/s200/arah+hidup.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532849084288003810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia pasti memiliki cita-cita dalam hidupnya. Cita-cita itu bisa sebuah, dua buah, tiga buah, sepuluh buah bahkan seratus buah. Ada orang yang cita-citanya sungguh-sungguh, dan ada juga yang main-main. Ada juga orang yang cita-citanya hanya sekedar formalitas. Dia bercita-cita kerena hanya ikutan teman-temannya yang memang punya cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati, jika anda tidak punya &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/menyusun-cita-cita-agar-lebih-mudah.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;cita-cita&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang sungguh-sungguh maka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;arah hidup&lt;/span&gt; anda tidaklah jelas. Ada orang yang punya cita-cita, tapi setiap hari hanya bermalas-malasan. Ini disebabkan karena mungkin cita-citanya kurang kuat, atau bahasa kasarnya cita-cita dia impoten, sehingga kurang merangsang dia untuk bekerja sungguh-sungguh dalam mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa juga seseorang lemah dalam menempuh cita-citanya karena memang cita-citanya terlalu tinggi. Dengan cita-cita terlalu tinggi ini dia hanya berangan-angan saja. Saya tidak melarang orang-orang memiliki cita-cita yang tinggi, malahan saya sangat menganjurkan. Akan tetapi anda harus selalu berusaha agar anda bisa bersungguh-sungguh dalam menempuh cita-cita anda. Alangkah lebih baik jika anda menemukan komunitas yang memiliki cita-cita yang sama. Jika anda memiliki cita-cita ingin jadi pengusaha, maka anda harus memiliki komunitas dengan para pengusaha. Jika anda ingin memiliki cita-cita kuliah di perguruan tinggi favorit maka anda harus berada di komunitas orang-orang yang memiliki cita-cita masuk perguruan tinggi favorit. Misalnya dengan mengikuti bimbingan belajar. Dengan begitu cita-cita anda tidak sekedar angan-angn saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cita-cita yang ditempuh secara bersungguh-sungguh maka arah hidup anda akan lebih jelas, sehingga hidup anda akan lebih bergairah. Dengan hidup anda bergairah maka anda bisa memberikan inspirasi pada orang banyak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-6725342110608072034?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/6725342110608072034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/arah-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6725342110608072034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6725342110608072034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/arah-hidup.html' title='Arah Hidup'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TMig7YjU7uI/AAAAAAAAAPQ/wHSM5ji-igk/s72-c/arah+hidup.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-9037456478791047022</id><published>2010-10-09T12:10:00.000+07:00</published><updated>2010-10-28T04:52:02.524+07:00</updated><title type='text'>Kesalahan Besar</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=5&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;Manusia tidak pernah terlepas dari kesalahan. Setiap hari manusia pasti melakukan kesalahan. Apakah ini merupakan penyakit keturunan? Tentu saja iya. Karena semua keturunan nabi Adam mengalami hal yang sama. Hanya saja yang paling penting adalah bagaimana tindakan kita setelah melakukan kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda seorang pelajar yang memiliki &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/membangkitkan-semangat-dengan-anchor.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;semangat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; belajar. Anda merencanakan belajar setiap hari misalnya 3 jam. Akan tetapi ketika dipraktekkan seringkali belajarnya hanya 10 menit setiap hari. Anda tentu merasa salah ketika melihat nilai ulangan anda tidak bagus. Mungkin anda berfikir, bahwa saya melakukan kesalahan, yaitu kurang belajar, sehingga nilai di sekolah menjadi jelek. Rasa bersalah ini sangat wajar jika ada pada diri anda. Yang terpenting adalah anda tetap mau berusaha untuk belajar memperbaiki kualitas dan kuantitas belajar anda. Anda boleh merasa bersalah, akan tetapi jangan sampai rasa bersalah ini justru membuat anda menjadi tidak bersungguh-sungguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kesalahan besar yang anda miliki adalah jika anda berbuat salah anda tidak berusaha memperbaikinya. Anda hanya merasa bersalah saja tanpa anda melakukan tindakan yang lebih baik. Anda melakukan kesalahan besar jika setelah melakukan kesalahan anda hanya menyesali dan tidak memperbaiki diri. Jika anda terus-terusan tidak mau memperbaiki diri maka itu semua akan menjadi kebiasaan yang tidak baik. Ketika anda hanya menyesali kesalahan anda terus, maka energi anda akan habis. Anda akan kehilangan gairah untuk melakukan kegiatan berikutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-9037456478791047022?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/9037456478791047022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/kesalahan-besar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/9037456478791047022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/9037456478791047022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/kesalahan-besar.html' title='Kesalahan Besar'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5948490601824714743</id><published>2010-10-08T12:09:00.000+07:00</published><updated>2010-10-28T04:49:07.748+07:00</updated><title type='text'>Menimbun</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;Ketika orang berpuasa, dia akan bisa membayangkan bahwa makanan yang rasanya biasa-biasa saja akan terasa begitu nikmat. Pada saat itu terkadang kita jadi ingin mengumpulkan segala macam makanan, baik itu yang rasanya manis, yang rasanya gurih, dan masih banyak yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah-olah saat itu kita merasakan bahwa kita akan bisa menghabiskan semuanya. Bahkan saat itu kita berfikir bahwa semua makanan yang kita simpan, orang lain tidak boleh melihatnya. Semua makanan hanya untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat buka puasa tiba, ternyata kita hanya mampu memakan sebagian kecil saja. Pada saat kita makan satu jenis makanan, ternyata perut kita sudah kenyang. Makanan yang tadinya terasa nikmat akan terasa biasa-biasa saja. Makanan yang tadinya membuat nafsu kita meningkat, membuat air liur keluar, kini membuat kita merasa muak dan ingin menjauhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, orang juga masih merasakan hal yang sama. Dia menginginkan sesuatu, setelah mendapatkannya maka dia akan merasa biasa-biasa saja. Dia ingin berada di sana, tetapi setelah mencapainya dia merasakan di sini juga. Ketika yang di sana sudah sampai di sini, maka kita hanya menikmati sedikit saja. Setelah itu kita menginginkan yang lain lagi. Entah kenapa kita merasa tidak selalu puas. Untuk itu maka anda harus mengerti apa yang sebenarnya anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah boleh kita selalu ingin menjadi lebih kaya? Tentu saja boleh. Hanya saja Yang terpenting anda kaya tanpa menganggu kepentingan orang lain. Anda bisa memilih kaya dengan tujuan untuk membantu orang lain. Karena walaupun kita kaya, tidak mungkin kita &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/menikmati-perjuangan.html"&gt;menikmati&lt;/a&gt; semuanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5948490601824714743?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5948490601824714743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menimbun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5948490601824714743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5948490601824714743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menimbun.html' title='Menimbun'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2721777361087656672</id><published>2010-10-07T19:23:00.002+07:00</published><updated>2010-10-08T02:55:58.714+07:00</updated><title type='text'>Alasan Yang Sangat Kuat</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seseorang yang berfikir bahwasanya hidup ini yang penting cukup saja. Dengan penghasilan yang dimiliki sekarang dia merasa penghasilannya sudah cukup. Suatu hari istrinya menderita sakit. Dia membawa istrinya ke dokter. Karena sakitnya parah dokter menyuruhnya untuk opname. Akan tetapi ternyata biaya opname untuk istrinya sangatlah mahal. Bahkan biaya per harinya sama dengan besar gaji dia sebulan. Dia merasa sangat sedih, tetapi dia tidak memiliki pilihan lain selain mengharuskan istrinya opname. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu dia mulai berubah. Tadinya dia sudah merasa cukup, sekarang dia merasa tidak cukup. Dia sebelumnya merasa cukup dengan penghasilan yang selama ini dia miliki. Sekarang ini dia memiliki alasan yang sangat kuat untuk menjadi kaya raya. Sejak saat itu dia mulai memunculkan ide-ide kreatifnya agar menjadikan dia kaya raya. Akhirnya dia merasakan bahwa dengan bekerja menjadi karyawan saja, maka sangat sulit bagi dia untuk menjadi kaya raya. Akhirnya dia mencoba untuk melakukan bisnis. Pada saat awal-awal dia berbisnis, dia mengalami kebangkrutan berkali-kali. Dia sempat hampir menyerah. Akan tetapi ketika mengenang waktu-waktu sebelumnya saat istrinya sakit, dia tidak mau menyerah. Dia berjuang terus sampai akhirnya menjadi pengusaha besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang dimaksud dengan alas an yang sangat kuat. Alasan yang sangat kuat ini terkait dengan 2 hal, pertama mencari nikmat dan yang kedua menghindari sengsara. Jika anda masih belum punya kemauan yang kuat tadi, maka anda harus membuat daftar, kenikmatan apa yang anda dapatkan jika anda memperjuangkannya, serta kesengsaraan apa yang harus dihindari jika jika dia tidak memperjuangkannya. Semakin banyak poin-poin yang ditulis maka akan semakin dia terpacu untuk berjuang meraih sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2721777361087656672?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2721777361087656672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/alasan-yang-sangat-kuat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2721777361087656672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2721777361087656672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/alasan-yang-sangat-kuat.html' title='Alasan Yang Sangat Kuat'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2499140709897763963</id><published>2010-10-06T19:21:00.001+07:00</published><updated>2010-10-13T04:41:49.931+07:00</updated><title type='text'>Kemauan Yang Kuat</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=11&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pasti punya kemauan yang dicita-citakan. Kemauan itu bisa dari diri sendiri atau datang dari orang lain. Setiap kemauan ada kadarnya masing-masing, mungkin ada kemauan yang kuat, tetapi mungkin juga kemauannya lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak manusia melakukan sesuatu karena 2 hal, pertama karena mencari nikmat dan yang kedua menghindari sengsara. Orang melakukan segala macam apapun pasti terkait 2 hal ini. Seorang siswa mau berangkat ke sekolah karena 2 hal ini. Dia pasti menghindari sengsara, karena bisa jadi kalau tidak ke sekolah dia akan dimarahi sama orang tuanya. Mungkin juga dia mencari nikmat, karena dengan sekolah maka masa depannya akan lebih cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang mau bekerja karena juga terkait dengan 2 hal ini. Ada yang mencari nikmat dan ada pula yang menghindari sengsara. Dia mungkin mengejar nikmat, karena dengan bekerja dia akan mendapatkan gaji, mungkin juga dia menghindari sengsara, misalnya kalau tidak bekerja dia malu dengan tetangganya, atau dia khawatir istri dan anaknya harus diberi makan apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang tidak punya kemauan yang kuat karena alasan mencari nikmat dan sengsaranya yang kurang jelas. Bisa jadi sesuatu yang akan dituju memiliki kadar kenikmatan dan kesengsaraan yang seimbang, sehingga otaknya bingung. Jika seorang siswa tidak mau belajar, mungkin disebabkan dia membayangkan kenikmatan dan kesengsaraan yang bercampur jadi satu. Dengan belajar dia akan pandai (nikmat). Akan tetapi dia membayangkan bahwa belajar merupakan perjuangan yang berat (sengsara). Mungkin dia belum memiliki &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/alasan-yang-sangat-kuat.html"&gt;alasan yang sangat kuat&lt;/a&gt; untuk rajin belajar. Dia tidak bisa membayangkan dengan baik seberapa kuat dia akan memperoleh kenikmatan jika berhasil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2499140709897763963?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2499140709897763963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/kemauan-yang-kuat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2499140709897763963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2499140709897763963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/kemauan-yang-kuat.html' title='Kemauan Yang Kuat'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-8049154328891633908</id><published>2010-10-05T19:17:00.000+07:00</published><updated>2010-10-12T20:39:57.148+07:00</updated><title type='text'>Ilmu Bertanya</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=5&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFCC&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya bahawa anda pasti punya cita-cita. Dalam menempuh cita-cita anda mungkin akan memperoleh kemudahan, mungkin juga menemui kesulitan. Kesulitan yang kalian hadapi bisa bervariasi, bisa jadi ringan, bisa jadi juga berat. Jika anda memperoleh kesulitan yang berat, kemungkinan anda akan terus maju atau mungkin akan mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana supaya anda tidak mundur? Salah satunya anda harus menggunakan “ilmu bertanya”. Jika pertanyaannya salah maka sikap anda juga akan salah. Jika pertanyaannya benar maka sikap anda juga akan benar. Maksudnya salah di sini bagaimana? Saya percaya pada intinya anda tidak ingin mundur karena anda pasti ingin cita-cita anda tercapai. Jadi maksudnya pertanyaan salah adalah pertanyaan yang menyebabkan anda mundur, sementara pertanyaan dianggap benar jika pertanyaan tersebut membuat anda maju. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada contoh kasus, seseorang ingin menjalankan sebuah bisnis. Akan tetapi orang tersebut ragu-ragu bahwa bisnisnya bisa jadi gagal. Dalam fikiran orang tersebut tentunya ada pertanyaan-pertanyaan yang salah. Misalnya pertanyaannya adalah sebagai berikut,”nanti kalau gagal gimana?” Atau ,”nanti kalau teman-teman tidak mendukung gimana?” Mungkin juga pertanyaanya,”Nanti kalau kekurangan modal gimana?”  “nanti kalau tidak disetujui sama istri gimana?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan di atas merupakan pertanyaan yang salah. Karena dengan pertanyaan tadi, anda cenderung tidak take action. Untuk itu anda harus mengubah pertanyaaan tersebut sebagai berikut &lt;br /&gt;“Supaya berhasil caranya bagaimana? Saya harus memilih usaha apa? Saya harus bekerja sama dengan siapa? Saya harus belajar kepada siapa”&lt;br /&gt;“Agar teman-teman mendukung caranya bagaimana?”&lt;br /&gt;“Supaya mudah mendapatkan modal caranya bagaimana?”&lt;br /&gt;“Agar istri setuju caranya bagaimana?”&lt;br /&gt;Dan sebagainya. Semuanya tergantung pada bagaimana cara kita bertanya. Inilah yang saya maksud dengan ILMU BERTANYA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-8049154328891633908?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/8049154328891633908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/ilmu-bertanya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8049154328891633908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8049154328891633908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/ilmu-bertanya.html' title='Ilmu Bertanya'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-1810796916346114209</id><published>2010-10-04T23:47:00.000+07:00</published><updated>2010-10-12T20:39:12.885+07:00</updated><title type='text'>Peluang Besar</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=12&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKtWsZOldvI/AAAAAAAAAPA/kjGqP0ATnAw/s1600/uang+dan+peluang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 165px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKtWsZOldvI/AAAAAAAAAPA/kjGqP0ATnAw/s200/uang+dan+peluang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524604688586340082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu mengejar uang, maka akan sulit mendapatkan peluang. Akan tetapi kalau kamu mengejar peluang, tentunya akan mendapatkan uang.  Ada alasan yang sedikit konyol tentang hal ini. Kalau kita lihat tulisannya, di dalam tulisan peluang terdapat tulisan uang, sedangkan di dalam tulisan uang tidak terdapat tulisan peluang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang terdiri dari 4 huruf, sedangkan peluang terdiri dari 7 huruf. Angka 4 dalam kepercayaan Tionghoa bukanlah angka yang bagus, sedangkan angka 7 menurut banyak agama adalah angka yang bagus. Saya tidak tahu apakah ini benar atau konyol. Tapi kalau anda ingin sukses, kejarlah peluang. Pada intinya semakin banyak kita memberi maka semakin banyak pula kita menerima. Orang yang sering memberikan pengajaran gratis kepada banyak orang maka dia akan semakin mudah untuk menjual produk pengajarannya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin toko anda ramai, mungkin anda harus memberikan sesuatu yang lebih kepada konsumen anda, misalnya dengan memberikan parkir gratis, memberikan diskon atau hadiah yang menarik. Jika anda ingin menjual software, alangkah baiknya jika anda memberikan free warenya, sehingga orang bisa melihat apakah software anda bagus atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini banyak pembicara yang memperoleh uang banyak ketika berbicara. Akan tetapi ternyata dari hasil bisnisnya, dia memperoleh uang yang jauh lebih banyak. Mengapa? Karena ketika memberikan seminar tujuan dia adalah mencari peluang. Dengan dia memberikan seminar bisnis, dia akan lebih banyak dikenal oleh para pebisnis. Mungkin di antara pebisnis yang mengenal dia ada seorang pebisnis besar yang mengajak dia bekerja sama. Dari siniliah justru dia memperoleh uang besar karena sebelumnya mengejar peluang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-1810796916346114209?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/1810796916346114209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/peluang-besar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1810796916346114209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1810796916346114209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/peluang-besar.html' title='Peluang Besar'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKtWsZOldvI/AAAAAAAAAPA/kjGqP0ATnAw/s72-c/uang+dan+peluang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-7490226102690642112</id><published>2010-10-03T23:10:00.000+07:00</published><updated>2010-10-12T20:38:30.156+07:00</updated><title type='text'>Sebab Akibat</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKtPfihsiUI/AAAAAAAAAO4/9y4SmlpBTTk/s1600/sebab+akibat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 139px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKtPfihsiUI/AAAAAAAAAO4/9y4SmlpBTTk/s200/sebab+akibat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524596771162720578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita menjumpai orang yang menyesal, kenapa sampai gagal. Seringkali juga kita melihat orang yang merasa nasibnya buruk. Seringkali ada orang yang kehidupannya miskin dan ia merasa tidak bisa kaya. Seringkali ada orang yang merasa bahwa setiap kali belajar dia tetap tidak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa semua itu terjadi? Yang pati itu semua ada penyebabnya. Jadi bisa dikatakan kejadian di atas hanyalah akibat. Setiap akibat ada penyebab yang memicunya. Pada dasarnya kita tidak bisa memilih  akibat, tetapi kita hanya bisa memilih penyebabnya. Anda boleh memilih rajin atau malas, akan tetapi akibat dari kedua hal tersebut anda tidak bisa memilih. Jika anda memilih malas akibatnya nilai sekolah anda jelek, atau anda jadi miskin tidak akan bisa anda pilih. Jika anda rajin maka nilai sekolah anda akan baik, anda akan kaya raya, semuanya tinggal anda terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang siswa kelas SMA merasa mengeluh tidak bisa paham belajar matematika. Dia mengatakan sudah mempelajarinya berkali-kali. Ketika ditanya bagaimana cara belajarnya ketika kelas 1 dan 2 SMA maka dia menjawab ,”Saya tidak pernah belajar matematika di kelas 1 dan 2 SMA”. Nah itulah masalahnya. Bagaimana seseorang bisa mempelajari matematika kelas 3 SMA jika di kelas 1 dan 2 SMA dia tidak pernah belajar matematika?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh bersantai-santai sekarang, tetapi resiko silakan ditanggung sendiri. Anda boleh tidak berhati-hati dalam memilih makanan, tetapi di masa tua anda tidak akan bisa memilih ketika harus sakit-sakitan. Anda boleh memilih untuk tidak rajin di SMA, akibatnya anda tidak bisa memilih ketika kemampuan anda pada tes perguruan tinggi menjadi rendah, sehinga anda tidak bisa diterima di perguruan tinggi favorit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-7490226102690642112?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/7490226102690642112/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/sebab-akibat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7490226102690642112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7490226102690642112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/sebab-akibat.html' title='Sebab Akibat'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKtPfihsiUI/AAAAAAAAAO4/9y4SmlpBTTk/s72-c/sebab+akibat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4783845577440234183</id><published>2010-10-02T09:47:00.004+07:00</published><updated>2010-10-02T10:04:49.290+07:00</updated><title type='text'>Menilai Orang</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=11&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKadWNKjLeI/AAAAAAAAAOw/FQr8zHipfAE/s1600/menilai+orang+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKadWNKjLeI/AAAAAAAAAOw/FQr8zHipfAE/s200/menilai+orang+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523274997833084386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita sering melihat orang yang kaya raya. Misalnya orang yang anda perhatikan perhatikan jarang  bersedekah atau memberikan sebagian uangnya kepada fakir miskin. Sebenarnya kita tidak boleh langsung menilai bahwa orang tersebut memang tidak pernah memberikan uangnya kepada fakir miskin. Apalagi jika langsung menilai orang tersebut kikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini banyak sekali sinetron yang memberikan gambaran kejahatan orang-orang kaya. Masalahnya apakah dalam kehidupan sehari-hari orang kaya pasti seperti itu? Dengan adanya tayangan yang seperti ini maka ada kecenderungan masyarakat luas (yang umumnya miskin) akan memiliki penilaian bahwa orang kaya itu jahat. Dengan adanya penilaian itu maka orang-orang menjadi tidak punya keinginan untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya otak manusia hanya disesain untuk &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/02/cari-nikmat-dan-menghindari-sengsara.html"&gt;&lt;span&gt;mencari nikmat dan menghindari sengsar&lt;/span&gt;a&lt;/a&gt;. Semua orang pasti tidak ingin jahat. Dengan demikian mereka akan cenderung untuk menghindarinya. Untuk itu, hati-hati dalam menilai orang. Jika anda salah menilai mungkin anda tidak akan mau belajar kepada orang tadi. Untuk itu berusahalah memperhatikan yang baik-baik saja kepada orang lain, supaya sifat baik tadi mudah menular ke kita.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4783845577440234183?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4783845577440234183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menilai-orang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4783845577440234183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4783845577440234183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menilai-orang.html' title='Menilai Orang'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKadWNKjLeI/AAAAAAAAAOw/FQr8zHipfAE/s72-c/menilai+orang+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-998382407713373148</id><published>2010-10-01T10:28:00.003+07:00</published><updated>2010-10-01T10:34:35.542+07:00</updated><title type='text'>Air Mengalir</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=5&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFCC&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKVWJnlMA1I/AAAAAAAAAOo/RvDe3YuSHHU/s1600/air+mengalir.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKVWJnlMA1I/AAAAAAAAAOo/RvDe3YuSHHU/s200/air+mengalir.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522915241283552082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah yang mengatakan hiduplah seperti air yang mengalir. Saya sendiri bisa setuju dan tidak setuju dengan istilah ini. Jika yang dimaksud seperti air mengalir yang artinya kita pasrah, saya tidak setuju. Kalau anda pasrah, hanya mengikuti arus saja, anda akan terkena sindrom air terjun Niagara. &lt;br /&gt;Itu artinya anda hanya mengikuti arus saja, bersantai-santai, sehingga ketika terjadi masalah besar anda tidak bisa berbuat apa-apa, sebagaimana anda mengikuti aliran air dengan santai, tidak tahunya air tadi akhirnya terjun ke bawah sebagaimana air terjun Niagara. Pada saat itu anda sudah terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya bisa setuju? Semuanya tergantung bagaimana cara &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/beri-arti-positif.html"&gt;memberi arti&lt;/a&gt;. Saya setuju, karena sebenarnya air memiliki daya gempur yang luar biasa. Air yang menetes terus-menerus, bisa melubangi batu yang paling keras. Aliran air tidak pernah menyerah. Jika air yang mengalir ditutup, air tetap berusaha mencari celah-celah kecil untuk dilalui. Jika tutupnya rapat (dibendung), air akan tetap berusaha membentuk genangan yang makin lama makin tinggi, sampai suatu saat genangan tadi bisa melebihi ketinggian bendungan, sehingga bisa tumpah dan mengalir. Jika tidak bisa tumpah, maka air akan menjebol bendungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan berikutnya, bukankah air yang ada di bendungan pada umunya tidak pernah tumpah, dan jarang sekali menjebol bendungan? Ya, pertanyaan tadi benar. Karena pada bendungan yang dibuat, terdapat celah air untuk keluar. Itulah kehebatan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang bisa disimpulkan di sini, pengertian seperti aliran air mengalir, jika anda sebagai airnya tentunya sangat bagus. Akan tetapi kalau anda adalah suatu benda yang dibawa oleh aliran air tadi, ini tentu tidak bagus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-998382407713373148?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/998382407713373148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/air-mengalir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/998382407713373148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/998382407713373148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/air-mengalir.html' title='Air Mengalir'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKVWJnlMA1I/AAAAAAAAAOo/RvDe3YuSHHU/s72-c/air+mengalir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5267254594090803558</id><published>2010-09-30T06:47:00.001+07:00</published><updated>2010-09-30T06:49:02.665+07:00</updated><title type='text'>Prioritas Hidup</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=12&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPQR4VTkDI/AAAAAAAAAOg/SrbixISSKCo/s1600/prioritas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 180px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPQR4VTkDI/AAAAAAAAAOg/SrbixISSKCo/s200/prioritas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522486573684461618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang memiliki prioritas dalam hidupnya. Antara setiap orang  dengan orang yang lain memiliki prioritas hidup yang berbeda-beda. Ada orang yang mengutamakan keluarga. Ada orang yang mengutamakan karir. Ada orang yang mengutamakan kesehatan. Ada orang yang mengutamakan uang. Secara umum jika ditanya mana yang lebih anda utamakan dibandingkan dengan agama? Ternyata mereka lebih mengutamakan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya anda bebas memilih apa yang anda utamakan. Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah dalam mengutamakan nilai-nilai hidup anda. Walaupun begitu, sebagian besar orang menghabiskan waktunya paling banyak untuk mencari uang, meskipun uang bukan prioritas nomor 1. Setiap hari mereka menghabiskan 8 jam untuk bekerja. Belum lagi mereka berangkat ke tempat kerja selama 2 jam dan pulang selama 2 jam. Jadi mereka menghabiskan waktunya selama 12 jam untuk hal-hal yang berhubungan dengan uang. Padahal katanya uang bukanlah prioritas pertama. Aneh bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya walaupun uang bukanlah nomor satu, anda sebaiknya menyelesaikan persoalan uang terlebih dahulu. Sebisa mungkin bangunlah pasif income, sehingga pada akhirnya anda tidak banyak terlibat dalam pencarian uang, tetapi pada akhirnya uanglah yang bekerja untuk anda. Setelah pasif income anda lebih besar daripada gaya hidup anda, maka anda boleh mengutamakan apapun dalam hidup anda. Anda bisa mengutamakan keluarga, tanpa harus bekerja, karena pasif income anda sudah menutupi gaya hidup anda. Anda boleh 100% berada di masjid karena gaya hidup anda sudah terpenuhi oleh pasif income anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5267254594090803558?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5267254594090803558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/prioritas-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5267254594090803558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5267254594090803558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/prioritas-hidup.html' title='Prioritas Hidup'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPQR4VTkDI/AAAAAAAAAOg/SrbixISSKCo/s72-c/prioritas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4827338544992522690</id><published>2010-09-29T06:31:00.000+07:00</published><updated>2010-10-01T10:20:56.782+07:00</updated><title type='text'>Motivasi Belajar 17</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPNvCmqmEI/AAAAAAAAAOY/nsAryytkOys/s1600/belajar+17.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 187px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPNvCmqmEI/AAAAAAAAAOY/nsAryytkOys/s200/belajar+17.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522483776122951746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini adalah lanjutan dari &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-16.html"&gt;bagian 16&lt;/a&gt;. Jika anda ingin membaca dari awal, silakan membaca pada &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;bagian 1&lt;/a&gt;. Di semester genap sekolah saya biasa merayakan ulang tahunnya. Dalam rangka memperingati ulang tahun tersebut maka diadakan beberapa lomba. Salah satunya adalah lomba cerdas cermat antar kelas. Waktu itu ketua kelas saya (ILIK, panggilan untuk Anang Arifudin) berusaha memilih beberapa teman saya yang bisa diikutkan cerdas cermat. Dia memilih Anita, tetapi Anita menolak. Saya juga diajak tapi saya juga menolak. Masalahnya saya hanya ranking 11 (ini semester 4, jadi raport semester 4 kan belum ada, belum ada bukti saya bisa rangking 4). Ditambah lagi yang ditandingkan adalah banyak pelajaran, saya kan tidak bisa pelajaran lain selain fisika dan matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah lain adalah pelaksanaannya hari Minggu pagi. Hari minggu pagi adalah jadwal saya untuk ikut bimbingan belajar. Akan tetapi pada akhirnya saya terima. Saya berfikir saya bisa ikut bimbingan belajar dengan nyelundup ke kelas sore. Team yang terbentuk dari kelas saya adalah Hadi, Keke dan saya. Akhirnya Hadi yang menjadi juru bicaranya.  Dari cerdas cermat ini kelas saya (fisika 3) memperoleh rangking 2. Sedikit berada di bawah kelas fisika 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu diadakan lomba cerdas cermat karena sekolah saya bakalan diundang untuk mengikuti cerdas cermat TVRI di Jawa Timur. Ikutnyapun tidak dari babak penyisihan, tetapi langsung babak semifinal. Hal ini dikarenakan pada tahun sebelumnya kakak kelas saya berhasil masuk babak final. Rencananya lombanya akan diadakan pas saya kelas 3 nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya sudah kelas 3, sekolah saya beberapa kali menyiapakan lomba ini dengan memberi latihan.  Saya tidak tahu, sekolah memilih siswa yang dilatih dengan kriteria seperti apa. Akan tetapi yang dipilih pastilah yang pernah ikut lomba cerdas cermat antar kelas. Walaupun kelas saya hanya juara 2, tetapi yang ikut dilatih adalah 2 orang, yaitu saya dan Hadi. Sementara dari fisika 2 hanya wilis, dari fisika 1 Ery dan dari kelas 2 adalah Teguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam cerdas cermat ini soal yang paling banyak adalah tentang P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). Kalau materi ini yang paling menguasai adalah Wilis dan Teguh. Sementara Saya, Hadi dan Ery kurang menguasai. Yang paling parah tidak menguasai adalah saya. Sudah tidak menguasai, saya tidak mau belajar pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadi berusaha mengimbangi kemampuan eksaknya dengan belajar P4. Saya tahu karena dia teman sekelas saya dan selalu mau cerita ke saya. Sementara kondisi Ery saya tidak tahu. Hadi menasehati saya agar belajar P4. Akan tetapi saya tetap tidak belajar juga. Yang jelas, cerdas cermat ini bukanlah prioritas saya. Saya lebih suka mempelajari olimpiade matematika. Bagi saya tidak penting apakah saya nanti terpilih menjadi team atau tidak (karena hanya diambil 3 orang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berlima sering diadu. Segala pertanyaan yang berkaitan dengan P4, jika diberikan kepada saya saya jawab dengan ngawur. Yang berkaitan dengan ilmu umum, saya sedikit tahu. Ilmu umum di sini banyak berkaitan dengan berita saat ini, yang berkaitan dengan pemerintahan. Giliran Kimia atau Fisika, terlihat berimbang. Giliran ditanya matematika, terjadi ketidak seimbangan. Kebetulan guru matematika menanyakan soal supaya siswa berebut. Pernah diberi 15 soal, saya berhasil merebut 12 soal, Wilis 1 soal, Hadi 1 soal dan Ery 1 soal. Sementara Teguh tidak berhasil merebut, karena masih kelas 2. Sebenarnya apakah kemampuan saya 12 kali lipat dibandingkan yang lain? Tidak sama sekali. Saya mungkin hanya punya kemampuan 1 detik menghitung lebih cepat dibandingkan yang lain. Karena jam belajar saya dalam matematika lebih banyak dibandingkan dengan yang lain (maklum kelas 1 sudah mempelajari kelas 3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahu, yang pasti terpilih adalah Wilis dan Teguh. Tinggal satu orang lagi siapa? Wilis terpilih karena kemampuannya yang paling sempurna. Teguh jelas dipilih, karena menjadi kader buat kelas 2. Tinggal satu lagi. Waktu itu yang membacakan pengumumannya adalah pak Adjar Soegito. Dalam hati saya,”Wah kalau yang mengumumkan Paka Adjar Gimana ya? Beliau adalah guru PMP. Pasti dia tahu banget kalau saya tidak bisa P4 sama sekali. Tetapi ternyata saya ikut terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saya terpilih karena ketika di bidang matematika kemampuan saya jauh berbeda dibandingkan dengan yang lain. Jadi beginilah kalau kerja team. Saya tidak harus membangun kelamahan saya. Saya justru harus memperkuat apa yang saya sudah mampu. Karena kelihatan berbeda inilah maka saya malah terpilih. Berlanjut ke bagian 18.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4827338544992522690?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4827338544992522690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-17.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4827338544992522690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4827338544992522690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-17.html' title='Motivasi Belajar 17'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPNvCmqmEI/AAAAAAAAAOY/nsAryytkOys/s72-c/belajar+17.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-7609966213642478457</id><published>2010-09-28T06:15:00.000+07:00</published><updated>2010-10-01T10:20:23.301+07:00</updated><title type='text'>Berfikir Jangka Panjang</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=11&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPIrf4vyQI/AAAAAAAAAOQ/OYp3uztFSrE/s1600/berfikir+jangka+panjang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPIrf4vyQI/AAAAAAAAAOQ/OYp3uztFSrE/s200/berfikir+jangka+panjang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522478217705801986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah penelitian di Harvard University, ada sekelompok anak-anak yang masih kecil diberi hadiah permen coklat. Setelah itu anak-anak diberitahu,”Nak, ini kalian saya beri permen coklat. Kalian boleh memakannya, karena sudah jadi milik kalian. Saya akan pergi sekarang. Setengah jam lagi, saya kembali ke sini. Saya akan membagikan permen coklat lagi kepada kalian kalau kalian belum memakan permen coklat yang tadi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak tersebut terbagi menjadi 2 kelompok. Ada yang langsung memakan permen dan ada yang tidak. Yang memakan permen otomatis tidak mendapatkan permen lagi setelah setengah jam. Jadi mereka yang mau sabar tidak memakan permen pada akhirnya memperoleh 2 permen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga puluh tahun kemudian mereka diteliti lagi. Ternyata mereka yang mendapatkan 2 permen, prestasi sekolahnya lebih bagus, karirnya lebih sukses, kalau mereka bisnis, maka bisnisnya lebih besar. Dari sini bisa kita ambil kesimpulan bahwa orang yang bersabar demi memperoleh keuntungan jangka panjang akan cenderung lebih sukses dibandingkan dengan orang yang memikirkan jangka pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya,apakah anak yang menunda makan permen tadi menderita ketika belum memakan permennya? Ternyata tidak. Mereka masih bisa bersenang-senang bersama temannya. Mereka bisa bermain-main dan berlari-lari bersama teman-temannya. Dari sini juga kita bisa menyimpulkan bahwa orang yang menunda kesenangan tidaklah menderita. Mereka masih bisa bersenang-senang dengan cara lain tanpa harus menghancurkan masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda merencanakan berbisnis, maka anda bisa menunda kesenangan terlebih dahulu. Anda tidak usah berpura-pura menjadi orang kaya dengan cara membeli mobil sebelum anda benar-benar mampu. Walaupun begitu sebenarnya anda masih bisa bersenang-senang dengan menggunakan sepeda motor atau sepeda pancal yang anda miliki. Anda bisa bersenang-senang dengan menyesuaikan diri dengan kantong anda. Jika anda ingin membeli mobil, apalagi mobil mewah, sebaiknya gunakan pasif income anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-7609966213642478457?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/7609966213642478457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/berfikir-jangka-panjang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7609966213642478457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7609966213642478457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/berfikir-jangka-panjang.html' title='Berfikir Jangka Panjang'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKPIrf4vyQI/AAAAAAAAAOQ/OYp3uztFSrE/s72-c/berfikir+jangka+panjang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4228606507703869016</id><published>2010-09-27T10:21:00.000+07:00</published><updated>2010-09-30T06:07:58.066+07:00</updated><title type='text'>Trauma Masa Lalu</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%20%20%3D&amp;amp;type=5&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFfRRmOQFI/AAAAAAAAAOI/JrlyUqPbHYE/s1600/trauma.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 141px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFfRRmOQFI/AAAAAAAAAOI/JrlyUqPbHYE/s200/trauma.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521799368519073874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang memiliki trauma di masa lalu. Trauma ini terkadang sangat mengubah &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/sudut-pandang.html"&gt;pandanga&lt;/a&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/sudut-pandang.html"&gt;n&lt;/a&gt; hidupnya. Sebagai contoh ada seseorang memiliki ayah pegawai negeri. Ayahnya ini begitu rajin menabung, sehingga uang tabungannya menjadi banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ayahnya ini diajak bisnis oleh temannya. Karena mendapat janji memperoleh keuntungan besar maka sang ayah mengeluarkan seluruh tabungannya ditambah dia harus hutang. Dia begitu percaya bahwa bisnis ini akan berhasil. Akan tetapi dalam kenyataannya,  bisnis ini bangkrut. Temannya yang mengajak bisnis malah kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sang ayah ini dikejar-kejar hutang. Sampai pernah kejadian dia harus bersembunyi di kamarnya ketika dikejar-ejar penagih hutang. Anaknya juga merasa ketakutan melihat hal ini. Sampai akhirnya ayah berkata kepada anaknya,”Nak, jangan bisnis, berbahaya.” Sang anak karena mendapat nasehat seperti ini, dan kejadiannya memiliki latar belakang yang kuat, maka si anak menjadi trauma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sampai dewasa anak ini tidak mau berbisnis. Ini akibat trauma di masa lalu yang dilalui oleh anak ini. Pertanyaannya,”Apakah benar bisnis itu berbahaya?” jawabannya adalah “Iya, kalau tidak tahu caranya”. Untuk berbisnis, andapun perlu belajar. Jangan menganggap bisnis itu sederhana sehingga anda tidak mau belajar. Akan tetapi juga jangan menganggap bisnis itu rumit sehingga anda tidak mau take action.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mengalami trauma di masa lalu dalam hal bisnis, sering-seringlah bergaul dengan orang yang sudah berhasil di bidang bisnis. Anda juga bisa datang ke psikiater untuk diterapi. Sekarang ini banyak sekali metoda terapi yang bisa menyembuhkan dalam waktu cepat, seperti NLP, EFT, SEFT, hypnotherapy, NAC dan lain-lain Terapi tersebut bisa sangat cepat bahkan hanya dalam waktu 5 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau anda juga bisa menghubungi saya. Saya sendiri telah belajar tentang SEFT dan NLP. Hasilnya sungguh powerful dan di luar dugaan saya. Jika anda memiliki trauma, fobia (misalnya takut ketinggian, takut binatang, dll) anda juga boleh menghubungi saya untuk diterapi. Anda bisa menghubungi lewat 022 91207872 atau 081322424343.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4228606507703869016?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4228606507703869016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/trauma-masa-lalu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4228606507703869016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4228606507703869016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/trauma-masa-lalu.html' title='Trauma Masa Lalu'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFfRRmOQFI/AAAAAAAAAOI/JrlyUqPbHYE/s72-c/trauma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-668277870457004946</id><published>2010-09-26T09:48:00.000+07:00</published><updated>2010-09-30T06:07:28.148+07:00</updated><title type='text'>Menikmati Perjuangan</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%20%20%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFYD4E8XlI/AAAAAAAAAOA/UrlmlBQNG1I/s1600/ArnoldSchwarzeneggerPicture.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 148px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFYD4E8XlI/AAAAAAAAAOA/UrlmlBQNG1I/s200/ArnoldSchwarzeneggerPicture.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521791441748909650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita mendengar istilah “Hidup ini penuh perjuangan”. Semboyan ini memang bagus, akan tetapi dalam prakteknya kurang nikmat. Jika kita punya prinsip “hidup ini penuh perjuangan” maka sepanjang hidup kita akan terus berjuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dalam hidup ini kita mesti berjuang? Tidak. Terkadang dalam hidup ini kita harus menikmati. Hidup harus kita nikmati. Ketika kita makan, apakah harus berjuang? Ketika kita bernafas, apakah harus berjuang? Betapa melimpahnya oksigen yang ada di dunia ini, tetapi kita tidak harus memperjuangkannya untuk mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan anda terakhir menikmati pernafasan anda? Kapan anda terakhir menikmati minuman anda? Kapan anda terakhir memandang pasangan hidup anda lebih dari 3 menit? Kapan anda terakhir makan dan konek dengan makanan anda? Jika anda muslim, kapan anda terakhir shalat dan menikmati shalat anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang karena kita terlalu fokus pada perjuangannya, kita lupa menikmati hidup ini. Berjuang, itu harus… tetapi jangan lupa menikmati hasilnya. Jika perlu carilah sisi kenikmatan dari perjuangan anda, sehingga hidup anda tidak jenuh, karena otak manusia hanya didesain untuk &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/02/cari-nikmat-dan-menghindari-sengsara.html"&gt;mencari nikmat dan menghindari sengsara&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arnold Schwarzenegger ketika melakukan latihan binaraga sampai tangannya merasa sakit. Dia mengatakan bahwa sakit itu nikmat. Dia memikirkan nantinya akan sengsara jika tidak latihan, karena bakalan kalah dalam binaraga. Seandainya dia latihan sungguh-sungguh, maka dia akan bisa menikmati kemenangannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-668277870457004946?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/668277870457004946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/menikmati-perjuangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/668277870457004946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/668277870457004946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/menikmati-perjuangan.html' title='Menikmati Perjuangan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFYD4E8XlI/AAAAAAAAAOA/UrlmlBQNG1I/s72-c/ArnoldSchwarzeneggerPicture.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2286321039807057991</id><published>2010-09-25T08:55:00.000+07:00</published><updated>2010-09-30T06:06:07.554+07:00</updated><title type='text'>Sudut Pandang</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=2&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFLVylGD8I/AAAAAAAAAN4/jI1bYXjDejU/s1600/sudut+pandang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 294px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFLVylGD8I/AAAAAAAAAN4/jI1bYXjDejU/s320/sudut+pandang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521777455859634114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada istilah map tidak sama dengan territory. Bisa dikatakan peta tidak sama dengan daerah. Maksudnya di sini adalah map adalah sesuatu yang ada di fikiran kita, sementara territory adalah keadaan di luar diri kita. Apa yang ada di luar diri kita merupakan kebenaran, sementara apa yang ada di dalam fikiran kita hanyalah persepsi tentang kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persepsi tentang kebenaran ini selalu berbeda pada setiap orang. Antara satu orang dengan yang lain memiliki peta yang berbeda. Karena itulah setiap orang haruslah bisa memahami peta orang sekitarnya. Suami istri yang bertengkar disebabkan mereka memiliki peta yang berbeda. Mereka tidak mau melihat peta dari sudut pandang pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin menghindari pertengkaran dengan orang lain, pahamilah peta orang lain. Seorang perampok, memang perbuatannya salah. Akan tetapi tetap saja ada sisi dari kebenaran dari pandangan dia. Mungkin dia harus menghidupi anak dan istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah sekolah mengadakan piknik ke suatu tempat. Ada 2 orang yang naik bus yang sama, berangkat bersama, bahkan ketika menginap juga di tempat yang sama, selain itu mereka berdua selalu bersama-sama ketika piknik tadi. Ada yang aneh dari mereka, ketika mereka disuruh menceritakan piknik tadi, ternyata berbeda. Ini menunjukkan bahwa peta mereka berdua berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah anda jangan merasa selalu bisa. Selalulah open mind dengan ilmu orang lain. Karena bisa jadi dari sudut pandang orang lain semuanya akan jadi lebih mudah, masalah-masalah lebih mudah terselesaikan. Mungkin masalah yang kita miliki sebenarnya sudah ada penyelesaiannya yang mudah,  akan tetapi karena kita tidak mau terbuka dengan orang lain maka ilmu tersebut tidak pernah kita miliki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2286321039807057991?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2286321039807057991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/sudut-pandang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2286321039807057991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2286321039807057991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/sudut-pandang.html' title='Sudut Pandang'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKFLVylGD8I/AAAAAAAAAN4/jI1bYXjDejU/s72-c/sudut+pandang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-8846127241395357565</id><published>2010-09-24T07:49:00.000+07:00</published><updated>2010-09-30T06:05:37.669+07:00</updated><title type='text'>Jujur</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=11&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFCC&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKE7urD5mPI/AAAAAAAAANw/PCc713g0lGQ/s1600/syeh-abdul-qodir.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKE7urD5mPI/AAAAAAAAANw/PCc713g0lGQ/s320/syeh-abdul-qodir.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521760291152042226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sifat jujur yang terkenal adalah yang pernah dimiliki oleh Syekh Abdul Qadir Jaelani. Ketika masih kecil beliau disuruh oleh ibunya untuk menuntut ilmu. Ketika itu ibunya berpesan bahwa dia harus jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dalam perjalanan menuntut ilmu, mereka dicegat oleh perampok. Perampok itu menodong Syekh Abdul Qadir yang masih kecil. Si perampok bertanya dengan kasar,”Apa yang kamu bawa?” . Abdul Qadir yang masih kecil menjawab,”Saya membawa uang sekian dinar di balik bajuku.” Mendengar apa yang diucapkan Abdul Qadir yang masih polo situ, perampoknya malah bengong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perampok kemudian bertanya,”Nak, selama ini kalau saya merampok orang, tidak ada yang mengaku satupun apa yang dia bawa. Kenapa kamu malah mengaku. Abdul Qadir menjawab,”Ibuku menyuruh saya berbuat jujur”. Mendengar jawaban polos dari anak kecil itu perampok bertanya,”kamu mau kemana?” Abdul Qadir menjawab ,”Saya hendak menuntut ilmu”. Setelah itu perampok melepaskan Abdul Qadir, karena merasa kagum dengan jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian tahun berlalu, Abdul Qadir telah memiliki banyak ilmu. Beliau dikenal dengan sebutan Syekh Abdul Qadir Jaelani, kerena memiliki banyak murid. Salah satu muridnya adalah perampok yang pernah menodongnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-8846127241395357565?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/8846127241395357565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/jujur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8846127241395357565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8846127241395357565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/jujur.html' title='Jujur'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKE7urD5mPI/AAAAAAAAANw/PCc713g0lGQ/s72-c/syeh-abdul-qodir.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4925154328395926997</id><published>2010-09-23T07:18:00.000+07:00</published><updated>2010-09-30T06:04:15.967+07:00</updated><title type='text'>Perbandingan</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=5&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFCC&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKEzCILf1uI/AAAAAAAAANo/mfLcWidLeGs/s1600/Perbandingan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 114px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKEzCILf1uI/AAAAAAAAANo/mfLcWidLeGs/s320/Perbandingan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521750729781401314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kaya, tidak ada miskin, tidak ada besar, tidak ada kecil, tidak ada tua, tidak ada muda, tidak ada cantik, tidak ada jelek, tidak ada tampan, tidak ada panjang, tidak ada pendek, kecuali sudah dibandingkan dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki penghasilan Rp 10 juta per bulan, kaya atau miskin? Tentu saja bisa dikatakan kaya jika dibandingkan orang yang memiliki penghasilan Rp 500 ribu per bulan. Tapi bisa jadi dia dikatakan miskin jika dibandingkan dengan orang yang memiliki penghasilan Rp 10 juta per hari. Bahkan dengan Rp 10 juta per bulan orang masih kesulitan jika harus memiliki mobil ferari. Pertama untuk membelinya juga tidak mampu, kedua biaya perawatannya bisa jadi Rp 10 juta per bulan.  Ada juga orang tertentu, seandainya punya uang Rp 100 milyard maka orang ini akan merasa miskin dan kere. Kenapa? Karena orang ini adalah Donald Trumph, yang memiliki kekayaan Rp 60 trilliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya tergantung pada perbandingan. Untuk itu bersyukurlah terhadap apa saja yang anda miliki. Jika anda merasa miskin, sadarilah bahwa ada seseorang yang lebih miskin dari anda. Jika anda merasa berwajah jelek, syukurilah, ada orang di luar sana yang wajahnya lebih jelek dari anda, mungkin karena dia mengalami kecelakaan sampai wajahnya terbakar. Anda tidak usah merasa bodoh, karena di luar sana ada orang yang pasti lebih bodoh dari anda, buktinya sekarang anda bisa membaca. Di luar sana masih ada orang yang tidak bisa membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bolehkah kita membandingkan dengan yang lebih dari kita? Tentu saja boleh. Asalkan tujuannya supaya anda bersungguh-sungguh untuk mencontohnya. Anda boleh membandingkan dengan orang yang lebih pandai dari anda, supaya anda mau belajar kepada dia. Anda boleh membandingkan dengan orang yang lebih kaya dari anda supaya anda mau bersungguh-sungguh dalam berusaha mencari kekayaan. Yang terpenting jangan sampai anda membenci orang yang lebih sukses dari anda. Dekati dia, belajarlah dari dia supaya anda bisa seperti dia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4925154328395926997?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4925154328395926997/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/perbandingan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4925154328395926997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4925154328395926997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/perbandingan.html' title='Perbandingan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TKEzCILf1uI/AAAAAAAAANo/mfLcWidLeGs/s72-c/Perbandingan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2106278361491938590</id><published>2010-09-22T15:08:00.001+07:00</published><updated>2010-09-30T06:51:32.034+07:00</updated><title type='text'>Motivasi Belajar 16</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7_-Ub4p2I/AAAAAAAAANg/ojxZt4dtaJ4/s1600/motivasi+belajar.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 184px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7_-Ub4p2I/AAAAAAAAANg/ojxZt4dtaJ4/s200/motivasi+belajar.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521131639305447266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini merupakan lanjutan &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-15.html"&gt;bagian 15&lt;/a&gt;. Jika anda sama sekali belum membaca silakan masuk ke &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;bagian 1&lt;/a&gt;. Ketika libur akhir semester 3, saya ingin  lebih fokus pada fisika. Kalau matematika sudah pasti bisa. Maka saya lebih fokus pada fisika. Saya harus benar-benar mempelajari sebelum diajar oleh guru saya. Ya, libur satu minggu saya manfaatkan sebaik-baiknya. Ternyata bab awal di fisika adalah optic. Ketebalannya mencapai 40% dari ketebalan buku. Dalam satu minggu itu saya selesai mempelajari optic dan termodinamika. Saya telah menyelesaikan hampir 60% dari isi buku. Saya tinggal mempelajari 2 bab berikutnya yaitu gravitasi dan listrik statis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang ujian akhir semester 4, saya kedatangan teman 2 orang teman di rumah saya. Dia adalah Totok wibisono bersama satu orang teman kelas saya. Dia membawa soal-soal ulangan fisika dari SMA Kauman. Dia berfikir, mungkin saja soalnya sama. Karena itu dia bertanya-tanya pada saya, bagaimana cara mengerjakannya. Saya langsung mengajari dan membahasnya. Saya bisa membahas semuanya tanpa harus membuka buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Totok sangat keheranan melihat cara saya membahas tanpa harus membuka buku. Dia bercerita sebelumnya sudah datang ke rumah Hadi Pornomo. Akan tetapi sampai di sana malah dimarahi sama Hadi, “Ngapain cari bocoran?” kemudian soalnya dilemparkan di bahwah kursi. Totok langsung mengambilnya dan pergi ke rumah Anita. Sampai di rumah Anita, Totok langsung dibantu oleh Anita. Akan tetapi Anita juga harus membuka buku, itupun masih ada bagian yang tidak terbahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tidak ada pilihan lain. Dia pergi ke rumah saya, walaupun rumah saya sangat jauh dibandingkan Hadi dan Anita. Awalnya Totok hanya meminta saya membahas soal yang yang tidak terbahas oleh Anita. Akan tetapi karena melihat saya membahas tanpa harus membuka buku lagi, maka dia ingin saya membahas semuanya. Dengan  senang hati saya membahas semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menceritakan kepada ibu saya, bahwasanya teman saya ini, sudah datang ke rumah 2 teman saya yang lain. Ketika di rumah Hadi dinilai negatif. Akan tetapi ibu saya tetap menilai positif saja kepada Totok. Ibu saya menganggap, bahawa Totok ini adalah orang yang mau berusaha. Buktinya dia berusaha mencari soal, berusaha mencari teman yang bisa menyelesaikannya. Bahkan dia berusaha sungguh-sungguh mendatangi 3 rumah temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya di semester 4 ini nilai fisika saya di raport adalah 9. Begitu juga dengan matematika, yaitu 9 (karena memang tidak ada nilai 10 di raport, sementara semua nilai adalah bilangan bulat). Di akhir semester 4 ini saya memperoleh rangking 4 di sekolah. Rangking 1 tetap Anita dan Rangking 2 tetap hadi pornomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada satu hal lagi yang akan saya ceritakan di semester 4 ini, akan tetapi ini saya tulis di &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-17.html"&gt;bagian 17&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2106278361491938590?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2106278361491938590/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-16.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2106278361491938590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2106278361491938590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-16.html' title='Motivasi Belajar 16'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7_-Ub4p2I/AAAAAAAAANg/ojxZt4dtaJ4/s72-c/motivasi+belajar.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-1431897846808552168</id><published>2010-09-21T15:02:00.001+07:00</published><updated>2010-09-28T07:27:33.588+07:00</updated><title type='text'>Bakat Dan Kemauan</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7-VUTq-FI/AAAAAAAAANY/BS12XiJgh0Y/s1600/bakat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 158px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7-VUTq-FI/AAAAAAAAANY/BS12XiJgh0Y/s200/bakat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521129835384731730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang memiliki bakat yang berbeda-beda, tergantung DNA nya masing-masing. Saya percaya terhadap sesuatu yang namanya bakat. Orang yang berbakat sangat mudah untuk berprestasi. Orang yang berbakat olah raga tentunya lebih mudah untuk meraih prestasi di bidang olah raga. Orang yang berbakat di bidang seni tentunya lebih mudah meraih prestasi di bidang seni. Orang yang berbakat di &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;bidang matematika&lt;/a&gt;, tentunya sangat mudah untuk memperoleh prestasi di matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada orang yang mempelajari sesuatu hal, membutuhkan waktu 2 tahun. Akan tetapi orang yang berbakat bisa mempelajarinya selama 2 minggu saja. Bahkan bisa kurang dari itu. Sungguh sangat mengerikan jika kita bersaing dengan orang yang berbakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adakah yang bisa mengalahkan bakat? Ternyata ada, yaitu kemauan. Kemauan yang kuat justru bisa mengalahkan bakat. Walaupun tidak berbakat jika seseorang mau berusaha, habis-habisan, memanfaatkan segala macam cara, maka orang itu akan berhasil. Semuanya akan bisa terkalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi masalah, bagaimana caranya jika ada &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/perbandingan.html"&gt;perbandingan&lt;/a&gt; bahwa orang yang tidak berbakat mungkin akan mempelajari selama 2 tahun, sementara orang berbakat bisa mempelajari selama 2 minggu? Sebenarnya ini hanyalah perbandingan jika orang yang berbakat tadi memiliki kemauan yang keras. Mungkin semuanya akan selesai dalam 2 minggu atau kurang. Mungkin orang yang berbakat tersebut akan belajar setiap hari 8 jam selama 2 minggu. Tentu saja dia telah mempelajari selama 112 jam. Sementara jarang sekali orang belajar 8 jam setiap hari selama 2 tahun berturut-turut. Paling dia hanya mempelajari setiap hari selam 1 jam. Itupun ada beberapa waktu dia libur. Anggap jika dia banyak libur, mungkin dia hanya belajar selama 300 hari dalam setahun. Maka karena dia mempelajari selama 2 tahun dia membutuhkan waktu 600 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang yang tidak berbakat tadi punya kemauan kuat mungkin tiap hari dia akan belajar selama 12 jam. Jadi 600 jam yang ditempuhnya akan diselesaikan dalam 50 hari. Sementara orang yang berbakat tadi jika tidak memiliki kemauan kuat dia hanya belajar setiap hari 1 jam, sehingga untuk mencapai 112 jam, dia harus menyelesaiakan dalam 112 hari. Dari sini jelas, bakat bisa dikalahkan oleh kemauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah melihat orang memiliki kemauan yang sangat kuat dalam &lt;a href="http://dasarinternetmarketing.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;internet marketing&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Setiap hari dia belajar selama 20 jam selama 3 bulan berturut-turut. Jadi selama 3 bulan dia telah belajar selama 1800 jam. Setelah 2 tahun, orang ini memiliki penghasilan dari internet sebesar Rp 10 juta per hari. Sungguh dahsyat kemauan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya cara ini diterapkan untuk menempuh yang 600 jam tadi, tentunya hanya membutuhkan waktu 20 hari saja. Jika dikerjakan oleh orang yang berbakat mungkin membutuhkan waktu 112 jam, sehingga jika setiap hari dia belajar 20 jam maka semuanya bisa diselesaikan kurang dari 6 hari. Jadi, idealnya anda punya bakat dan kemauan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-1431897846808552168?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/1431897846808552168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/bakat-dan-kemauan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1431897846808552168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1431897846808552168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/bakat-dan-kemauan.html' title='Bakat Dan Kemauan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7-VUTq-FI/AAAAAAAAANY/BS12XiJgh0Y/s72-c/bakat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2870194659773190528</id><published>2010-09-20T11:59:00.004+07:00</published><updated>2010-09-28T09:53:12.322+07:00</updated><title type='text'>Rahasia Dahsyat Belajar</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ794uzQN-I/AAAAAAAAANQ/n8B95TVBKYM/s1600/Rahasia+Dahsyat+Belajar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 149px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ794uzQN-I/AAAAAAAAANQ/n8B95TVBKYM/s200/Rahasia+Dahsyat+Belajar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521129344280311778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang siswa bertanya kepada kakak kelasnya yang berprestasi, "berapa lama setiap hari belajar?". Kakak kelas menjawab,”Saya biasa saja dalam belajar.” Rupanya si adik kelas tidak puas. Si adik kelas ini percaya bahwa kakak kelasnya ini pasti bohong. Karena jelas kelihatan kakak kelas ini nilai pelajaranya bagus-bagus. Si adik kelas berusaha mencari cara bagaimana cara kakak kelasnya belajar. Dia seringkali bertanya, tetapi jawabannya sama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kelamaan si adik kelas ini bosan. Akan tetapi ketika melihat kakak kelasnya ini nilai matematikanya banyak yang 9, bahkan 10, dia penasaran lagi. “Kak, pasti tiap hari belajarnya sampai 5 jam ya?” Kakak kelasnya hanya menjawab,”Engga, paling hanya 2 jam saja.” Si adik kelas kebingungan. Dia masih kurang yakin. Dia menanyakan kepada kakak kelasnya berulang-ulang. Akan tetapi jawaban kakak kelasnya sama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu kemudian, karena dilanda penasaran lagi si adik kelas &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/komunikasi-dan-pengambilan-keputusan.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mengambil kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Kalau si kakak kelas nilainya bagus, pastilah dulu dia jam belajarnya banyak, sehingga dia memetik buahnya di saat ini. Kebetulan kakak kelasnya sudah kelas 3 SMA. Pastilah dulu waktu kelas 1 dan 2 si kakak kelas sangat rajin belajar. Mungkin tiap hari sampai 5 jam. “Kak, kalau begitu dulu waktu masih kelas 1 dan 2 SMA kakak belajarnya setiap hari sampai 5 jam ya?” kakak kelasnya hanya menjawab,”Engga. Memang sih, saya dulu lebih rajin, tapi tidak sampai 5 jam gitu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si adik kelas sebenarnya masih kurang&lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/percaya-diri-adalah-semu.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; percaya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Dia tetap mencari tahu jawaban yang sebenarnya. Dia mencoba menemui saudara dari kakak kelasnya ini, menemui ayah ibunya, menemui pembantunya untuk mencari tahu jawaban sebenarnya. Ternyata mereka semua memiliki jawaban yang berbeda-beda. Memang di antara mereka ada yang mengatakan bahwa kakak kelasnya ini sangat rajin belajar, bahkan sampai 7 jam sehari. Jadi mana yang benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas hanyalah cerita yang saya buat sendiri, akan tetapi yang terpenting anda bisa mengambil kesimpulan dari kondisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang rajin belajar nilainya tentu akan baik. (Ini kesimpulan yang semua orang pasti tahu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika saat ini orang tidak begitu rajin, tetapi nilainya baik, maka ada 2 kemungkinan&lt;br /&gt;a. Orang ini punya &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;pengalaman belajar&lt;/a&gt; yang baik. Jadi orang ini dulunya rajin, sehingga dia memetik kemudahan belajarnya saat ini. Dengan demikian jika saat ini dia sedikit belajar maka nilainya tetap baik.&lt;br /&gt;b. Kemungkinan orang ini memang memiliki IQ yang tinggi. (yang ini mungkin tidak bisa anda usahakan. Anda hanya bisa mengusahakan yang a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika orang nilai-nilainya bagus masih mengatakan dulu juga saya belajarnya biasa-biasa saja. Maka ada beberapa kemungkinan&lt;br /&gt;a. Orang ini sengaja tidak mengaku, karena takut tersaingi&lt;br /&gt;b. Orang ini sebenarnya &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/jujur.html"&gt;jujur&lt;/a&gt;, hanya saja dulu waktu belajarnya dia merasa nyaman, sehingga dia tidak merasakan bahwa dulu dia sering berlama-lama dalam belajar.&lt;br /&gt;c. Banyak orang yang lupa perjuangannya di masa lalu. Dia merasa bahwa dulunya dia tidak berjuang. Hal ini disebabkan saat ini jika orang tersebut berusah sedikit saja hasilnya sudah signifikan. Akhirnya dia mengajarkan kepada anaknya hal yang sama, anehnya anaknya tidak seberhasil dia. Makanya banyak lulusan ITB yang anaknya gagal masuk ITB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/sudut-pandang.html"&gt;Sudut pandang&lt;/a&gt; setiap orang berbeda-beda, semuanya hanya persepsi. Terbukti tadi si adik kelas ketika bertanya kepada pembantu, saudara, ayah ibunya jawabannya berbeda-beda. Jawaban mereka bukanlah jawaban sebenarnya, itu hanya persepsi mereka saja. Bahkan ada orang yang memiliki persepsi terhadap diri sendiri yang salah. Dia merasa tidak berjuang, karena dia begitu &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/menikmati-perjuangan.html"&gt;menikmati perjuangannya&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2870194659773190528?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2870194659773190528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/rahasia-dahsyat-belajar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2870194659773190528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2870194659773190528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/rahasia-dahsyat-belajar.html' title='Rahasia Dahsyat Belajar'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ794uzQN-I/AAAAAAAAANQ/n8B95TVBKYM/s72-c/Rahasia+Dahsyat+Belajar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5611605093230981300</id><published>2010-09-19T11:57:00.002+07:00</published><updated>2010-09-28T10:32:43.259+07:00</updated><title type='text'>Apapun Bisa Dipelajari</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ79sjISEOI/AAAAAAAAANI/xDdq279keUg/s1600/apapun+bisa+dipelajari.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 178px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ79sjISEOI/AAAAAAAAANI/xDdq279keUg/s200/apapun+bisa+dipelajari.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521129134988857570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang bisa kita pelajari. Terkadang kita tidak bisa, dan langsung mengambil kesimpulan bahwasanya kita tidak berbakat. Bukannya dia tidak berbakat, akan tetapi kurang sungguh-sungguhnya dalam belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kemampuan orang belajar, sangat dipengaruhi oleh &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/trauma-masa-lalu.html"&gt;masa lalu&lt;/a&gt;. Jika masa lalunya rajin belajar maka sekarang juga akan mudah dalam belajar. Jika masa lalunya jarang belajar maka sekarang ini pasti kemampuan belajarnya lemah. Ini berarti jika sekarang kita bermalas-malasan dalam belajar maka di masa mendatang kemampuan belajar kita menurun. Jika kita sekarang rajin belajar maka di masa mendatang kemampuan belajar kita meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seringkali menjumpai siswa di SMA yang kesulitan belajar matematika. Sebenarnya ini adalah akibat masa lalunya yang kurang baik. Saya tidak mengatakan bahwa dia bodoh atau IQ nya rendah. Biasanya saya hanya menanyakan bagaimana cara belajar matematikanya di SMP. Rata-rata mereka di SMP memang jarang latihan soal matematika. Mungkin disebabkan dianya yang jarang mengerjakan PR atau mungkin juga gurunya yang jarang mengajar dan memberi PR. Akibatnya kemampuan matematikanya ketinggalan dibandingkan dengan siswa lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemampuan matematika SMP nya yang lemah ini maka dia pasti kesulitan mempelajari matematika SMA. Yang lebih parahnya dia menjadikan ini sebagai &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/11/pengaruh-identitas.html"&gt;identitas diri&lt;/a&gt; bahwasanya dirinya tidak berbakat mempelajari matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada siswa yang cukup pandai dalam bidang &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-matematika.blogspot.com/2010/09/rumus-praktis-matematika.html"&gt;matematika&lt;/a&gt;. Sebenarnya mungkin IQ dia biasa-biasa saja, Akan tetapi sejak SD dan SMP dia begitu rajin mempelajari matematika sehingga menguasainya. Dengan demikian ketika di SMA dia sangat mudah mempelajari matematika. Bahkan orang mengatakan dia sangat berbakat di bidang matematika. Jika anda ingin mengetahui salah satu rahasia menguasai matematika, silakan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;klik disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini semua bisa diterapkan pada bidang lain. Jika anda merasa tidak bisa terhadap sesuatu hal, jangan merasa tidak &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/bakat-dan-kemauan.html"&gt;berbakat&lt;/a&gt;. Bisa jadi anda belum tahu bagaimana cara orang yang sudah sukses belajar. Karena itul sering-sering bertemulah dengan orang sukses dan tanyakan bagaimana caranya belajar. Problemnya banyak orang suskes yang lupa pada masa lalu yang telah dia kerjakan. Karena biasanya orang sukses &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/saya-sulit-fokus.html"&gt;fokus&lt;/a&gt; pada kerja sekarang, bagaimana supaya dia bisa kerja dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian banyak juga orang yang sukses ketika ditanya “bagaimana caranya?” maka  dia hanya mengatakan ,”biasa-bisa saja”. Ketika jawabannya seperti itu jangan langsung percaya, tetapi &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/bakat-dan-kemauan.html"&gt;galilah lebih dalam&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5611605093230981300?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5611605093230981300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/apapun-bisa-dipelajari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5611605093230981300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5611605093230981300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/apapun-bisa-dipelajari.html' title='Apapun Bisa Dipelajari'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ79sjISEOI/AAAAAAAAANI/xDdq279keUg/s72-c/apapun+bisa+dipelajari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-6506081523935877322</id><published>2010-09-18T11:54:00.000+07:00</published><updated>2010-09-28T01:03:01.255+07:00</updated><title type='text'>Belajar Detil</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ79crN8NzI/AAAAAAAAANA/_Hu1dp3fwtQ/s1600/belajar+detil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 137px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ79crN8NzI/AAAAAAAAANA/_Hu1dp3fwtQ/s200/belajar+detil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521128862282168114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada orang-orang tertentu yang merasa tidak &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/bakat-dan-kemauan.html"&gt;berbakat&lt;/a&gt; melakukan suatu hal. Misalnya, saya pernah punya seorang teman yang mengatakan,”Saya ini tidak berbakat memelihara binatang. Setiap binatang yang saya pelihara selalu mati. Memelihara ayam mati, memelihara ikan mati, memelihara &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kucing-di-dalam-diri-kita.html"&gt;kucing&lt;/a&gt; mati. Jadi sekarang kalau memelihara binatang, saya kasihan sama binatangnya, karena pasti mati di tangan saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikatakan teman saya tersebut tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar. Apa yang dikatakan memang fakta, jadi itulah kebenaran. Akan tetapi kalau dia mengklaim bahwa dirinya pasti tidak bisa memelihara binatang, dan binatangnya pasti mati di tangan dia, maka itu adalah suatu kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalau teman saya masih mau belajar lagi, pasti dia bisa. Asalkan cara belajarnya yang tepat. Ketika saya bilang seperti itu dia masih mengatakan ,”Engga kok. Saya pernah membeli kelinci, terus saya bertanya kepada penjualnya, bagaimana cara merawatnya. Saya sudah melakukan apa yang diberikan, tapi akhirnya mati juga kelincinya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, inilah yang harus kita ketahui. Jika memang dia ingin bisa maka yang dilakukan adalah belajar detil. Bagaimana caranya belajar detil. Saya percaya bahwa apa yang dilakukan oleh teman saya itu memang mendekati benar. Dia sudah bertanya-tanya kepada penjual kelinci, bagaimana cara merawatnya. Biasanya penjual kelinci akan memberikan petunjuk kepada pembelinya, dan pembeli sudah bisa. Akan tetapi khusus teman saya ini mungkin ada bawaan tertentu yang menyebabkan dia kurang sabaran dalam memperlakukan kelinci. Misalnya cara memegang kelinci, rutinitas memberi makan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi gimana caranya agar teman saya ini bisa memelihara kelinci? Seandainya teman saya ini mau membantu pengusaha kelinci, merawat kelincinya, jika perlu menawarkan diri bekerja tanpa digaji selama 2 bulan, maka dia pasti tahu persis cara memelihara kelinci. Saya jamin, pasti dia akan bisa. Dia tidak bisa karena waktu itu belajarnya kurang detil. Beda detil sedikit saja kadang hasilnya jauh berbeda, bagaikan bumi dan langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metoda ini tidak hanya bisa diterapkan pada memelihara kelinci saja. Akan tetapi bisa juga diterapkan pada maslah lain, misalnya &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;belajar matematika&lt;/a&gt;, belajar menjadi &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/"&gt;pengusaha&lt;/a&gt;, belajar &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://dasarinternetmarketing.blogspot.com/"&gt;internet marketing&lt;/a&gt;, belajar saham ataupun &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/2009/12/sinergi-antara-bisnis-dan-property.html"&gt;property&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-6506081523935877322?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/6506081523935877322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/belajar-detil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6506081523935877322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6506081523935877322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/belajar-detil.html' title='Belajar Detil'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ79crN8NzI/AAAAAAAAANA/_Hu1dp3fwtQ/s72-c/belajar+detil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4009796028227932585</id><published>2010-09-17T11:52:00.001+07:00</published><updated>2010-09-30T06:54:35.193+07:00</updated><title type='text'>Kerja Keras</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7RpxeeBkI/AAAAAAAAAMY/me3rsV78-cg/s1600/kerja+keras.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 148px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7RpxeeBkI/AAAAAAAAAMY/me3rsV78-cg/s200/kerja+keras.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521080708788782658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita mendengar istilah kerja keras. Ini memang bagus diterapkan, akan tetapi ada hal yang lebih bagus, yaitu kerja cerdas. Yang lebih ideal adalah kerja keras dan cerdas. Jika anda ingin sukses anda harus mengutamakan kerja cerdas dulu, setelah itu baru kerja keras. Kalau kita mengutamakan kerja keras maka kita akan sibuk. Ketika sibuk kita sudah tidak bisa &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/prioritas-hidup.html"&gt;menentukan prioritas&lt;/a&gt;. Akibatnya sulit diarahkan untuk kerja cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja mengandalkan kerja keras masih lebih baik dari pada anda bermalas-malasan tidak mau bekerja. Seorang &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/2010/04/bagaimana-merekrut-orang-yang-tepat.html"&gt;karyawan&lt;/a&gt; pada umumnya melakukan kerja keras, sementara pengusaha kebanyakan melakukan kerja cerdas. Saya hanya mengatakan kebanyakan, tidak selalu begitu. Ada juga karyawan yang melakukan kerja keras, sementara ada juga pengusaha yang melakukan kerja keras. Karyawan yang mengutamakan kerja keras tanpa kerja keras akan sulit naik jabatan. Begitu juga pengusaha yang mengutamakan kerja keras tetapi tidak kerja cerdas maka bisnisnya sulit berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang kerja cerdas biasanya bisa mendelegasikan pekerjaan yang tidak penting. Dia memberikan pekerjaannya pada orang lain supaya bisa menggunakan waktunya untuk memperoleh informasi yang lebih penting. Untuk sukses, orang membutuhkan kuda tunggangan. Seorang karyawan yang berhasil naik gaji cepat, biasanya dia bisa mendelegasikan pekerjaannya kepada para bawahannya dan membentuk sistem yang sedemikian hingga bisa berjalan dengan baik. Apalagi para pengusaha, dia harus bisa mendelegasikan pekerjaannya pada orang lain. Jika tidak dia hanya menjadi self employee.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4009796028227932585?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4009796028227932585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kerja-keras.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4009796028227932585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4009796028227932585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kerja-keras.html' title='Kerja Keras'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJ7RpxeeBkI/AAAAAAAAAMY/me3rsV78-cg/s72-c/kerja+keras.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4171518997552061386</id><published>2010-09-16T10:59:00.001+07:00</published><updated>2010-09-30T06:31:19.434+07:00</updated><title type='text'>Zona Nyaman</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwkXLpuByI/AAAAAAAAAMQ/kWUAtZd8t-E/s1600/zona+nyaman.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwkXLpuByI/AAAAAAAAAMQ/kWUAtZd8t-E/s200/zona+nyaman.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520327223932749602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ukuran kesuksesan tergantung pada seberapa jauh anda mau keluar dari zona nyaman anda. Apa itu zona nyaman? Zona nyaman adalah suatu kondisi di mana anda sudah merasa nyaman dalam kondisi itu, sehingga jika anda tidak &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/berfikir-jangka-panjang.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;berfikir panjang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; maka anda cenderung mempertahankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, ada karyawan yang gajinya sama dengan UMR. Sebenarnya kalau diamat-amati kelihatannya tidak nyaman. Akan tetapi dia merasakan bahawa bekerja di situ sudah cukup nyaman dibandingkan dengan keluar kerja. Padahal jika dia ingin sukses (memperoleh penghasilan besar) maka dia harus keluar dari perusahaan itu untuk mendirikan bisnis. Kenapa banyak karyawan yang melakukan hal ini? Karena ketika keluar kerja mereka takut tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Padahal banyak orang di luar sana ketika dia dia dipecat dari tempat kerja, dia kebingungan. Ditambah lagi orang ini melamar ke sana kemari tidak diterima karena memang tidak punya ijazah. Karena tidak diterima akhirnya dia berdagang. Lama kelamaan perdagangannya besar, bahkan melebihi gajinya ketika kerja di perusahaan. Lama kelamaan makin besar sehingga banyak &lt;a href="http://web-uang.blogspot.com/2010/04/bagaimana-merekrut-orang-yang-tepat.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;merekrut karyawan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, bahkan karyawannya ada yang sarjana. Nah begitulah, dia memasuki zona tidak nyaman terlebih dahulu karena terpaksa. Haruskah anda masuk zona tidak nyaman karena terpaksa, setelah itu baru sukses? Bukankah lebih baik anda memasukinya engan sukarela baru setelah itu sukses?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kesuksesan anda sudah dekat. Akan tetapi kesuksesan itu berada di luar zona nyaman anda. Dengan demikian anda dibutakan sehingga anda tidak memperoleh kesuksesan anda. Saya tidak selalu mengatakan bahwa sukses itu selalu kaya. Anda tentunya punya keinginan sukses tersendiri. Silakan anda cari, kalau tidak ketemu, mungkin kesuksesan anda berada di luar zona nyaman anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4171518997552061386?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4171518997552061386/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/zona-nyaman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4171518997552061386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4171518997552061386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/zona-nyaman.html' title='Zona Nyaman'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwkXLpuByI/AAAAAAAAAMQ/kWUAtZd8t-E/s72-c/zona+nyaman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-83514657454182778</id><published>2010-09-15T10:40:00.001+07:00</published><updated>2010-09-26T15:23:19.344+07:00</updated><title type='text'>Motivasi belajar 15</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;type=12&amp;title=3D81EE&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini merupakan lanjutan dari &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar.html"&gt;bagian 14&lt;/a&gt;, jika belum membaca sama sekali silakan buka di &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;bagian 1&lt;/a&gt;. Ketika memasuki SMA 2 Tulungagung, saya bersama 4 orang teman saya yang SMP. Saya sendiri ketika mendaftar ke SMA 2 mengambil 3 formulir. Ketiga formulir itu adalah baut saya, Samsul Hadi dan Sulistyono. Samsul Hadi dan Sulistyono dulunya satu SD. Ketika SMP bersama dan sekarang memasuki SMA juga bersama. Akhirnya Samsul dan Sulis bersama-sama dalam satu kost. Saya sendiri tidak pernah kost. Saya langsung dari rumah yang jaraknya 13 km. Rumah samsul dan Sulis memang lebih jauh dari saya, sekitar 5 km dari rumah saya. Pantas saja mereka tidak nge-kost, karena jaraknya dengan sekolah sampai 18 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir kelas 1, Sulis pindah kost ke tempat lain yang lebih baik (lebih mahal). Karena tidak ada teman maka Samsul tidak nge-kost. Dia langsung berangkat dari rumah menuju ke sekolah dengan memakai sepeda pancalnya. Terus terang saya merasa kasihan melihatnya. Saya tidak bisa menolongnya karena waktu itu sepeda motor saya dipakai berdua, yaitu dengan kakak saya yang kelas 3. Begitu kakak saya sudah tidak ke sekolah (karena kelas 3 di akhir tahun ajaran pasti sudah beres terlebih dahulu), saya memberikan tawaran kepada samsul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengajaknya bersama-sama dengan saya naik sepeda motor. Dia menggunakan sepeda pancalnya untuk datang ke rumah saya. Setelah itu ikut sepeda motor saya ke SMA 2 Tulungagung. Ya begitulah, selama di kelas 2 kami selalu bersama-sama ketika berangkat dan pulang. Kami terkadang juga belajar bersama-sama. Jadilah dia teman saya yang paling akrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dia teman SMP saya, maka dia sangat mengenal saya. Melihat nilai-nilai ulangan saya yang berubah drastis dibandingkan dengan SMP maka dia banyak bertanya kepada saya. Dia memang dari dulu juga tahu ketika memasuki SMP nilai NEM saya juga terbaik. Ketika di SMP sendiri nilai saya mulai jatuh dia juga tahu. Bahkan waktu itu kurang percaya kalau nilai saya jatuh. Tapi setelah saya tunjukkan, dia baru percaya. Ketika di kelas 3 SMP dia berada satu kelas dengan saya. Ketika di kelas 3 SMP itulah nilai saya mulai merangkak naik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah yang dia curigai ketika di SMA kenaikannya jauh berbeda. Di semester 3, nilai ulangan matematika selama 4 kali nilai saya selalu 100. Ini yang membuatnya curiga. Bagaimana cara belajarnya? Dengan maksud memotivasi dia akhirnya saya membuka rahasia saya belajar. Tapi saya mengingatkan, jangan diceritakan kepada orang lain. Akhirnya sejak saat itu dia sering menanyakan kepada saya tentang matematika dan fisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang matematika jelas nilai saya lebih baik. Tapi aneh, walaupun saya sering mengajari dia fisika, nilai fisika dia lebih tinggi dari saya. Saya pernah melihat kertas ulangan dia. Dia menanyakannya kepada saya kesalahannya. Pas saya lihat ternyata kesalahan yang ada adalah salah pengoreksian, sehingga saya suruh dia protes ke gurunya. Jadinya dia malah dapat 100. Sementara kesalahan saya adalah kurang telitinya dalam hitungan. Mungkin saat itu saya salah dalam memilih identitas diri. Saya menganggap diri saya tidak teliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menerima raport semester 3 nilai Fisika Samsul di raport adalah 9 sementara punya saya adalah 8. Karena kondisi ini saya mengambil langkah berikutnya untuk menghadapai semester 4. Kebetulan di semester 4, kredit untuk fisika adalah 6 (di semester 3 hanya 4). Jadi saya tidak boleh main-main lagi denga fisika. (padahal sebelumnya juga tidak main-main).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlanjut ke &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-16.html"&gt;bagian 16&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-83514657454182778?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/83514657454182778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-15.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/83514657454182778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/83514657454182778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-15.html' title='Motivasi belajar 15'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-3662544940943707352</id><published>2010-09-14T10:05:00.001+07:00</published><updated>2010-10-01T10:41:46.558+07:00</updated><title type='text'>Berkeliling Dunia</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwZ9df1FwI/AAAAAAAAAL4/TQthYO7F4jg/s1600/berkeliling+dunia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwZ9df1FwI/AAAAAAAAAL4/TQthYO7F4jg/s200/berkeliling+dunia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520315786930231042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah yang mengatakan bahwa berkeliling dunia harus dimulai dengan satu langkah. Memang benar walaupun pada akhirnya anda naik pesawat terbang maka anda harus memulainya dengan jalan kaki terlebih dahulu, minimal berjalan kaki ketika anda menuju ke &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/2010/01/william-edward-boeing.html"&gt;pesawat terbangnya&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pertanyaan,”Bagaimana cara memakan gajah?” Mungkin pertanyaan terkesan aneh dan tidak masuk akal. Mana mungkin manusia bisa memakan gajah sebesar itu? Akan tetapi semuanya bisa jadi mungkin. Manusia tentunya bisa menyembelih gajah, kemudian memotongnya kecil-kecil. Dia bisa memakannya satu suap demi satu suap. Sisanya yang belum dimakan bisa diawetkan. Lama-kelamaan pastilah gajah itu akan habis. Walaupun gajahnya adalah gajah berukuran besar dan yang memakannya adalah orang yang kerdil, maka pastilah suatu saat akan habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh punya cita-cita yang besar, bahkan cita-cita yang tidak masuk akal, akan tetapi cara menempuhnya harus masuk akal. Anda bisa memecahnya menjadi cita-cita yang kecil-kecil sedemikian hingga semuanya menjadi masuk akal untuk menempuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali dalam hal belajar siswa ingin memperoleh hasil yang instan. Dia melihat pelajaran yang begitu banyaknya sehingga ingin cepat-cepat bisa semuanya. Akan tetapi ingatlah bahawa setiap orang yang sukses selalu melalui proses yang panjang. Dia adalah orang yang sudah bertahun-tahun sangat rajin, sehingga ketika sekarang kelihatan mudah dalam belajar, itu semua memang merupakan buah dari kebiasaan di masa lampau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/air-mengalir.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;air&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang menetes mengenai batu. Jika air menetes tersebut terus menerus maka suatu saat batu tersebut akan berlubang. Walaupun air adalah benda cair yang terlihat lemah maka dia bisa melubangi batu yang keras sekalipun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-3662544940943707352?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/3662544940943707352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/berkeliling-dunia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3662544940943707352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3662544940943707352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/berkeliling-dunia.html' title='Berkeliling Dunia'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwZ9df1FwI/AAAAAAAAAL4/TQthYO7F4jg/s72-c/berkeliling+dunia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4039256641159382945</id><published>2010-09-13T05:33:00.002+07:00</published><updated>2010-10-01T11:11:32.796+07:00</updated><title type='text'>Elang Dan Lebah</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwaR8EKr6I/AAAAAAAAAMA/MDGhvMXkaR0/s1600/lebah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 194px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwaR8EKr6I/AAAAAAAAAMA/MDGhvMXkaR0/s200/lebah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520316138733088674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ada seekor burung elang yang bermalas-malasan. Tidak berapa lama burung elang ini melihat seekor lebah yang hinggap dari satu pohon ke pohon yang lain. Terkadang lebah ini juga menghisap madu dari bunga yang satu ke bunga yang lain. Melihat hal itu, si elang yang sedang bermalas-malasan keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elang penasaran dan bertanya, “Hai lebah, kenapa kamu sibuk sekali,apa yang kamu kerjakan?” Si lebah menjawab, “Kami sedang membuat sarang dan mengumpulkan madu”. Si elang balik bertanya, “Umurmu kan sangat pendek, kenapa tidak kamu nikmati dengan bersenang-senang saja. Kenapa kamu mesti membuat sarang?” Lebah menjawab,”Justru umur kami yang pendek, kami harus memanfaatkan sebaik-baiknya. Kami harus bekerja keras agar sarang yang kami buat besar dan kokoh”. Si elang masih penasaran lagi,”Bukankah setelah sarang jadi kamu juga tidak bisa &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/menikmati-perjuangan.html"&gt;menikmatinya&lt;/a&gt;. Kenapa kamu mesti membuat seperti itu?” Si lebah berkata,”kasihan sekali kamu elang yang berumur panjang, kamu tidak pernah meninggalkan sesuatu atau memberikan sesuatu buat yang kamu tinggalkan. Kami melakukan semua ini agar pekerjaan kami dikenang oleh anak cucu kami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman, seringkali orang akan lebih &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/12/hidup-bahagia.html"&gt;bahagia&lt;/a&gt; ketika bisa memberikan sesuatu kepada orang lain. Dalam suatu penelitian ada 2 kelompok orang yang masing-masing diberi uang. Kelompok pertama disuruh memakai uang tersebut untuk bersenang-senang, yaitu menonton film.. Kelompok kedua disuruh memakai uang tersebut untuk beramal, menolong orang anak-anak yatim. Ternyata yang kebahagiaannya lebih bertahan lama adalah yang menolong orang lain. Yang memakai buat menonton film memang senang, akan tetapi begitu film selesai, kesenangan mereka hilang begitu saja. Yang menggunakan uang untuk menolong anak-anak yatim mereka memang tidak merasakan kesenangan seperti yang menonton film. Akan tetapi kesenangan mereka justru bertahan dalam waktu yang lama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4039256641159382945?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4039256641159382945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/elang-dan-lebah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4039256641159382945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4039256641159382945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/elang-dan-lebah.html' title='Elang Dan Lebah'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwaR8EKr6I/AAAAAAAAAMA/MDGhvMXkaR0/s72-c/lebah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5586994076766365586</id><published>2010-09-12T03:15:00.002+07:00</published><updated>2010-10-02T10:10:45.802+07:00</updated><title type='text'>Balas Budi</title><content type='html'>&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=KRWGXsjOEnU%3D&amp;amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;amp;chan=sIGw3IvomsE%3D&amp;amp;type=12&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwa-c9meDI/AAAAAAAAAMI/VjdygbHu6MA/s1600/memberi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 143px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwa-c9meDI/AAAAAAAAAMI/VjdygbHu6MA/s200/memberi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520316903478163506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah kisah seorang kaya raya yang baik hati. Dia banyak membantu orang sering membutuhkan.Para tetangga, saudara dekat. Saudara jauh ataupun orang lain banyak yang terbantu atas kebaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari orang kaya ini mendadak memperoleh kesulitan dalam hidupnya. Akhirnya tidak ada pilihan lain kecuali harus minta bantuan pada orang lain. Dia mencoba meminta bantuan kepada orang-orang yang pernah ditolongnya. Akan tetapi tidak satupun dari orang yang pernah ditolong, mau membantu dia. Orang ini menjadi sedih, karena tidak ada satupun orang mau menolongnya. Dia berfikir bahwa orang-orang yang pernah ditolongnya tidak mau berbalas budi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi ini akhirnya dia berusaha menemui orang bijak. Dia mengadukan masalahnya kepada orang bijak tadi. Si orang bijak berkata,”Ada 3 hal yang harus kamu perhatikan. Yang pertama, kamu salah dalam &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/menilai-orang.html"&gt;menilai orang&lt;/a&gt;. Kamu berfikir bahwa orang yang akan kamu tolong suatu saat akan menolongmu. Ketika kamu mengharapkan hal itu, dan dia tidak mau menolongmu, maka kamu akan menderita. Yang kedua, jika kamu menolong orang, ajarkan kepadanya balas budi, karena ketika orang sedang ditolong, dia sangat mudah menerima masukan dari kita. Yang ketiga, jika kamu menolong, berfikirlah menolong dengan ikhlas, jangan berfikir menolong untuk mendapatkan balas budi”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5586994076766365586?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5586994076766365586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/balas-budi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5586994076766365586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5586994076766365586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/balas-budi.html' title='Balas Budi'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TJwa-c9meDI/AAAAAAAAAMI/VjdygbHu6MA/s72-c/memberi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2548986585375524367</id><published>2010-09-11T19:33:00.002+07:00</published><updated>2010-10-12T21:36:53.983+07:00</updated><title type='text'>Pertanggungjawaban Pribadi Atas Hidup</title><content type='html'>&lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/menang-adalah-mudah.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemenang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ambil tanggung jawab dan pecundang menyalahkan. Kita bisa mengenali orang gagal dari mendengar omongannya. Orang gagal biasanya punya penyakit yang namanya BEJ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B = Blame, artinya menyalahkan keadaan, seperti menyalahkan atasannya, menyalahkan orang tuanya, gurunya, teman-temannya, bahkan terkadang juga menyalahkan cuaca.&lt;br /&gt;E = Excuses, yaitu segudang alasan-alasan untuk menyatakan kegagalannya. Seperti krisis ekonomi, atasan yang kurang mendukung, dan lain-lain masih banyak alas an yang dia ucapkan untuk menyatakan dirinya gagal.&lt;br /&gt;J = Justify . Misalnya “Iya terang saja dia berhasil, dia menyuap sih”. Atau misalnya “Ya terang aja dia berhasil, orang tuanya kaya.” Dan masih banyak contoh yang lain lagi. Memang apa yang dikatakan itu mungkin memang ada. Akan tetapi walaupun ada yang menjadi alasan di sini bukan fakta atau fiktifnya alasan-alasan tadi, melainkan fokus yang kita pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan kisah kakak beradik yang jauh berbeda. Si kakak suka mabuk dan menjadi penjahat kambuhan . Sampai suatu saat dia membunuh orang. Ketika para wartawan ramai-ramai mewawancarai dia dan menanyakan kesadisannya itu. Dia menjawab “Sejak kecil bapak saya sering pulang larut malam dan kalah judi. Setelah sampai di rumah dia marah-marah sama mama. Dan tak lama kemudian mama saya menangis. Saya selalu dikecam dengan ketakutan dan muak dengan keadaan itu. Nah dalam kondisi keluarga seperti itu bagaimana saya bisa menjadi orang baik?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang aneh, adik kandung dari penjahat tadi, menjadi eksekutif yang sangat sukses. Ketika ditanya kenapa bisa seperi itu maka dia menjawab  ,” “Sejak kecil bapak saya sering pulang larut malam dan kalah judi. Setelah sampai di rumah dia marah-marah sama mama. Dan tak lama kemudian mama saya menangis. Saya selalu dikecam dengan ketakutan dan muak dengan keadaan itu, sehingga saat itu saya berjanji pada diri saya sendiri bahwa say tidak akan mengikuti kehidupan orang tua saya. Saya akan memberikan kehidupan yang tenteram kepada anak-anak saya, sehingga dia tidak mengalami seperti yang saya alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang dimaksud dengan pemenang ambil tanggung jawab adalah apapun yang terjadi merupakan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/sebab-akibat.html"&gt;akibat&lt;/a&gt; baik secara langsung maupun tidak langsung dari kita sendiri. Untuk itu arahkan fokus anda untuk meraih kesuksesan-kesuksesan, bukan kegagalan-kegagalan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2548986585375524367?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2548986585375524367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/pertanggungjawaban-pribadi-atas-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2548986585375524367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2548986585375524367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/pertanggungjawaban-pribadi-atas-hidup.html' title='Pertanggungjawaban Pribadi Atas Hidup'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-7402483157017204153</id><published>2010-09-10T19:28:00.001+07:00</published><updated>2010-10-13T04:04:23.424+07:00</updated><title type='text'>Kegigihan</title><content type='html'>Semakin besar atau semakin mulia sasaran kita semakin besar, maka akan semakin gigih kita dalam memperjuangkannya. Semakin kecil sasaran kita, maka perjuangan kita akan semakin untung-untungan dalam memperjuangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan ketika jaman perang kemerdekaan Indonesia. Walaupun mereka berjuang menngunakan bambu runcing maka mereka begitu sungguh-sungguh untuk berjuang memperebutkan kemerdekaan, walaupun musuhnya menggunakan senjata lengkap. Karena mereka memperjuangkan hal yang lebih besar, yaitu bangsa.  Begitu juga ketika nenek moyang kita mendirikan candi Borobudur, mereka berusaha keras untuk membangun bangunan yang begitu megahnya. Kenapa mereka mampu berbuat seperti itu? Karena mereka memperjuangkan hal-hal yang lebih tinggi, lebih mulia, dan lebih terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di meksiko ada patung yang diberi nama in spite of. Artinya meskipun. Kenapa namanya demikian? Dulu sewaktu pemahat membuat patung itu, ada suatu kejadian yang menggangu dia. Di tengah pembuatan patung itu dia kecelakaan sehingga tangan kanannya harus diamputasi. Walaupun dia sudah tidak memiliki tangan kanan, dia tetap berusaha untuk menyelesaiakan pembuatan patung itu. Awalnya dia begitu kesulitan untuk mengerjakannya, namun lama-kelamaan dia terbiasa menggunakan tangan kirinya. Maka akhirnya patung itu selesai dan diberi nama in spite of yang artinya meskipun. Meskipun tangannya hanya sebelah kiri, dia mampu menyelesaiakan pembuatan patung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun buta bethoven mahir menggubah lagu-lagu indah. Meskipun buta dan tuli hellen Keller berjuang untuk member bantuan pada orang-orang buta dan tuli yang lain. Meskipun hanya lulusan SMA, Anthony Robbin mampu menjadi pelatih sukses nomor satu di dunia, sehingga dia bisa memiliki murid murid besar, seperti Bill Clinton, Nelson Mandela, Michael Gorbachev, Michael Jordan, Lady Diana, Nelson Mandela dan masih banyak tokoh yang lainnya. Meskipun di usia 40 an masih menjadi montir yang kerjanya di bawah pohon, &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/2010/01/henry-ford.html"&gt;Henry Ford&lt;/a&gt; mampu mendirikan industry mobil yang terbesar di dunia pada zamannya. Meskipun masih menjadi tukang kayu ketika usianya sudah 30 an, &lt;a href="http://web-uang.blogspot.com/2010/01/william-edward-boeing.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;William Edward Boeing&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; mampu mendirikan industry pesawat terbang terbesar di dunia, yaitu Boeing. Meskipun hanya tidak tamat sekolah dasar, &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/2010/01/konosuke-matsushita.html"&gt;Konosuke Matsushita&lt;/a&gt; mampu mendirikan Industri elektronik yaitu Panasonic. Meskipun tidak memiliki tangan sama sekali, dan kakinya hanya tumbuh 10 cm, Nick Fujicic masih bisa berenang. Dan masih banyak meskipun-meskipun yang lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-7402483157017204153?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/7402483157017204153/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kegigihan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7402483157017204153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7402483157017204153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kegigihan.html' title='Kegigihan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-8327946659857686483</id><published>2010-09-09T01:48:00.001+07:00</published><updated>2010-10-13T04:06:59.746+07:00</updated><title type='text'>Kerinduan Untuk Memberi</title><content type='html'>Setiap manusia dianugerahi bakat dan kemampuan khusus. Dari bakat dan kemampuan khusus tersebut manusia akan mengemban misi dan tugas khusus. Misi dan tugas khusus tersebut adalah memberi, memberi dan memberi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah mengatakan,”kita hidup dari apa yang kita peroleh akan tetapi kita baru benar-benar membuat kehidupan melalui apa yang kita berikan”.  Pernah ada penelitian terhadap sekelompok mahasiswa. Sekelompok mahasiswa ini mahasiswa ini di test sampel darahnya. Setelah itu para mahasiswa disuruh menonton perjuangan mother teresa ketika meolong orang-orang di Kalkuta India. hasilnya 99% mahasiswa menyatakan terharu. Setelah itu mereka  di test lagi sampel darahnya, ternyata setelah menonton tersebut antibody para mahasiswa meningkat sebanyak 25%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Justru kita akan bahagia jika kita bisa &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/12/hidup-bahagia.html"&gt;membahagiakan&lt;/a&gt; orang lain, sebaliknya jika kita  mengharapkan orang lain melakukan sesuatu untuk kita maka kita akan menderita, apalagi jika mereka ternyata tidak kunjung melakukannya, maka kita akan jauh lebih menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin bahagia, gantungkanlah pada sesuatu yang bisa kita &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/06/tiga-area-di-dalam-diri-kita.html"&gt;kontrol.&lt;/a&gt; Jika kita menggantungkan sesuatu pada bagian yang di luar kontrol kita maka kita malah akan menderita. Apa yang ada pada diri kita, itu ada di dalam kontrol kita, tetapi apa yang ada pada orang lain itu adalah di luar kontrol kita. Kita akan bisa berbahagia jika kita menginginkan apa yang sudah kita dapatkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-8327946659857686483?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/8327946659857686483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kerinduan-untuk-memberi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8327946659857686483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8327946659857686483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kerinduan-untuk-memberi.html' title='Kerinduan Untuk Memberi'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2647796804226906426</id><published>2010-09-08T01:45:00.001+07:00</published><updated>2010-09-24T10:52:01.276+07:00</updated><title type='text'>Motivasi Belajar</title><content type='html'>Cerita berikut merupakan lanjutan dari &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pengalaman-belajar-13.html"&gt;bagian 13&lt;/a&gt;, jika anda belum membaca sama sekali silakan dilanjutkan di &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;bagian 1&lt;/a&gt;. Semester 3 merupakan pengalaman yang memberikan kesan tersendiri buat saya. Di semester ini saya pertama kali mengikuti program A1 (sebutan lain untuk program IPA zaman dulu). Pelajaran matematika seminggu 6 jam, fisika 4 jam, kimia 4 jam. Cukup banyak pelajaran eksak. Waktu itu setiap mata pelajaran ada kreditnya. Kalau jumlah jamnya seminggu banyak maka kreditnya makin besar. Ini berarti matematika kreditnya 6, fisika 4 dan kimia juga 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain karena berada di program A1, saya sampai 2 kali ikut lomba, pertama IMO, dan yang kedua liga matematika unair. Walaupun keduanya gagal, tapi aku cukup puas, minimal jadi punya strategi buat tahun depan. Dengan ikut 2 lomba tadi, namaku makin dikenal di banyak anak. Ya, betapa tidak kalau siswa kesulitan belajar matematika, biasanya mereka menghubungi aku. Begitu juga dengan  pelajaran fisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang pembagian raport  semester 3, teman-teman sangat mengharapakan saya adalah rangking 1 di kelas fisika 3. Bukan mengharap, sebenarnya mereka menganggap saya pasti rangking 1. Saya sendiri juga bingung memperkirakan nilai saya. Memang jika dihitung dari sisi kredit, matematika dan fisika cukup besar, tetapi nilai-nilai saya untuk pelajaran lain tidak bagus. Boleh dikatakan saya nyaris tidak pernah belajar di luar matematika dan fisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika raport dibagikan, di kelasku (fisika 3) yang mendapat rangking 1 adalah anita, sedangkan rangking 2 adalah Hadi Pornomo. Ternyata saya sendiri hanya mendapat rangking 11. Ya, lumayanlah ada peningkatan, karena sebelumnya saya rangking 13 di semester 2, yaitu di kelas 1-5. Sekalipun begitu saya juga agak kecewa. Walaupun rangking bukan target saya, tetapi ketika rangking saya rendah saya juga menderita. Apalagi ketika pulang, orang tua saya pasti kecewa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, apa boleh buat, saya mesti menerima apa adanya hasil yang saya peroleh. Memang begitu kenyataannya. Selam di kelas 2 tadi, saya duduk sebangku bertiga. Yaitu saya, keke (widyo Nugroho) dan Didik Irfan. Teman-teman saya menganggap di antara kami bertiga yang paling pinter adalah saya. Tetapi kenyataannya rangkingnya yang paling jelek adalah saya, karena Keke rangking 3, Didik Irfan rangking 6, sedangkan saya rangking 11. Ha ha ha ….. memang beda ya kalau pinternya di 2 pelajaran yang ditakuti banyak orang. Setiap orang pasti menganggap saya yang paling pinter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak apalah saya menjadi rangking 11. Setidaknya saya tahu, untuk kepentingan yang lebih jauh kemampuan saya akan jauh lebih berguna. Untuk itu saya tetap bisa merasa percaya diri. Di kelas saya (fisika 3), yang memiliki kemampuan eksak paling menonjol adalah saya dan Hadi Pornomo. Jadi, kebanyakan teman-teman saya kalau mau bertanya bagaimana cara belajar yang benar, pasti bertanyanya ke hadi atau ke saya. Saya berfikir, kalau bertanya ke hadi wajar, karena dia rangking 2. Kakau bertanya ke saya? Buat apa? Saya kan rangking 11 ….. Tapi tidak apa-apa. Kalau teman-teman saya masih penasaran dengan rahasia saya, berarti saya masih punya nilai lebih dibandingkan teman-teman lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah memberitahukan kepada teman saya bagaimana cara saya belajar. Saya tidak pernah memberitahukan bahawa saya sudah mempelajari matematika kelas 2 dan 3 ketika masih kenaikan ke kelas 2. Kalau saya ditanya bagaimana cara saya belajar, maka saya hanya menjawab ,”Sepanjang waktu saya belajar.” Teman-teman saya kadang jadi bingung. Saya hanya menjelaskan,”Ya, setiap saat saya akan belajar, kecuali kalau ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Rahasia saya belajar matematika kelas 2 yang saya tutup akhirnya bocor juga kepada 1 orang. Tapi, orang tadi tidak pernah membocorkan rahasia saya ke teman lain, mungkin sampai hari ini saya membuat tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah dia? Dia adalah siswa kelas fisika 2. Dia termasuk orang yang sangat mengamati nilai-nilai anak yang bagus. Rupanya dia curiga melihat nilai saya. Bahkan dia pernah membanding-bandingkan dengan nilai wilis, atau teman lain yang cukup bagus nilainya di matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai raport saya untuk matematika adalah 9, begitu juga dengan Wilis dan Hadi. (Saat itu nilai raport selalu bilangan bulat, maksimal 9). Terus apa yang membedakan? Kenapa nilai 9 saya menjadi nilai yang mencurigakan? Rupanya teman saya tadi bukan mencurigai nilai raport, tetapi nilai ulangan harian matematika saya. Ya, nilai ulangan harian saya yang selalu terlihat sempurna, benar semua dan selalu 100. Walaupun kalau saya boleh jujur ada satu nilai yang bukan 100, tetapi guru saya tidak pernah mengumumkan nilainya. Malahan ada hal yang agak ganjil, ketika ulangan trigonometri, semua anak-anak nilainya jelek. Bahkan wilis mendapatkan nilai 25. Tetapi nilai saya tetap 100. Ini yang membuat satu orang ini curiga. Nama teman saya ini adalah Samsul Hadi. Siapakah dia? Silakan dilihat di &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar-15.html"&gt;bagian ke 15&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2647796804226906426?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2647796804226906426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2647796804226906426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2647796804226906426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar.html' title='Motivasi Belajar'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4254473569883435680</id><published>2010-09-07T11:06:00.002+07:00</published><updated>2010-10-13T04:20:52.816+07:00</updated><title type='text'>Fokus Pada Solusi</title><content type='html'>Orang-orang sukses memiliki kelebihan satu cara, orang-orang yang gagal memiliki kelebihan satu alasan.&lt;br /&gt;Ada suatu cerita ketika perusahaan sepatu di eropa mengirimkan sales manajernya di Afrika. Setelah sampai di Afrika sales manajer tadi terkejut karena orang di Afrika tidak ada yang memakai sepatu. Langsung saj dia kirimkan telex kepada bosnya, ”Bos kita tidak mungkin menjual sepatu di Afrika, orang di Afrika tidak ada yang memakai sepatu.” Setelah itu sales manajer tadi pulang ke Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya pemilik perusahaan sepatu tadi tidak puas. Dia mengirimkan sales manajernya yang lain. Sesampai di Afrika sales manajer tadi terkejut, karena orang Afrika tidak ada yang memakai sepatu. Langsung saja sales manajer tadi mengirimkan telex, karena saat itu belum ada telepon. “Bos, luar biasa. Ini kesempatan emas. Orang di sini belum ada yang memakai sepatu. Jadi ini &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/peluang-besar.html"&gt;peluang besar&lt;/a&gt; untuk menjual sepatu di sini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah, kondisinya sama, tetapi cara &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/komunikasi-dan-pengambilan-keputusan.html"&gt;mengambil kesimpulan&lt;/a&gt;nya berbeda.&lt;br /&gt;Seperti air minum kemasan Aqua, dulu orang berfikir mana mungkin kita menjual air bersih dalam kemasan sementara air ada di mana-mana? Akan tetapi pemiliknya memandangnya dari sudut pandang yang berbeda. Dia buat saja air minum kemasan yang diberi nama aqua, bahkan pada waktu itu harganya lebih mahal daripada bensin. Ternyata akhirnya laku juga. Bahkan walaupun merknya lain orang masih sering menyebut aqua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga kopiko. Ketika disurvey banyak orang yang mengatakan tidak mungkin laku. Tidak mungkin permen bisa menggantikan kopi. Untungnya yang punya tetap ngotot, sehingga terciptalah permen kopiko sampai sekarang. Hampir  semua orang pernah merasakan kopiko. Termasuk anda bukan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4254473569883435680?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4254473569883435680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/fokus-pada-solusi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4254473569883435680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4254473569883435680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/fokus-pada-solusi.html' title='Fokus Pada Solusi'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4942862756658479147</id><published>2010-09-06T11:03:00.001+07:00</published><updated>2010-10-13T04:25:14.988+07:00</updated><title type='text'>Kesempatan Ada Di Mana-Mana</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Melihat Adanya Kesempatan Di mana-mana&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pepatah Cina, orang lemah menunggu kesempatan, orang pintar menciptakan kesempatan dan orang bijak memanfaatkan kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda lemah secara kemampuan?&lt;br /&gt;Apakah anda lemah secara keuangan?&lt;br /&gt;Apakah anda lemah dari sisi relasi?&lt;br /&gt;Apakah suara anda kurang bagus untuk menyanyi?&lt;br /&gt;Apakah anda tidak bisa menggambar?&lt;br /&gt;Apakah anda lemah dari sisi matematika?&lt;br /&gt;(masih banyak pertanyaan lagi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika semua jawaban di atas adalah iya maka bukan berarti tertutup kemungkinan bagi kita untuk menunggu kesempatan. Kita bisa memanfaatkan kesempatan yang ada di sekitar kita. Segala sesuatu yang ada di depan kita bisa &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com"&gt;menghasilkan uang&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang perhatikan apa saja yang ada di depan anda. Mungkin anda melihat computer, meja, kursi, pensil atau apapun. Setiap benda yang kita lihat, pasti ada sumber incomenya. Misalnya baju anda. Siapa saja yang dapat uang dari baju anda ? Pembuat bajunya, yang menjualkan bajunya, pabrik kainnya, pabrik benangnya, yang menjualkan benangnya, yang memberikan warna dan lain-lain. Begitu banyaknya walaupun hanya dari satu bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda bertanya ,”Kalau tai lalat?” ya ada peluang di situ. Sekarang ini ada operasi menghilangkan tai lalat, operasi menumbuhkan tai lalat dan lain-lain. Mungkin anda masih bertanya lagi, “Kalau kentut?” ya tentu ada peluangnya, orang yang baru dioperasi tidak boleh minum air sebelum kentut, sehingga jika orang ingin cepat kentut dia harus membeli obatnya. Kentut juga bisa dijadikan bahan humor yang lucu, sehingga bisa dimasukkan sebagai lawakan yang menghasilkan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih penting dari semuanya, anda harus bisa menciptakan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/2010/08/nilai-tambah.html"&gt;nilai tambah&lt;/a&gt;. Dengan adanya nilai tambah ini maka orang akan bisa membutuhkan anda. Nilai tambah bisa berarti mendekatkan, memudahkan, membuat rasanya enak, dan lain-lain. Semuanya tergantung dari produk apa yang akan anda jual.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4942862756658479147?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4942862756658479147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kesempatan-ada-di-mana-mana.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4942862756658479147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4942862756658479147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kesempatan-ada-di-mana-mana.html' title='Kesempatan Ada Di Mana-Mana'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-3551772930811737071</id><published>2010-09-05T11:00:00.001+07:00</published><updated>2010-10-13T04:27:56.845+07:00</updated><title type='text'>Kelebihan Orang Lain</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Kemauan Melihat Yang Terbaik Pada Orang Lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada manusia yang yang memiliki kehebatan mutlak. Tidak ada manusia yang memiliki kelemahan mutlak. Sehebat apapun manusia pasti punya kelemahan. Dan selemah apapun manusia pasti punya kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia seperti potongan puzzle. Setiap puzzle pasti ada yang menjorok ke dalam dan ada yang menonjol keluar. Begitu juga dengan manusia. Setiap manusia pasti punya kelebihan (menonjol keluar) dan kekurangan (menjorok ke dalam). Tonjolan dan lekukan yang ada pada puzzle memang untuk saling melengkapi. Dengan cara seperti ini potongan puzzle bisa tertata erat. Begitu juga dengan kelebihan dan kekurangan manusia, semua itu tujuannya adalah agar saling melengkapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi setiap manusia itu unik. Dengan cara ini hargai setiap kelebihan yang ada pada manusia. Kapan anda terakhir mengucapkan terima kasih kepada pembantu anda di rumah atau Office Boy di kantor? Kapan anda mengucapkan terima kasih kepada tukang parkir yang telah memberi anda tempat parkir? Mulai sekarang berlatihlah untuk mengucapkan terima kasih pada setiap orang yang berhubungan dengan kita, karena sekecil apapun, mereka pasti punya kelebihan yang berguna buat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita tengok lebih jauh, pembantu adalah orang yang sangat berbahaya jika kita menyakiti hatinya. Bisa saja dia membubuhkan racun pada minuman kita jika sakit hati. Karena itu waspadalah, bukan berarti kita harus selalu curiga pada pembantu, tapi hargailah profesinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita bisa menghargai kelebihan orang lain, maka kelebihan itu sangat mudah masuk ke dalam diri kita. Jika kita tidak menghargai maka kelebihan itu akan sulit masuk ke dalam diri kita. Mungkin anda pernah bercerita tentang sesuatu yang lucu kepada teman. Akan tetapi teman anda mengatakan,”Saya sudah tahu ceritanya”. Ketika teman anda mengatakan begitu maka kita akan malas bercerita. Begitu juga dengan anda, jika ada teman yang bercerita dan anda mengatakan,”Saya sudah tahu” maka teman kita akan malas bercerita. Padahal ketika kita mengatakan saya sudah tahu, teman kita tidak menilai kita hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya anda mau mendengar ceritanya, dan seolah-oleh anda merasa baru tahu, bisa jadi teman anda akan memberikan cerita berikutnya yang anda belum tahu. Dengan demikian koleksi cerita lucu anda akan bertambah. Jadi, sikap mau mendengar menyebabkan kita jadi lebih mudah mendapatkan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin punya perusahaan besar, sudah pasti anda harus &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/2010/04/bagaimana-merekrut-orang-yang-tepat.html"&gt;merekrut banyak karyawan&lt;/a&gt;. Nah, jika kita tidak pernah melihat kelebihan mereka maka akan sangat sulit kita memiliki karyawan, dan akibatnya kita tidak akan memiliki perusahaan besar. Dengan menghargai mereka, bisa jadi mereka akan bekerja lebih baik, dan akan memberikan kemampuan terbaiknya kepada kita di luar dugaan kita. Menghargai mereka, memberikan ucapan terima kasih merupakan sesuatu yang sangat murah, yang menyebabkan mereka jauh lebih loyal kepada kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-3551772930811737071?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/3551772930811737071/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kelebihan-orang-lain.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3551772930811737071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3551772930811737071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/kelebihan-orang-lain.html' title='Kelebihan Orang Lain'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4033472901312823957</id><published>2010-09-04T10:56:00.001+07:00</published><updated>2010-10-13T04:28:59.678+07:00</updated><title type='text'>Percaya Diri Adalah Semu</title><content type='html'>Jika kita berada di lingkungan orang-orang yang levelnya lebih rendah dari kita, biasanya kita akan percaya diri. Jika kita berada di lingkungan orang yang levelnya di atas kita maka kita akan cenderung merasa minder atau kurang PD. Biasanya memang PD ini bersifat semu. Tergantung pada lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah percaya diri yang tidak semu atau sejati? Jawabannya ada. Kita bisa melakukan semua itu jika kita menyadari bahwa setiap manusia punya kelebihannya masing-masing. Larry King seringkali mewawancarai orang-orang hebat dalam talk shownya di Televisi. Akan tetapi dia tidak merasa minder. Apa rahasianya? Kata Larry King,”Orang-orang itu boleh hebat dalam bidangnya, tapi dalam membawa acara Talk Show seperti ini saya jauh lebih hebat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk itulah kita harus menyadari bahwa diri kita ini unik. Kita memiliki satu kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Begitu juga dalam menilai orang lain, kita harus menghargai setiap orang, karena orang lain juga memiliki sesuatu yang unik, lebih dari kita. Karena itulah kita harus bisa menghargainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percaya diri akan lebih mudah ditumbuhkan sejak kecil. Apabila seorang anak kecil di SD nya cenderung juara 1 maka dia akan cenderung percaya diri. Dia akan merasa punya kemampuan lebih dibandingkan dengan yang lain. Sifat ini biasanya akan terbawa sampai dia di SMA, sampai kuliah bahkan sampai seumur hidup. Akan tetapi apakah seorang anak yang dari kecil PD sampai dewasa selalu PD?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah belum tentu. Ada kalanya seorang anak yang juara sejak SD,  dia sangat percaya diri. Karena di SD nilainya bagus maka dia masuk ke SMP favorit. Sampai di sana dia menjumpai teman-temannya yang sangat pandai. Di situlah PD nya mulai luntur. Dengan cara seperti ini maka si anak harus kita beri &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/sudut-pandang.html"&gt;sudut pandang&lt;/a&gt; yang lain supaya tetap PD. Misalnya,”Nak, sekarang kamu masuk SMP di sekolah yang ada di kota, sementara kamu dari desa, jadi sebenarnya kamu lebih hebat dari mereka”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4033472901312823957?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4033472901312823957/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/percaya-diri-adalah-semu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4033472901312823957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4033472901312823957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/percaya-diri-adalah-semu.html' title='Percaya Diri Adalah Semu'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-7571906892057164960</id><published>2010-09-03T10:52:00.001+07:00</published><updated>2010-10-13T04:30:54.507+07:00</updated><title type='text'>Briefing Hidup</title><content type='html'>Seorang pilot sebelum menerbangkan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://web-uang.blogspot.com/2010/01/william-edward-boeing.html"&gt;pesawat&lt;/a&gt;nya harus mendapatkan briefing. Kemana arah terbangnya, terbang pada ketinggian berapa, berapa kecepatannya dan sebagainya. Nah dalam hidup ini sebenarnya kita juga seperti pilot pesawat. Kita harus tahu sasaran, bagaimana cata-cara menjalankan hidup ini dan sebagainya.&lt;br /&gt;Dalam hidup ini, jika kita ingin mendapatkan hasil yang tinggi maka perjuangannyapun juga harus tinggi. Jika kita mengharapkan hasil yang rendah maka perjuangannyapun harus rendah. Bisa dikatakan semakin sulit kita mendapatkannya maka buah yang kita peroleh alan semakin manis.  Di sini berlaku High risk high return. Jadi terserah kita mau memilih yang tinggi atau yang rendah atau yang sedang sedang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku 7 habit, ditulis tebarkanlah sikap maka kita akan menuai tindakan, tebarkanlah tindakan maka kita akan menuai kebiasaan, tebarkanlah kebiasaan maka kita akan menuai karakter, tebarkanlah karakter maka kita akan menuai nasib. Jadi bisa dikatakan bahwa nasib kita adalah buah dari sikap kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa beda antara sikap dan perilaku ? Sikap adalah  cara kita memandang segala sesuatu secara mental, sedangkan perilaku adalah buahnya. Jika sikap kita x maka perilaku kita juga x. Jika sikap kita y maka perilaku kita akan y. Jadi sikap dan perilaku selalu sejajar dan sebangun&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-7571906892057164960?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/7571906892057164960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/briefing-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7571906892057164960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7571906892057164960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/briefing-hidup.html' title='Briefing Hidup'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2321867020882335930</id><published>2010-09-02T10:46:00.002+07:00</published><updated>2010-10-13T04:32:13.304+07:00</updated><title type='text'>Tipe Perasaan</title><content type='html'>Ada suatu cerita tentang sepasang suami istri. Suatu hari suami dari wanita ini berkata ,”Wahai istriku hari ini aku mendapatkan uang Rp 1 milyar”. Si istri tentu saja gembira. Akan tetapi suatu hari sang istri berkata,”Aku tidak tahu, kenapa ya aku merasa kurang bahgia.” Si Suami berkata,”Tenang ma, tenang, saya tahu masalahnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si suami akhirnya membelikan istrinya mobil BMW. Tentu saja si istri merasa senang. Akan tetapi tidak berapa lama si istri masih merasakan hal yang sama. Dia merasa kesepian juga. “Pa, saya tidak tahu, kenapa ya saya masih merasa kesepian”. Langsung saja suaminya berkata,”Tenang ma, tenang sebentar lagi saya akan mengajak mama jalan-jalan ke luar negeri”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si istri merasa senang juga diajak jalan-jalan ke luar negeri. Akan tetapi tidak berapa lama kesenangannya juga hilang. Sang suami mulai merasa bingung. Sampai suatu hari si suami mengikuti sebuah seminar. Di seminar itu dijelaskan 3 macam&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/komunikasi-ke-otak.html"&gt;komunikasi ke otak&lt;/a&gt;, yaitu penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Sampai akhirnya dia menyadari bahwa tipe istrinya adalah perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tahu bahwa tipe perasaan lebih suka disentuh, dibelai dan sebagainya. Akan tetapi dia tidak mau cara apa yang paling disukai istrinya. Hingga akhirnya dia bertanya kepada istrinya,”Sayangku, kapan kamu merasa paling kusayang?” Si istri menjawab ,”Pada saat kamu menggosok-gosok punggungku”. Akhirnya si suami mulai menggosok-gosok punggung istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena suami sering menggosok-gosok punggungnya, si istri merasa bahagia. Si istri akhirnya ngomong ,”Wah Pa, sekarang ini saya merasa senang sekali, hati saya begitu damai.” Si suami ngomong ,”Ooo gitu ya, jadi dengan digosok-gosok punggungmu gitu saja kamu merasa senang ya”. Kata istri,”Iya pa, kenapa tidak dari dulu-dulu begini Pa.” kata si papa ,”Iya-iya, dengan digosok-gosok saja sudah senang ma, …. Kalau begitu BMW nya boleh dijual ya ma?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran yang bisa diambil :&lt;br /&gt;Kita harus mengerti apa kebutuhan pasangan hidup kita. Walaupun kita merasa sudah melakukan yang terbaik, belum tentu menurut pasangan hidup kita itu yang terbaik.Untuk itu gunakanlah &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/ilmu-bertanya.html"&gt;ilmu bertanya&lt;/a&gt;. Tanyakan kepada pasangan hidup anda apa yang paling dia suka. Cari sesuatu yang anda mudah mencapainya, tapi itu sangat &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/12/hidup-bahagia.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;membahagiakan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pasangan hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Seminar Life Revolution by TDW&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2321867020882335930?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2321867020882335930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/tipe-perasaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2321867020882335930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2321867020882335930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/tipe-perasaan.html' title='Tipe Perasaan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5817125431045604399</id><published>2010-09-01T10:44:00.002+07:00</published><updated>2010-10-13T04:39:21.772+07:00</updated><title type='text'>Motivasi Sabar</title><content type='html'>Jika anda ingin belajar sabar, belajarlah dari orang-orang yang sudah sabar. Ada salah satu kisah nyata tentang orang yang cukup terkenal kesabarannya. Orang itu yang namanya W. Mitchel. Dia adalah seorang pemuda yang tampan, tinggal di Amerika, memiliki hobi naik sepeda motor besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari dia menaiki sepeda motornya masuk ke jalan tol (di Amerika boleh). Dia mengendarai dengan kecepatan hampir 200 km/jam. Entah kenapa mendadak terjadi gangguan pada mesinnya, sehingga dia menengok ke bagian bawah, tepatnya ke bagian karburator. Tapi pa yang terjadi? Ketika dia melihat ke depan ternyata ada truk Mc Donald yang menghadang di depannya. Hanya dalam sepersekian detik dia gunakan refleknya, dia membanting setirnya dan sepeda motornya masuk ke dalam kolong truk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, dia tidak menabrak truk, akan tetapi wajahnya tergores aspal, sepeda motornya terbakar, dan tubuhnya juga terbakar 90%. Dia dibawa ke rumah sakit, dan dirawat di sana. Akan tetapi dia tidak minder. Wajahnya yang jelek karena tergores aspal malah dia jadikan sarana untuk menakut-nakutin perawatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah keluar dari rumah sakit, dia hidup seperti biasa, dia membangun bisnisnya sampai akhirnya go public. Dia juga menikah dengan perempuan yang cantik. Suatu hari dia naik helikopter pribadinya bersama 3 orang temannya. Mereka bepergian untuk menikmati indahnya pemandangan. Akan tetapi di perjalanan terjadi badai salju, sehingga saluran bahan bakarnya tersumbat salju. Malang tak bisa ditolak. Pesawatnya terjatuh, dan 3 orang temannya mati. W. Mitchel sendiri kondisinya sangat menyedihkan, tubuhnya lumpuh leher ke bawah, suaranya tidak bisa keluar karena syarafnya mati, tidak bisa bernafas kecuali memakai alat bantu, dan dia tidak bisa menelan makanan sehingga harus diinfus. Dia tidak bisa menggerakkan badannya kecuali dengan kedipan matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi seperti itu merawatnya berusaha &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/komunikasi-ke-otak.html"&gt;berkomunikasi&lt;/a&gt; dengan dia. Dibuatnya bahasa isyarat, jika kedipan mata sekali berarti iya, dan kedipan dua kali berarti tidak. Dengan mengumpulkan 26 huruf abjad ditanyakan kepada dia hurufnya ini atau bukan, sehingga akhirnya terkumpul huruf-huruf dan terbentuklah kalimat. Dengan cara seperti ini maka komunikasi dengan W. Mitchell masih bisa dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu dokter berkata, “Mulai hari ini kamu  menjadi tumbuhan, hidupmu hanya tergantung pada belas kasihan orang lain”. Mendengar perkataan dokter dia bukannya tertekan, tapi dia malah tertantang. Dia menjawab perkataan dokter dengan bahasa isyaratnya,”Memangnya kamu Tuhan.”  W. Mitchell menambahkan, bahwa dia akan keluar dari rumah sakit, dia akan bisa mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrinya pada awalnya masih setia. Akan tetapi setelah 3 minggu istrinya melarikan diri, mencairkan semua hartanya dan kabur dengan pria lain. Mendengar semua kejadian ini W. Mitchel bukan tertekan tetapi malah tertantang. Dia tidak putus asa, justru keinginannya untuk bisa mandiri makin kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari dia berkata kepada perawatnya, “Tolong alat bantu pernafasan saya dilepas”. Perawatnya ketakutan, dikiranya W. Mitchel mau bunuh diri. Akan tetapi W. Mitchel meminta terus-menerus dan meyakinkan kepada perawatnya bahwa dia hanya ingin latihan bernafas. Akhirnya sang perawat berusaha melepaskannya, sehingga W. Mitchel kesulitan bernafas. Setelah agak lama perawatnya memasangnya lagi. W. Mitchel merasa lega, akan tetapi dia meminta lagi adar alat bantu pernafasannya dilepas lagi. Sang perawat mencobanya sampai berkali-kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 14 hari ternyata W. Mitchel bisa bernafas tanpa alat bantu. Akhirnya W. Mitchel meminta kepada perawatnya agar disuapi makanan. Perawat tidak berani karena takut Mitchell tidak bisa menelan makanan, yang terburuk malah  tidak bisa bernafas. Mitchel berusaha mencari cara agar perawatnya mau, dia minta supaya disuapi jus buah dulu. Akhirnya sang perawat mencobanya. Dia menyuapkan sedikit jus buah. Mitchel berusaha menelannya, akan tetapi dia kesulitan. Malahan sebagian keluar lagi lewat hidungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu terus diulang-ulang, sampai hari ke 10 akhirnya dia bisa menelan makanan. Suatu hari dia mencoba berteriak-teriak. Perawatnya kaget, sehingga dia bertanya, “Ada apa?” Mitchel menjawab, “Engga saya hanya latihan bicara.” Tentu saja Mitchel mengucapkan ini dengan bahasa isyarat. Setelah itu Mitchel sering kedengaran berteriak-teriak. Sampai akhirnya setelah dicoba berkali-kali dia bisa berbicara. Dengan cara ini akhirnya komunikasi dengan Mitchel jauh lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Mitchel berbicara lagi kepada perawatnya. Dia minta supaya tangannya dibantu bergerak. Dia terus latihan menggerak-gerakkan tangannya. Sampai suatu saat tangannya bisa bergerak. Dia akhirnya bisa menggerakkan tangannya, sehingga bisa keluar dari rumah sakit dengan menggunakan kursi roda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah perjalanan hidup W. Mitchel, dia bisa kembali hidup normal karena kesabarannya serta &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/10/kemauan-yang-kuat.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kemauannya yang kuat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5817125431045604399?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5817125431045604399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-sabar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5817125431045604399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5817125431045604399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-sabar.html' title='Motivasi Sabar'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-8576456291409359930</id><published>2010-08-31T00:07:00.001+07:00</published><updated>2010-09-01T00:47:36.583+07:00</updated><title type='text'>Perhatian Yang Berbahaya</title><content type='html'>Mungkin anda pernah disapa oleh orang yang memberikan perhatian kepada anda ,”Kamu capek ya”. Tahukah anda bahwa ini adalah perkataan yang tidak baik? Anda mungkin tidak menyadari, akan tetapi sebenarnya perkataan ini akan menurunkan energi anda. Ingat, 70% tubuh manusia terdiri dari air. Silakan dibaca artikel saya tentang air. Jika anda membaca artikel tersebut akan terlihat bahwa jika air diberi perkataan yang tidak baik maka efeknya tidak baik. Jika diberi perkataan yang baik maka efeknya akan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah kata-kata yang positif untuk anda sendiri. Jika anda lelah, sebaiknya tidak mengatakan saya lelah, akan tetapi anda bisa mengganti dengan saya ingin charge baterai. Sebenarnya tujuan utama anda adalah ingin istirahat. Dengan istirahat ini anda melakukan charge baterai. Anda juga perlu memberikan kata-kata positif kepada orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Pak Tung (Tung Desem Waringin) ingin membuktikan kekuatan kata-kata. Dia bersekongkol dengan2 orang  temannya, sebut saja A dan B. Mereka bertiga ingin mengganggu C. Ketika C datang ke kampus, sia A berkata, “C, kamu kelihatan pucat”. Ketika Pak Tung memimpin rapat senat, pak Tung menyempatkan  bicara,”C, kamu kok kelihatan pucat”. Begitu selesai berkata si B langsung berkata,”Benar C, kamu memang pucat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai rapat senat, si C langsung pulang tanpa kuliah dengan alasan dia sakit. Beberapa hari setelah masuk maka Pak Tung berkata kepada C, “Sorry ya, kami bertiga ngerjain kamu, kami bilang kamu pucat, padahal tidak pucat, eh kamu ,malah jadi sakit sungguhan”. Si C lansung menjawab ,”Engga kok, saya memang sakit kemarin”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-8576456291409359930?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/8576456291409359930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/perhatian-yang-berbahaya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8576456291409359930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/8576456291409359930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/perhatian-yang-berbahaya.html' title='Perhatian Yang Berbahaya'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4410995909649488951</id><published>2010-08-30T00:00:00.001+07:00</published><updated>2010-09-01T00:44:29.337+07:00</updated><title type='text'>Air</title><content type='html'>Ada seorang professor di Jepang, namanya Masarua Imoto. Profesor ini pernah mengadakan penelitian tentang air. Jika air limbah diperiksa dengan menggunakan mikroskop maka Kristal molekul air tersebut akan hancur. Sangat berbeda dengan air yang jernih, bentuk kristalnya lebih baik.  Jika air diberi doa, ternyata kristalnya juga akan baik. Berbeda jika air tersebut dimaki-maki. Maka air tersebut kristalnya akan hancur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin melakukan penelitian tetapi anda tidak memiliki mikroskop, anda bisa melakukan hal ini. Ambillah nasi, masukkan ke dalam toples. Akan tetapi jangan menggunakan nasi yang baru dimasak, karena nasi ini masih steril. Gunakanlah nasi yang sudah 12 jam dimasak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasi tersebut masukkan ke dalam 2 buah toples. Pada toples pertama, berikan tulisan, “anda jelek” dan pada toples kedua berikan tulisan “anda baik”. Pada toples yang ada tulisannya anda jelek, setiap hari anda maki-maki, “anda jelek, goblok, nakal” dan semua makian yang jelek. Pada toples kedua, berikan kata-kata yang bagus, misalnya ,”anda baik, saya sayang sama kamu, I love you” atau anda beri doa-doa yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi setelah 2 atau 3 minggu? Ternyata nasi yang anda makai-maki akan berwarna hitam dan busuk, baunya tidak enak dan menyengat. Nasi yang anda beri kata-kata positif, warnanya akan menguning, keluar bau yang harum atau meragi. Selamat mencoba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4410995909649488951?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4410995909649488951/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/air.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4410995909649488951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4410995909649488951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/air.html' title='Air'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-6894607417966369036</id><published>2010-08-29T23:59:00.001+07:00</published><updated>2010-09-01T00:40:08.720+07:00</updated><title type='text'>Saya Sulit fokus</title><content type='html'>Jika anda terlanjur mengatakan “Saya sulit fokus” maka segeralah mengucapkan “Itu dulu, sekarang saya adalah orang yang mudah fokus.” Ini adalah untuk merusak pola pemikiran kita yang seringkali tidak mendukung untuk sukses. Apa yang anda katakana akan memprogram fikiran anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mengatakan ,”Saya sedang sakit”. Padahal anda tidak sakit maka anda memprogram fikiran anda supaya sakit. Kalaupun anda memang agak sakit dan mengatakan hal itu, sebenarnya anda memprogram otak anda supaya lebih sakit. Lebih parahnya lagi ada karyawan yang agak sakit, dia menelpon ke kantor dengan nada memelas sambil mengatakan ,”Saya lagi sakit, saya butuh istirahat, tolong ya diijinkan hari ini saya tidak masuk.” Apa yang terjadi setelah nelpon? Karyawan tadi langsung tiduran untuk melakukan pembenaran bahwa dirinya sedang sakit. Ini sama saja dengan memprogram otaknya supaya menjadi lebih sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mengatakan saya sulit bicara di depan umum maka anda akan benar-benar kesulitan bicara di depan umum. Lebih parahnya lagi jika anda mengatakan,”Saya ini memang tidak bisa bicara di depan umum.” Kondisi ini akan lebih parah, karena jika ada orang yang mengatakan “coba buktikan.” Maka anda akan melakukan pembenaran bahwa anda tidak bisa bicara di depan umum. Jika anda mengatakan,”Lidah saya selalu kaku jika bicara di depan umum”. Jika anda mengatakan hal ini di depan beberapa orang maka anda akan berusaha menunjukkan kepada mereka jika anda kesulitan bicara di depan umum”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mengatakan “Saya tidak bisa fokus ” maka yang terjadi memang bisa demikian. Padahal sebenarnya setiap orang bisa fokus. Orang tidak akan bisa fokus pada hal-hal yang tidak diminatinya. Kalau tidak percaya jika anda membaca “36 jurus kamasutra” maka kemungkinan besar anda akan fokus. Apalagi jika dilengkapi dengan gambar-gambarnya, maka anda akan jauh lebih fokus. Yang terpenting bagaimana caranya anda belajar fokus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-6894607417966369036?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/6894607417966369036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/saya-sulit-fokus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6894607417966369036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6894607417966369036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/saya-sulit-fokus.html' title='Saya Sulit fokus'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-3035782027701937871</id><published>2010-08-28T23:58:00.000+07:00</published><updated>2010-09-01T00:04:51.416+07:00</updated><title type='text'>Tidak Ada Yang mudah</title><content type='html'>Seringkali ada orang yang berkata,”Tidak ada yang mudah, semuanya harus diperjuangkan.” Pernyataan ini jika dilihat sekilas memang bagus. Di sini saya tidak bermaksud menyalahkan prinsip di atas. Bisa benar, bisa juga salah, semuanya tergantung dari sudut pandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang anda katakan, itulah yang akan menjadi kenyataan. Jika anda mengatakan tidak ada yang mudah maka yang akan terjadi dalam hidup anda bahwa semuanya tidak ada yang mudah. Akan tetapi pernyataan ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan semuanya sulit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dalam hidup ini tidak semuanya harus diperjuangkan. Ada kalanya kita harus menikmati. Tidak semunya harus diperjuangkan, terkadang kita harus menikmatinya. Contohnya adalah ketika anda menghirup oksigen, apakah anda harus berjuang? Jika yang anda katakan anda harus selalu berjuang maka ini juga membahayakan anda sendiri, terkadang bisa membuat anda kena stroke, serangan jantung dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan anda menikmati hidup anda? Kapan anda terakhir memandang pasangan hidup anda lebih dari 3 menit? Kapan terakhir anda makan dan benar-benar menikmati? Kapan anda terakhir minum dan konek dengan minuman anda?  Kapan anda terakhir menikmati nafas anda?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda terkadang perlu melakukan hal-hal itu, makan atau minum dengan konek dengan makanan atau minuman anda. Kalau perlu kita minum sambil dikunyah 33 kali, rasanya akan berbeda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-3035782027701937871?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/3035782027701937871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/tidak-ada-yang-mudah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3035782027701937871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3035782027701937871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/tidak-ada-yang-mudah.html' title='Tidak Ada Yang mudah'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-7615145021569404121</id><published>2010-08-27T23:57:00.001+07:00</published><updated>2010-09-01T00:30:33.155+07:00</updated><title type='text'>Merusak Pola</title><content type='html'>Cerita ini saya dapat dari guru saya, Tung Desem Waringin. Ketika itu beliau sedang menuju ke seminar di malam hari. Mendadak ada sebuah telpon dari seorang perempuan. Perempuan itu sedang curhat kepada Pak Tung. Perempuan itu berkata,”Pak Tung, saya punya masalah, saya pernah berpacaran dengan dosen saya. Dosen saya mengaku masih bujang, ternyata sudah memiliki istri, padahal hubungan saya sudah terlalu jauh. Pak Tung, sekarang ini lagi turun hujan, lampu juga mati, kelihatannya sangat cocok buat saya untuk bunuh diri”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengatakan hal itu dia langsung menangis, sehingga tidak bisa diajak bicara. Akhirnya Pak Tung berusaha merusak polanya. Pak Tung berkata kepada perempuan tadi, “Coba sekarang telunjuk jarimu angkat ke atas dan putar-putar, sambil mengatakan oeeeng, oeeeng, ….. setelah itu masukkan ke hidung dalam-dalam sambil mengatakan .. bunuh diri niyee”. Pak Tung berharap agar si perempuan melakukan itu sehingga geli dan tidak jadi bunuh diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi si perempuan nampaknya tidak melakukan hal itu, terbukti dia menangis terus. Pak Tung cari akal, bagaimana agar si perempuan bisa diajak bicara. Pak Tung berusaha merusak pola dengan cara lain, akhirnya Pak Tung bertanya,”Pernah engga kamu kentut di depan umum?” Setelah ditanyakan hal itu si perempuan menjawab ,”Pak Tung kenapa nanya seperti itu?” Mendadak si perempuan bisa bicara karena polanya rusak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu si perempuan mulai bisa diajak bicara, Pak Tung bertanya,”Agamamu apa?” Si perempuan menjawab ,”Budha”. Pak Tung bertanya,”Seberapa besar kamu percaya sama Budha, jika skalanya 0 sampai 10, maksudnya jika 0 tidak percaya, jika 5 sedang-sedang, jika 10 percaya banget”. Si perempuan menjawab 10. Pertanyaan ini penting, karena jika si perempuan tidak percaya pada Budha, atau tingkat percayanya 0, percuma pak Tung mengaitkan dengan Budha. Pertanyaan dilanjutkan lagi, “Kenapa kamu percaya sama Budha?” Perempuan tadi menjawab, “Karena saya pernah diselamatkan oleh Budha, waktu itu saya bersama teman saya terjatuh dari jembatan penyeberangan, saya masih bisa menggantung, teman saya terjatuh dan mati. Saya masih hidup”. Akhirnya Pak Tung bicara dengan suara keras, “Oooo jadi begitu ya, begitu Budha menyelamatkan kamu, sekarang kamu mau bunuh diri ya?” Si perempuan tambah menangis, mendadak handphonenya mati, si perempuan tidak bisa dihubungi. Pak Tung kebingungan, karena di tempat perempuan, listrik sedang mati. Sementara terapi belum selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu Pak tung mau memberikan seminar, sehingga tidak bisa melanjutkan terapinya. Pak Tung hanya bisa meng-sms yang bunyinya, “Tunggu jam 12 malam, nanti saya telpon, saya tidak bisa nelpon sekarang karena harus mengisi seminar”. Dengan cara seperti ini jika perempuan masih menunggu jam 12 malam maka keinginan bunuh dirinya bisa jadi tertunda sampai jam 12 malam, karena menunggu telpon Pak Tung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seminar, pak Tung menceritakan kejadian ini di seminar, sambil minta kepada seluruh peserta seminar untuk meng-sms yang isinya memberikan motivasi. Jika semua peserta seminar mengirimkan sms maka si perempuan akan lama membaca smsnya, sehingga dia tidak sempat bunuh diri sampai jam 12 malam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jam 12 malam Pak Tung menelpon lagi. Rupanya si perempuan sudah mulai baik. Dia berkata,”Pak Tung terima kasih, sekarang saya sudah baikan, sampaikan salam kepada teman-teman Bapak yang telah memberikan motivasi kepada saya, ini ada si Joni, Budi, Rina, … dan masih banyak lagi” Rupanya si perempuan menbaca sms tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Pak Tung bertanya ,”Apa yang mau kamu lakukan?” Dia menjawab,”Saya besok akan menuju wihara yang terbesar di Jakarta. Senin saya akan ke kampus menemui dosen saya”. Pak Tung agak bingung, wah jangan-jangan menemui dosennya untuk pacaran lagi, sehingga Pak Tung bertanya,”Untuk apa menemui dosen?”  Si perempuan menjawab,”Saya akan mengatakan kepadanya, dia berhak mendapatkan kebahagiaan, saya juga berhak, tapi saya tidak mau mengganggu rumah tangganya. Dan akan saya katakana, dia sudah tidak ada artinya bagi saya”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-7615145021569404121?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/7615145021569404121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/merusak-pola.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7615145021569404121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7615145021569404121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/merusak-pola.html' title='Merusak Pola'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-3074369600848178787</id><published>2010-08-26T10:13:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T10:14:00.149+07:00</updated><title type='text'>Berdaya</title><content type='html'>Cerita 1:&lt;br /&gt;Ada seorang agen asuransi, suatu hari dia memiliki janji bertemu dengan kliennya. Akan tetapi pada hari yang ditunggu, terjadi banjir setinggi dada, sehingga dia tidak bisa keluar rumah. Pada saat itu listrik mati dan telepon juga tidak bisa digunakan karena banjir. Handphone juga kehabisan baterai. Dia memutuskan untuk tidak bertemu dan  berharap bahwa kliennya bisa memaklumi karena kondisinya yang memang tidak memungkinkan untuk bertemu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita 2 :&lt;br /&gt;Ada seorang agen asuransi, suatu hari dia memiliki janji bertemu dengan kliennya. Akan tetapi pada hari yang ditunggu, terjadi banjir setinggi dada, sehingga dia tidak bisa keluar rumah. Pada saat itu listrik mati dan telepon juga tidak bisa digunakan karena banjir. Handphone juga kehabisan baterai. Dalam kondisi banjir begini mencari air bersih sangat sulit, sehingga banyak penjual aqua yang sengaja menjual air minum bersih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada penjual aqua yang datang dia bertanya,”Mas boleh pinjam handphone sebentar? Saya mau pakai simcard saya sendiri, kalau boleh bapak saya kasih uang Rp 20.000,-” Karena mendapat uang maka penjual aqua tadi mengijinkan. Akhirnya agen asuransi tersebut menelpon kliennya, mengubah janji pertemuannya dengan alas an banjir setinggi dada. Kliennya memaklumi dengan alasan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita 3 :&lt;br /&gt;Ada seorang agen asuransi, suatu hari dia memiliki janji bertemu dengan kliennya. Akan tetapi pada hari yang ditunggu, terjadi banjir setinggi dada, sehingga dia tidak bisa keluar rumah. Pada saat itu listrik mati dan telepon juga tidak bisa digunakan karena banjir. Handphone juga kehabisan baterai. Dengan kondisi seperti itu dia tetap berusaha menemui kliennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pergi dengan membawa baju cadangan, dimasukkan ke dalam tas, kemudian tasnya dibungkus plastik. Dia berangkat walaupun harus mencebur ke air banjir yang kotor, dia menuju tempat janjinya. Begitu keluar dari banjir dia menuju sebuah masjid yang ada tempat mandinya, dia mandi di situ dan berganti pakaian sehingga dia bisa menemui kliennya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga hal tersebut, cerita kedua tentu lebih baik dibandingkan dengan cerita pertama. Akan tetapi tentunya cerita ketiga adalah yang paling baik. Dia berdaya, melakukan apapun agar tujuannya tercapai. Orang seperti inilah yang disebut tangguh. Dia tidak menyalahkan keadaan, tidak ada alas an bagi dia untuk terlambat, bahkan membatalkan janji. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di cerita kedua, kliennya masih memakluminya, tetapi tidak menutup kemungkinan klien tersebut ditemui agen asuransi lain, sehingga dia membatalkan pertemuannya, apalagi pada cerita 1. Bisa jadi pada cerita 1, kliennya tidak mengetahui kalau ada banjir. Sekarang seberapa berdayakah anda? Kemampuan daya upaya anda seperti cerita 1, cerita 2, atau cerita 3?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-3074369600848178787?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/3074369600848178787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/berdaya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3074369600848178787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3074369600848178787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/berdaya.html' title='Berdaya'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2080598186444366514</id><published>2010-08-25T09:28:00.000+07:00</published><updated>2010-08-31T18:34:41.010+07:00</updated><title type='text'>Situasi Dan Kondisi</title><content type='html'>Orang seringkali menyalahkan situasi. Ketika ditanya&lt;br /&gt;A : “Gimana kabarnya?”&lt;br /&gt;B: “Ngga baik”&lt;br /&gt;A:”Lho, kenapa?”&lt;br /&gt;B:”La sudah 5 tahun tidak naik gaji”&lt;br /&gt;A:”Kenapa bisa gitu?”&lt;br /&gt;B:”La atasanku goblok”&lt;br /&gt;A:”Ya sudah kalau atasanmu goblok, kamu malah bisa bekerja sungguh-sungguh supaya bisa menggantikan atasan kamu”.&lt;br /&gt;B:”Ya ndak bisa, wong teman-teman tidak ada yang mendukung kok, teman-temanku goblok”&lt;br /&gt;A:”Ya sudah kalau teman-temanmu goblok, kamu pindah ke perusahaan lain saja supaya bisa lebih baik”.&lt;br /&gt;B:”Ya ndak bisa wong perusahaan lain juga goblok”&lt;br /&gt;A:”Ya sudah, kalau perusahaan lain juga goblok kamu malah bisa mendirikan perusahaan sendiri, jadinya kamu malah bisa lebih cepat kaya raya”.&lt;br /&gt;B:”Ya ndak bisa wong situasi ekonominya juga goblok, menterinya goblok, presidennya goblok, Negara kita ini memang Negara goblok”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang paling goblok? Tentunya si B sendiri. Betapa banyaknya orang yang sering menyalahkan situasi dan kondisi. Situasi dan kondisi yang buruk jangan dijadikan alasan untuk mundur. Situasi dan kondisi hendaknya dijadikan alasan bagi kita untuk kerja lebih cerdas, untuk membuat kita menjadi lebih tangguh, untuk membuat kita berdaya sedemikian hingga esoknya jika kita menhadapi masalah lagi kita akan jauh lebih pintar dalam mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 orang bersaudara, yang satu gagal luar biasa dan yang satu lagi berhasil luar biasa. Yang satu menjadi pencuri, perampok, suka judi, mabuk, bahkan membunuh orang. Yang satu lagi justru menjadi pengusaha yang sangat sukses. Yang pertama tadi akhirnya masuk penjara. Ketika ditanya kenapa kamu bisa seperti ini, dia menjawab, “Saya dulu punya seorang ayah yang suka mabuk, main judi, sudah gitu sering kalah dalam main judinya. Kalau pulang sering larut malam, sudah begitu suka marah-marah sama mama. Dalam kondisi keluarga seperti itu, bagaimana saya bisa menjadi orang yang baik dan berhasil?” Ketika orang menanyakan kepada saudaranya, kenapa kamu bisa berhasil, ternyata jawabannya sama, “Saya dulu punya seorang ayah yang suka mabuk, main judi, sudah gitu sering kalah dalam main judinya. Kalau pulang sering larut malam, sudah begitu suka marah-marah sama mama. Terus terang saya tidak mau memiliki keluarga yang seperti itu. Makanya saya berusaha keras untuk menjadi pengusaha sukses supaya tidak memiliki keluarga yang seperti itu. Alasan boleh sama, tapi hasil bisa jauh berbeda, tergantung bagaimana cara kita member arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah bagaimana dengan anda? Sekarang apakah kondisi anda selalu anda salahkan sehingga anda ingin mundur? Atau justru membuat anda lebih maju. Terserah kepada anda, hidup penuh dengan pilihan, saya tidak bisa memaksa anda. Anda bisa memilih penyebabnya, tetapi tidak bisa memilih akibatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2080598186444366514?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2080598186444366514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/situasi-dan-kondisi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2080598186444366514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2080598186444366514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/situasi-dan-kondisi.html' title='Situasi Dan Kondisi'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-7012368263102228255</id><published>2010-08-24T09:27:00.000+07:00</published><updated>2010-08-31T18:34:21.338+07:00</updated><title type='text'>Kucing Di Dalam Diri Kita</title><content type='html'>Suatu hari ada seorang teman laki-laki yang sedang punya masalah. Masalahnya cukup serius, yaitu pacarnya hamil. Dia tidak mau dianggap salah, hanya mengatakan ,”Ya gimana, wong dia menyodorkan diri …. Kucing kok dikasih ikan, ya dimakan”. Terus saya jawab,”La kamu orang apa kucing”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang tidak bisa memungkiri, bahwa ada sifat kucing yang ada di dalam diri kita. Hanya saja kadarnya berbeda-beda. Seringkali kita tidak mau mengakui kesalahan kita. Kita cenderung menyalahkan orang lain. Istilahnya kita sering mencari kambing hitam. Kalau tidak ada kambing hitam kita mencari gajah hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang diakui, sebagai manusia kita tidak bisa sempurna, selalu ada kekurangan. Akan kita adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna. Untuk itu kita jangan melakukan pembenaran terhadap dunia perkucingan tadi.  Memang otak manusia ini (batang otak) hanya didesain untuk mencari nikmat dan menghindari sengsara. Ada kenikmatan kita kejar, jika ada kesengsaraan kita hindari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan otak mamalia, itu memiliki 4 hal yang dianggap nikmat&lt;br /&gt;1. Makan : makan merupakan sesuatu kenikmatan tersendiri bagi mamalia&lt;br /&gt;2.Seks : Jelas ini sangat nikmat, sehingga muncul jiwa perkucingan tadi&lt;br /&gt;3.Perasaan Menang : Mamalia selalu ingin lebih menang dibandingkan yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika seseorang sudah menikah, tetapi di kantor menggoda lawan jenis, itu yang bekerja adalah otak mamalianya. Ini bisa saja dilakukan, akan tetapi bukan berarti kita membenarkan membenarkan otak perkucingan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mengalami penderitaan maka mamalia melakukan 4 hal&lt;br /&gt;1. Melawan : seringkali jika mamalia diserang maka dia memberikan perlawanan&lt;br /&gt;2. Serang : Selain melawan mamalia juga menyerang, untuk balas dendam&lt;br /&gt;3. Lari : Apabila tidak bisa melawan atau menyerang maka yang dilakukan adalah melarikan diri&lt;br /&gt;4. Sembunyi : Jika melarikan diri sudah tidak mampu juga maka yang dilakukan adalah sembunyi, ini seperti burung unta, ketika dikejar harimau, dia malah menyembunyikan kepalanya di dalam pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan otak modern yang memang lebih kreatif. Ketika dipukul oleh orang lain malah bisa mengucapkan, “Terima kasih, kamu kok baik banget.” Setelah itu dibawa pulang ke rumah dan dikasih makan, tetapi makanannya dikasih racun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bukan memang bukan manusia sempurna, tetapi kita akan berusaha untuk tetap outstanding&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-7012368263102228255?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/7012368263102228255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kucing-di-dalam-diri-kita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7012368263102228255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7012368263102228255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kucing-di-dalam-diri-kita.html' title='Kucing Di Dalam Diri Kita'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-6839260465788898027</id><published>2010-08-23T09:26:00.000+07:00</published><updated>2010-08-31T18:34:01.757+07:00</updated><title type='text'>Menang Adalah Mudah</title><content type='html'>Dalam setiap pertandingan, seringkali menang adalah mudah, karena lawannya sedikit. Misalnya ketika Taufik Hidayat pernah menjadi juara dunia badminton, apakah dia telah mengalahkan 6 milyar manusia? Tentu tidak. Karena dia belum pernah mengalahkan saya. Dia hanya bertanding beberapa kali, penyisihan, perempat final, semi final, terakhir final, dan dia menjadi juara dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mendengar pengalaman guru saya Tung Desem Waringin, bagaimana dia bisa menjadi mahasiswa teladan, juara cepat tepat P4, sampai juara 2 lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional. Kenapa mudah mencapainya? Karena tidak ada mahasiswa yang dari awal masuk menetapkan tujuannya untuk menjadi mahasiswa teladan. Tidak ada mahasiswa yang dari awal masuk menentapkan tujuannya untuk menjadi juara lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di awal kuliah Pak Tung bertanya kepada mantan mahasiswa teladan, bagaimana caranya menjadi mahasiswa teladan. Dari jawaban mereka pak Tung tahu bahwa untuk menjadi mahasiswa teladan, indeks prestasi harus lebih besar dari 3, harus aktif di organisasi serta aktif ikut lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menetapkan diri untuk menjadi juara lomba karya tulis ilmiah, Pak Tung sudah mencoba ikut, padahal syaratnya ikut adalah mahasiswa semester 5. Saat itu beliau masih semester 1. Ternyata beliau tidak ditolak. Kenapa dia nekat walaupun masih semester 1? Karena jika ikutnya di semester 5 dan beliau gagal maka beliau tidak bisa mencoba lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengalamannya di semester 1 dan 3 maka ketika di semester 5 beliau dengan mudah menjadi juara. Pada saat beliau ikut di semester 5, ternyata tidak ada orang lain di UNS yang ikut, sehingga otomatis beliau menjadi juara 1. Ketika ditandingkan dengan seluruh perguruan tinggi di rayon B, beliau menjadi juara 1. Kenapa begitu mudah menjadi juara 1? Karena tidak semua perguruan tinggi di Rayon B ikut. Hanya ada 5 perguruan tinggi yang ikut, sehingga beliau hanya mengalahkan 4 orang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba saatnya dibawa ke nasional. Kali ini lawannya hanya 2. Kenapa? Karena hanya ada 3 rayon yang ikut, rayon A, rayon B, dan rayon C. Dari hasil ini beliau menjadi juar 2. Berarti beliau juara 2 nasional. Sekali lagi, menang adalah mudah karena lawannya sedikit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-6839260465788898027?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/6839260465788898027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/menang-adalah-mudah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6839260465788898027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6839260465788898027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/menang-adalah-mudah.html' title='Menang Adalah Mudah'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5887711681686633982</id><published>2010-08-22T05:51:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T08:00:21.425+07:00</updated><title type='text'>Opini Dan Informasi</title><content type='html'>Opini berbeda dengan informasi. Sebenarnya anda tidak membutuhkan opini. Anda membutuhkan informasi. Pernah ada suatu cerita. Ada seseorang yang sedang sakit, sehingga perlu dioperasi, ketika itu istrinya berkata kepada anaknya yang sudah dewasa. Wah, jangan …. Itu tetangga kita yang mati waktu itu karena operasi. Anak kedua langsung bicara ,”Sssst jangan bicara seperti itu, nanti kalau kedengaran ayah, psikisnya terganggu”. Kakaknya malah menambahkan,”Iya, teman saya juga ada yang meninggal setelah dioperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kedua langsung ngomong,”Kita ngomong kaya gitu, ga ada keuntungannya. Gimana kalau kita Tanya ke yang lebih kompeten. Akhirnya anak kedua datang ke dokter, “Dokter, kalau ayah saya dioperasi peluangnya meninggal berapa persen?” Si dokter menjawab ,”100%”. “Lho dok, kok 100% gimana?” Kata dokter,”Semua orang kan pasti meninggal”. “Ya iya dok, tapi maksudnya kalau ayah saya dioperasi kemungkinannya untuk selamat berapa besar dibandingkan dengan tidak dioperasi”.&lt;br /&gt;Kata dokter,”Ya, dari 100 orang yang dioperasi, kemungkinan yang gagal 2 atau 3”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang mana yang disebut dengan opini? Mana yang disebut dengan informasi? Tentu saja yang disebut dengan opini adalah pernyataan yang diutarakan oleh ibu dan kakaknya, sementara yang dimaksud dengan informasi adalah yang dikatakan oleh si dokter. Anda tidak membutuhkan opini, anda hanya butuh informasi. Berhati-hatilah memilih berita yang masuk, jangan sampai yang anda terima opini saja. Untuk lebih jelasnya, bacalah tentang &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/perkataan-orang-lain.html"&gt;perkataan orang lain&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5887711681686633982?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5887711681686633982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/opini-dan-informasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5887711681686633982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5887711681686633982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/opini-dan-informasi.html' title='Opini Dan Informasi'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4704687754225537284</id><published>2010-08-21T05:45:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T07:59:55.785+07:00</updated><title type='text'>Perkataan Orang Lain</title><content type='html'>Apakah anda sangat perduli denga perkataan orang lain? Jika ya, berhati-hatilah. Sebaik apapun perbuatan anda, maka selalu ada orang yang mengomentari. Kalau anda begitu perduli dengan omongan orang lain, anda akan sulit untuk maju. Anda akan repot dalam melakukan segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak yang pergi ke pasar mengendarai keledai. Si anak naik di atas keledai, sementara kakeknya menuntun keledainya. Sampai di sebuah desa ada orang yang berkata,”Ini anak tidak berperi kekakekan, masa kakek yang sudah tua begitu disuruh nuntun, dia sendiri enak-enak naik keledai”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perkataan orang tadi, akhirnya kakeknya naik keledai, sementara cucunya menuntun. Sampai di desa berikutnya ada orang yang berkomentar,”Ini kakaek tidak berperi kecucuan, masa cucu yang masih kecil disuruh menuntun keledai, sementara kakeknya enak-enak naik di atas keledai”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi perkataan orang tadi akhirnya mereka berdua naik di atas keledai. Di desa berikutnya ada orang yang berkomentar,”Ini orang tidak berperikeledaian, masa keledai kecil ditunggangi berdua”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua bingung, akhirnya memustuskan untuk menuntun keledai tanpa menaikinya. Di desa berikutnya dikomentari orang juga, “Dasar, orang goblok, masa keledai kaya gitu tidak dipakai, sayang banget, padahal keledai kan binatang yang kuat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua akhirnya menggendong keledainya. Di desa berikutnya masih ada orang yang berkomentar,”Wah, ini yang sakit orangnya atau keledainya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah, seperti apapun yang mereka lakukan, tetap saja masih ada komentar yang tidak baik. Jika mereka menanggapi maka mereka akan sibuk sendiri. Jadi, jangan perduli dengan komentar orang lain. Komentar orang lain yang kompetenlah yang harus anda perhatikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4704687754225537284?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4704687754225537284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/perkataan-orang-lain.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4704687754225537284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4704687754225537284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/perkataan-orang-lain.html' title='Perkataan Orang Lain'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-3143732922551181701</id><published>2010-08-20T05:44:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T07:59:30.102+07:00</updated><title type='text'>Nasib Baik Nasib Buruk</title><content type='html'>Diceritakan, ada sebuah keluarga yang memiliki 1 orang anak. Mereka memelihara seekor kuda. Suatu hari kudanya pergi menghilang. Tetangganya langsung bicara ,”Wah nasibmu begitu buruk ya, kuda satu-satunya milikmu pergi entah kemana, padahal kehidupan keluargamu sangat tergantung pada kuda itu.” Pemilik kuda itu berkata ,”Nasib baik-nasib buruk siapa yang tahu, jalani saja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kudanya menghilang beberapa hari, ternyata kuda tersebut kembali dengan membawa puluhan kuda liar. Tetangganya langsung berkata,” Wah nasibmu begitu baik ya, ternyata kudamu kembali dengan membawa kuda-kuda liar”.  Pemilik kuda itu berkata ,”Nasib baik-nasib buruk siapa yang tahu, jalani saja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya anaknya bermain-main dengan kuda liar tadi dengan tujuan untuk menjinakkannya. Tapi apa yang terjadi? Ternyata anaknya terjatuh dari kuda liar tadi sampai tulangnya patah, sehingga anaknya cacat seumur hidup. Tetangganya langsung berkata,”Wah nasibmu begitu buruk ya, anakmu satu-satunya cacat seumur hidup”. Langsung saja dia jawab,” Nasib baik-nasib buruk siapa yang tahu, jalani saja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan setelah itu, negara mereka terlibat perang. Dalam perang itu sudah dipastikan Negara mereka tidak mungkin menang. Pimpinan Negara itu akhirnya mencari pemuda-pemuda yang masih sehat untuk diikutkan dalam perang. Anak pemilik kuda tadi tidak bisa diikutkan karena cacat, sementara tetangganya harus menyerahkan anaknya. Tetangganyapun akhirnya berkata,”Wah nasibmu begitu baik ya, anakmu tidak ikut perang, padahal perang ini negara kita pasti kalah”. Diapun menjawab,” Nasib baik-nasib buruk siapa yang tahu, jalani saja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dalam perang tersebut negara mereka menang, sehingga anak tetangga yang ikut perang mendapat jabatan di pemerintahan. Tetangga tadi langsung berkata ,”Wah nasibmu begitu buruk ya, anakmu tidak memperoleh jabatan di pemerintahan”. Langsung dijawab,” Nasib baik-nasib buruk siapa yang tahu, jalani saja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun setelah kejadian itu, anak yang mendapat jabatan tadi terlibat dalam korupsi, sehingga menjadi buron. Bahkan orang tuanya ikut menjadi buron. Dia berkata kepada pemilik kuda,”Wah nasibmu begitu baik ya, tidak seperti nasibku yang menjadi buron. Maka dia jawab,” Nasib baik-nasib buruk siapa yang tahu, jalani saja”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-3143732922551181701?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/3143732922551181701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/nasib-baik-nasib-buruk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3143732922551181701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3143732922551181701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/nasib-baik-nasib-buruk.html' title='Nasib Baik Nasib Buruk'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-1357144839586368216</id><published>2010-08-19T05:44:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T07:59:04.424+07:00</updated><title type='text'>Cambukan yang Tidak Sakit</title><content type='html'>Ada seorang anak yang hanya diasuh oleh ibunya, karena ayahnya sudah meninggal. Anak ini sangat nakal, sehingga sering dihajar oleh ibunya. Anehnya, ketika dihajar, anak ini tidak pernah menangis. Berkali-kali anak ini nakal, sehingga ibunya menghajarnya dengan cambuk. Tapi aneh, anak ini tidak pernah menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah besar anak ini masih nakal juga. Ibunya masih sering mencambuknya supaya dia jera. Akan tetapi anak ini masih tetap nakal, dan tidak pernah mengeluh atas cambukan ibunya. Suatu hari, karena kenakalannya, anak ini dihajar lagi oleh ibunya, tapi aneh, hari itu si anak menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya agak heran dan bertanya, “Nak, kamu sudah sering saya cambuk dari dulu, tapi tidak pernah nangis. Kenapa baru sekarang menangis?” Si anak berkata sambil menangis, “Ma, mulai hari ini saya tidak nakal lagi. Saya nangis, karena cambukan mama tidak sakit lagi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata anak ini memberikan arti yang berbeda. Ketika cambukan ibunya masih sakit, dia mengartikan ibunya masih sayang kepada dia dan masih sehat. Ketika cambukan ibunya tidak terasa sakit,aka dia mengartikan ibunya sudah tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, buat para pembaca artikel ini, ketahuilah bahwa jika orang tua anda suka marah-marah kepada anda, ini artinya orang tua anda masih sayang kepada anda. Yang paling berbahaya adalah jika orang tua anda sudah cuek kepada anda. Dicuekin, jauh lebih menyakitkan dibandingkan dengan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-1357144839586368216?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/1357144839586368216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/cambukan-yang-tidak-sakit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1357144839586368216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1357144839586368216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/cambukan-yang-tidak-sakit.html' title='Cambukan yang Tidak Sakit'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-6201244726497180246</id><published>2010-08-18T07:49:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T07:58:37.472+07:00</updated><title type='text'>Setiap Kejadian Harus Disyukuri</title><content type='html'>Suatu hari ada seorang raja yang sedang berburu bersama para pengawalnya dan satu orang penasehatnya. Pada saat sampai di hutan raja mengeluarkan peralatan berburunya. Pada saat memakai pisau, mendadak jarinya terpotong sampai putus. Sang raja merasa sangat kesakitan. Ketika dalam masa perawatannya, sang raja bertanya kepada penasihatnya, wahai penasihatku, apa makna dari kejadian ini. Sang penasehat mengatakan ,”Apapun kejadiannya, perlu kita syukuri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan penasehatnya ini raja merasa tersinggung. Dia mengatakan dengan nada keras ,”Apa-apaan kamu ini, masak saya kehilangan jari harus disyukuri?” Saya tidak bisa mensyukuri kejadian seperti ini.” Sang penasihat berkata lagi, “Benar baginda, baginda memang kehilangan jari, tetapi tetap ada yang bisa kita syukuri.” Karena tidak bisa menerima kata-kata penasehatnya, sang raja menyuruh para pengawal untuk memenjarakan  penasihat ini sesampainya di istana. Yang terjadi memang demikian, akhirnya sang penasehat dimasukan ke dalam penjara. Dia mengangkat penasehat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa bulan, raja sudah tidak merasa asing dengan kehilangan jari kelingkingnya. Karena hobinya berburu, dia tetap ingin berburu. Suatu hari dia berburu bersama para pengawalnya dan penasehatnya yang baru. Rombongan ini mencari tempat perburuan di hutan. Mereka masuk ke hutan yang sangat lebat. Malang nasib mereka, ternyata daerah itu adalah kekuasaan suku yang masih terasing. Mereka akhirnya ditangkap. Sudah menjadi kebiasaan suku itu, jika ada orang asing yang masuk, mereka menangkapnya, kemudian memandikannya dan menyembelihnya untuk dijadikan persembahan para dewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mereka memandikan rombongan itu. Tiba giliran raja, mereka melihat jarinya tidak lengkap. Karena jarinya tidak lengkap mereka meyakini kalau orang ini tidak layak menjadi persembahan buat para dewanya. Akhirnya orang ini ditendang dan disingkirkan. Orang ini yang tidak lain adalah raja, berusaha melarikan diri. Suku asing ini tidak memperdulikannya karena orang ini dianggap cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jerih payah yang berkepanjangan, akhirnya sang raja sampai juga di istana. Akhirnya dia baru ingat, “benar juga kata penasehatku yang dulu, apapun kejadiannya sebaiknya kita syukuri. Selama ini saya tidak mau mensyukuri kehilangan jari saya, akan tetapi kehilangan jari ini yang malah bisa menolong saya.” Karena menyadari akhirnya dia menyuruh prajuritnya untuk mengeluarkan penasehat lama dari penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja mengangkat penasehat lama ini menjadi penasehatnya lagi. Raja berkata, “Saya mengucapkan terima kasih kepadamu, apa yang kamu katakana andalah benar. Kalau jari saya masih utuh, mungkin saya akan disembelih oleh suku asing itu, maafkan aku telah memenjarakanmu”. Sang pengawal berkata, “Tidak baginda justru hamba mengucapkan terima kasih karena telah mengambil keputusan untuk memenjarakan saya. Kalau tidak mungkin saya juga ikut disembelih oleh suku asing itu”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-6201244726497180246?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/6201244726497180246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/setiap-kejadian-harus-disyukuri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6201244726497180246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/6201244726497180246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/setiap-kejadian-harus-disyukuri.html' title='Setiap Kejadian Harus Disyukuri'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2404679257376511032</id><published>2010-08-17T07:42:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T07:58:10.855+07:00</updated><title type='text'>Komunikasi Ke Otak 2</title><content type='html'>Pada bagian sebelumnya sudah kita pelajari 3 jenis komunikasi ke otak (penglihatan, pendengaran dan perasaan) . Dengan mengetahui ini maka kita akan lebih mudah dalam menghadapi orang. Bagaimana cara berkomunikasi kepada mereka agar lebih mudah dipahami. Dengan cara seperti ini akan mengurangi jumlah pertengkaran dengan teman kita, pasangan hidup kita, ataupun anggota keluarga kita yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mempelajari cara komunikasi ke otak ini dari CD Sales Magic, dari Tung Desem Waringin. Pada kasus itu Pak Tung menceritakan komunikasi antara ayah dan ibunya. Ayahnya memang tipe penglihatan, sementara ibunya tipe perasaan. Walaupun tipe perasaan pakaian ibunya selalu rapi. Hal ini karena selama bertahun-tahun ayahnya yang selalu memperingatkan, jika keluar rumah pakaiannya tidak rapi, ayahnya selalu memperingatkan “ganti”. Dengan adanya peringatan yang terus-menerus ini maka ibunya menjadi terbiasa dengan pakaian yang rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Pak Tung sudah sering keluar negeri, suatu hari beliau diingatkan oleh ibunya ,”Kalau kamu ke luar negeri, jangan seperti papamu, sering beli mahal-mahal tapi cuma ditaruh saja.” Bahasa ibunya memang bahasa perasaan, “Beli mahal-mahal tapi cuma ditaruh saja.” Pak Tung akhirnya berbicara ,”Ibu lupa ya, kan tipe ayah berbeda dengan ibu. Terus jawaban papa apa bu.” Ibunya berkata ,”Papamu mbanyol aja : ya iya, beli mahal-mahal memang buat ditaruh, masa buat disayang-sayang”. Nah perhatikan, karena perbedaan ini maka seringkali terjadi pertengkaran, kecuali jika anda sudah saling memahami dan memaklumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingi memuaskan banyak orang, anda harus memenuhi 3 unsur di atas. Seperti seminarnya Tung Desem Waringin, unsur penglihatan, perasaan dan pendengaran semuanya dipuaskan. Dari sisi penglihatan, adanya layar yang memperlihatkan video, power point, serta tingkah pembicara sendiri yang cukup unik. Dari sisi pendengaran, sound sistem yang bagus, suara pembicara yang jelas dan penuh humor. Dari sisi perasaan, semua peserta diusahakan supaya terlibat. Dengan cara ini maka seminar Pak Tung begitu disukai. Film yang memenuhi ketiga unsur  tasi, cenderung dikenang orang kini dan sepanjang masa. Misalnya Titanic. Dari sisi penglihatan, “pemandangan bagus, bintang filmnya ganteng dan cantik. Dari sisi perasaan, ceritanya sangat menghanyutkan perasaan. Dari sisi pendengaran, lagu “My heart will go on” dengan artis yang terkenal Cellindion.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2404679257376511032?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2404679257376511032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/komunikasi-ke-otak-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2404679257376511032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2404679257376511032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/komunikasi-ke-otak-2.html' title='Komunikasi Ke Otak 2'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-3202418758236830871</id><published>2010-08-16T07:01:00.001+07:00</published><updated>2010-08-16T07:01:35.060+07:00</updated><title type='text'>Menjinakkan Gajah</title><content type='html'>Manusia seringkali dibatasi oleh fikirannya sendiri. Misalnya orang merasa tidak mungkin bisa menjadi milyarder. Kondisi ini seringkali terjadi pada kebanyakan manusia, karena pola berfikirnya yang sudah sekian lama dipengaruhi oleh lingkungannya. Lingkungan itu bisa termasuk teman-temannya, orang tuanya, serta guru-guru di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang dilahirkan di keluarga yang ekonominya menengah ke bawah, biasanya mereka berfikir setelah selesai sekolah mereka akan mencari kerja. Padahal yang namanya kerja tidak ada daya ungkit dalam penghasilannya. Sebenarnya tidak menjadi masalah jika anda memang lebih memilih hidup miskin, yang penting tidak merepotkan orang lain. Yang menjadi masalah adalah yang miskin karena terpaksa, sudah terpaksa sukanya hutang kepada orang lain dan tidak dikembalikan. Pengertian terpaksa disini saya katakana untuk orang yang memang tidak tahu cara menjadi kaya, padahal dalam hatinya ada keinginan untuk menjadi kaya. Mereka hanya berfikir bahwa yang bisa kaya raya adalah orang yang sudah memiliki modal yang kuat atau anak orang kaya. Padahal banyak sekali cara kaya cepat tanpa memerlukan modal, atau dengan modal yang kecil saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya pola berfikir yang terbatas seperti ini mirip sekali dengan seekor gajah yang sudah jinak. Gajah memang memiliki tenaga yang luar biasa, bisa menumbangkan pohon kelapa sekaligus mengangkatnya. Akan tetapi ada hal yang aneh, ketika seekor gajah jinak diikat dengan sebuah tali yang diikatkan ke batang yang lemah, gajah tetap tidak mau pergi jauh. Kenapa?&lt;br /&gt;Jawabannya adalah karena gajah itu sendiri yang membatasi. Kenapa gajah membatasi kemampuannya sendiri? Karena ada orang yang membuat pola bahwa gajah tidak memiliki kemampuan untuk lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu gajah baru ditangkap dari alam bebas, gajah diikat dengan rantai, sehingga jika dia mau pergi jauh, gajah akan tertahan oleh rantai. Ketika ada makanan yang agak jauh darinya, gajah tidak bisa mengambil, karena diikat dengan rantai. Berkali-kali gajah mencoba mengambil makanan itu, tetapi dia tetap tidak bisa. Akhirnya sanga penjinak gajah mengambil makanan itu dan diberikan kepada gajah. Kejadian itu berlangsung terus-menerus sampai beberapa tahun. Akhirnya si gajah mengambil kesimpulan, kalau dia diikat berarti tidak akan bisa lepas. Sampai akhirnya gaja diikat dengan tali biasa, tetapi gajah tidak mau melepaskannya, karena yang terfikir kalau dia diikat berarti tidak bisa lepas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mungkin anda juga mengalami hal yang sama. Banyak sekali masalah dalam kehidupan kita sehari-hari yang mana kita tidak mampu menyelesaikannya. Sebenarnya bukan kitanya tidak mampu, akan tetapi kita yang membatasi kemampuan diri kita. Persis seperti gajah yang membatasi kemampuan dirinya untuk melepaskan diri dari ikatan yang lemah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-3202418758236830871?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/3202418758236830871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/menjinakkan-gajah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3202418758236830871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/3202418758236830871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/menjinakkan-gajah.html' title='Menjinakkan Gajah'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4756784454145960494</id><published>2010-08-16T06:55:00.000+07:00</published><updated>2010-08-16T06:56:12.642+07:00</updated><title type='text'>Pentingnya Bersyukur</title><content type='html'>Suatu hari ada seorang lelaki yang pulang dari kantor. Dengan badan yang agak letih dia masuk ke dalam rumah. Setelah membersihkan tangan dan kaki, dia menuju ruang makan. Langsung dia memakan makanan yang disediakan oleh istrinya. Kebetulan makanan yang ada adalah sayur kacang panjang dan ikan asin kesukaannya. Walaupun sayurnya agak kurang garam, dia begitu menikmatinya. Begitu selesai makan dia mengatakan kepada istrinya, “Wah sayur kacang dan ikan asin masakanmu sangat enak. Terima kasih” .  Karena ucapannya ini, istrinya lebih sering menghidangkan masakan sayur kacang panjang dan ikan asin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi orang kedua. Ceritanya hampir sama, waktu itu istrinya membuat masakan kesukaannya. Hanya saja masakan itu agak kurang garam. Karena kurang garam, dia ngomel-ngomel masakannya tidak enak. Akhirnya sang istri jadi malas memasak. Sejak saat itu istrinya menjadi malas-malasan dalam memasak, sehingga masakannya malah makin tidak enak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini bisa kita ambil kesimpulan bahwa jika kita berterima kasih atas kebaikan seseorang maka orang itu akan lebih mudah melakukan kebaikannya lagi, tetapi jika kita mencela keburukannya, maka kebaikannya malah makin berkurang. Begitu juga hubungan anda dengan Tuhan. Jika anda berterima kasih kepada Tuhan (bersyukur) maka Tuhan akan menambah kenikmatan yang sudah anda terima.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4756784454145960494?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4756784454145960494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pentingnya-bersyukur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4756784454145960494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4756784454145960494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pentingnya-bersyukur.html' title='Pentingnya Bersyukur'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-981687830715349200</id><published>2010-08-14T18:59:00.003+07:00</published><updated>2010-09-24T10:49:13.377+07:00</updated><title type='text'>Pengalaman Belajar 13</title><content type='html'>(Kisah ini merupakan lanjutan dari &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pengalaman-belajar-12.html"&gt;kisah 12&lt;/a&gt;, jika anda belum membaca sama sekali silakan buka di &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;bagian 1&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengerjakan soal secepat mungkin. Nomor demi nomor saya coba terus-menerus, lumayan soal tidak sesulit olimpiade, jadi mudah untuk difikirkan. Aku bahkan mendapati soal-soal yang belum diajarkan di sekolah, tetapi aku sudah mempelajarinya ….. (dalam hati bangga juga aku bisa mengerjakannya, mungkin kalau dikerjakan temanku belum tentu bisa … he he, atau malah ga bisa) … ssst aku ga boleh gitu, ini kan kerja team, kalau temanku ga bisa berarti aku juga ikut menanggung akibatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayang, waktu yang disediakan memang tidak mencukupi. Setelah dihitung kelompokku hanya mengerjakan 40 soal. Aku menyumbang 18 soal, Wilis 13 soal dan Salman 9 soal. Karena soal pilihan ganda, maka pengoreksian bisa berlangsung cepat, siang itu langsung diumumkan. Rencananya panitia akan mengambil 10 besar untuk masuk di babak berikutnya. Urutan 1 adalah SMA Petra Surabaya, urutan 2 dan 3 saya juga lupa, SMA mana, tetapi rata-rata SMA swasta di Surabaya. SMA ku yang paling banyak mengirimkan orang sama sekali tidak ada yang lolos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang aku tidak merasa kecewa dengan kekalahan ini, karena kelompokku semuanya masih kelas 2 SMA. Jadi masih ada kesempatan sekali lagi untuk ikut. Ya, tentu saja nanti di kelas 3 SMA. Siang itu Aku langsung berpisah dengan Wilis dan Salman, mereka berdua menuju ke rumah saudara Wilis, sementara aku dan ibuku menuju tempat kost kakak. Rencananya aku dan ibuku pulang naik kereta api, sedangkan Wilis dan Salman naik bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin aku mulai masuk sekolah. Paginya aku ketemu anak kelas 3, tapi aku juga tidak tahu namanya. Dia hanya mengatakan ,”Wah hebat, kelompokmu bisa mengerjakan 40 soal.” Mungkin dia berfikir , “Kalau tahun depan kamu ikut, peluang menjadi juara cikup besar.” Oh, akau baru sadar ternyata siswa kelas 3 yang ngobrol sama aku ini berarti kemarin ikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berlalu. Aku berusaha untuk fokus belajar. Aku mulai banyak memfokuskan pada buku fisika. Maklum buku fisika karangan Yohanes Surya untuk kelas 2 ini ada 2 jilid, sedangkan kelas 1 dan kelas 3 masing-masing 1 jilid. Jadi dari kelas 1 sampai kelas 3 totalnya 4 jilid. Buku fisika semester 3 ini ketebalannya mengalahkan kelas 1 yang 2 semester, jadinya kelas 2 ini terlihat materinya paling banyak. Aku terus berlatih fisika. Soal-demi soal aku lalui, tapi nampaknya di semester 3 ini aku tidak menamatkan sampai 100%, paling hanya 80-90% saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aku juga mengikuti bimbingan belajar, namanya BES (Bina Eksakta Sosial). Ketika akhir semester di bimbel ini diadakan latihan ulangan sumatif. Dari latihan ulangan ini sebenarnya nilaiku tidak begitu tinggi, misalnya matematika nilainya hanya 74, tetapi nilai inilah yang tertinggi terpasang di papan pengumuman. Waktu aku lihat nilai fisika, aku agak terkejut juga, nilaiku ternyata mencapai 95. Wooow … hampir sempurna. Aku jadi berfikir,” sebenarnya aku lebih berbakat matematika atau fisika ya”. Tapi setelah kuamat-amati aku baru tahu, ternyata soal-soal fisika yang kupakai latihan dari buku Yohanes Surya setara dengan soal fisika mahasiswa tingkat 1. Jadi karena terbiasa dengan soal yang sangat sulit, maka soal yang sulit jadi terasa mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung ke &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/09/motivasi-belajar.html"&gt;bagian 14&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-981687830715349200?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/981687830715349200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pengalaman-belajar-13.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/981687830715349200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/981687830715349200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pengalaman-belajar-13.html' title='Pengalaman Belajar 13'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2480382915207570694</id><published>2010-08-13T17:17:00.002+07:00</published><updated>2010-08-13T17:19:14.836+07:00</updated><title type='text'>Komunikasi Dan Pengambilan Keputusan</title><content type='html'>&lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/komunikasi-ke-otak.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sistem komunikasi ke otak&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;ada 3 macam, yaitu penglihatan, pendengaran dan perasaan, sedangan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/cara-mengambil-keputusan.html"&gt;cara pengambilan keputusan&lt;/a&gt; juga ada 3 macam, yaitu tipe data, tipe referensi dan tipe diri sendiri. Jika anda mengetahui sifat-sifat orang, anda akanlebih mudah untuk mengajak orang itu melakukan sesuatu. Anda akan lebih mudah menawarkan produk anda kepada orang itu, anda akan lebih mudah memotivasi orang itu. Anda juga lebih mudah menasehati orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda punya seorang dosen yang tipenya penglihatan, mungkin akan lebih baik jika anda presentasi kepada dia menggunakan infokus. Dosen anda akan menilai apa yang anda presentasikan terlihat lebih interaktif. Tapi terkadang metoda ini tidak cocok digunakan jika dosen anda tipenya pendengaran. Orang yang tipenya pendengaran jika menonton seperti ini malah bisa mengantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan kita mengajukan proposal kepada orang yang tipe pendengaran, tapi pengambilan keputusannya adalah tipe data, maka proposal anda harus dipenuhi dengan data-data. Karena dia tipe pendengaran, coba tanyakan ,”Pak, bapak mau membaca proposal sendiri atau dibacakan.” Karena dia tipe pendengaran, kemungkinan besar dia akan memilih dibacakan. Ketika anda membacakan, tunjukkan data-data real kepadanya, biasanya setelah selesai membacakan orang seperti ini akan mudah untuk menandatanganinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menjual produk kepada orang yang tipenya referensi, maka anda bisa menunjukkan bahwa teman-temannya juga beli, artis yang ini juga beli, dan sebagainya. Kemungkinan orang seperti ini untuk beli akan lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling sulit adalah orang yang tipenya diri sendiri. Orang yang seperti ini kita berikan referensi masih sulit untuk percaya, kita tunjukkan data juga sulit untuk percaya. Tung Desem Waringin pernah punya pengalaman menghadapi orang tipe ini, tetapi komunikasi ke otaknya adalah pendengaran. Waktu itu Pak Tung, masih menjadi direktur BCA di kota Malang. Saat itu ada seseorang yang menyimpan uang depositonya dengan jumlah milyaran. Karena waktu itu krisis moneter (1998) dan banyak bank yang dilikuidasi, maka orang ini ingin mengambil uangnya dari BCA. Tentu saja ini bisa sangat mengguncang BCA. Karena itulah Pak Tung berusaha untuk mencegah orang ini dalam mengambil uang depositonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu Orang tersebut mengatakan, “Pak, saya dengar di koran banyak sekali bank-bank yang ditutup, saya khawatir BCA ini akan ditutup juga, jadi saya berniat mengambil uang deposito saya.” (perhatikan bahwa orang ini mengatakan saya dengar di Koran, padahal koran tidak ada suaranya, ini salah satu indikator bahwa orang ini tipe pendengaran). Pak Tung akhirnya berkata, “Bapak yang lebih tahu. Bukankah presiden juga mengatakan bahwa BCA yang sebesar ini tidak akan ditutup, jadi semuanya saya serahkan kepada bapak, bapak yang lebih tahu.” Karena lawan bicaranya tipe diri sendiri, maka alangkah lebih baik jika dikembalikan pada dia, misalnya dengan kata-kata tersebut “Bapak yang lebih tahu.” Dengan cara seperti itu orang yang tipe diri-sendiri mudah dipengaruhi. Setelah pembicaraan agak lama akhirnya orang tersebut berkata, “Baiklah pak, saya tidak mengambil deposito saya dulu, tapi kalau ada apa-apa ngomong ya.” Nah kurang lebih kejadiannya seperti itu, dan akhirnya orang tersebut tidak jadi mengambil uang depositonya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2480382915207570694?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2480382915207570694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/komunikasi-dan-pengambilan-keputusan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2480382915207570694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2480382915207570694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/komunikasi-dan-pengambilan-keputusan.html' title='Komunikasi Dan Pengambilan Keputusan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-7057542865113771282</id><published>2010-08-12T11:03:00.000+07:00</published><updated>2010-08-14T13:14:29.878+07:00</updated><title type='text'>Kesamaan</title><content type='html'>Sifat ingi sama selalu dimiliki oleh setiap orang. Memang terkadang tidak nyaman jika anda tidak sama dengan yang lain. Misalnya jika anda berada di lingkungan yang semua agamanya berbeda dengan anda. Anda mungkin merasa tidak nyaman. Pasti lebih nyaman jika semua agamanya sama dengan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak kecil yang masih TK. Suatu hari pembantunya salah mengenakan seragam ke anak tersebut, sehingga sampai di sekolah seragam si anak berbeda dengan seragam teman-temannya. Si anak tentunya merasa tidak nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/enam-kebutuhan-manusia-modern.html"&gt;enam kebutuhan manusia modern ini&lt;/a&gt;, sifat kesamaan selalu dimiliki oleh setiap orang. Hanya saja setiap orang berbeda-beda kadarnya. Orang yang dominan pada sifat kesamaan ini cenderung lebih suka bersama-sama teman-temannya. Kalau makan maunya bersama-sama, kalau bepergian lebih suka ada yang menemani. Dia tidak suka pergi sendirian. Orang ini juga suka mengutamakan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sifat ini dominan pada anda, berhati-hatilah memilih teman. Teman anda sangat mempengaruhi kehidupan anda. Jika teman-teman anda merokok, kemungkinan andapun akan ikut merokok. Berbeda dengan&lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/signifikan-atau-unggul.html"&gt; sifat unggul&lt;/a&gt;, jika teman-temannya merokok, dia mungkin malah tidak merokok, akan tetapi jika teman-temannya tidak merokok, dia malah ingin merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mengajak seseorang melakukan sesuatu, atau menjual barang kepada seseorang, dan anda tahu sifat orang tersebut dominan di sifat kesamaan ini, anda bisa mengaitkan dengan kesamaan, apakah dengan keluarga, apakah ada artis yang memakai produk anda, dan sebagainya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-7057542865113771282?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/7057542865113771282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kesamaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7057542865113771282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/7057542865113771282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kesamaan.html' title='Kesamaan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5474708457262086917</id><published>2010-08-11T11:01:00.000+07:00</published><updated>2010-08-14T13:14:01.102+07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Teroris</title><content type='html'>Pernahkah anda melihat seorang anak yang meminta sesuatu kepada orang tuanya sambil merengek-rengek , dan akhirnya orang tuanya memenuhinya? Atau mungkin anda punya pengalaman yang seperti ini? Jika hal ini terjadi, hati-hati, pendidikan teroris sedang dimulai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan ada seorang anak minta sesuatu kepada orang taunya. Orang tuanya tidak memenuhi, kemudian anknya merengek-rengek. Karena merasa malu dilihat orang, akhirnya orang tuanya memenuhi keinginan anak tadi. Si anak langsung mengambil kesimpulan ,”Ooo, kalau minta sesuatu tidak dipenuhi, maka saya harus merengek-rengek.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sering minta sesuatu dan merengek-rengek, akhirnya orang tuanya mencoba untuk tidak memenuhinya walaupun dia merengek-rengek. Karena merasa tidak dipenuhi, maka dia menagis keras-keras. Karena merasa malu, akhirnya orang tuanya memenuhi permintaan anaknya. Sia anak langsung mengambil kesimpulan, “Ooo, kalau meminta tidak dipenuhi, berarti harus merengek-rengek. Kalu merengek-rengek tidak cukup berarti harus menagis keras.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari orang tuanya ingin agar anaknya tidak menangis keras lagi jika meminta sesuatu. Orang tuanya berusaha tidak memenuhi permintaannya walaupun dia menangis keras. Akhirnya orang tuanyamembiarkannya walaupun si anak menangis keras-keras. Si anak langsung berusaha mencari cara agar orang tuanya memenuhi. Akhirnya si anak melakukan gulung-gulung di lantai. Orang tuanya merasa malu melihat anaknya gulung-gulung di lantai di depan umum. Terpaksa orang tuanya memenuhi permintaan anaknya. Sang anak akhirnya berfikir ,”Ooo kalu permintaan saya tidak dipenuhi, berarti harus merengek-rengek, kalau merengek-rengek tidak dipenuhi berarti harus menangis keras-keras, kalau menangis keras-keras tidak cukup, berarti harus gulung-gulung di lantai.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua makin kebingungan karena anaknya sering gulung-gulung di lantai jika meminta sesuatu. Akhirnya dia berusaha untuk tidak memenuhi permintaannya jika anak gulung-gulung di lantai. Karena merasa tidak dipenuhi si anak memukulkan kepalanya ke lantai. Orang tuanya tambah bingung, dengan terpaksa diupenuhi juga permintaan anaknya, karena takut kepala anaknya pecah. Si anak langsung berfikir ,”Ooo, kalau meminta sesuatu tidak dipenuhi berarti harus merengek-rengek. Kalau merengek-rengek tidak cukup berarti harus menagis keras-keras, kalau menagis keras tidak cukup berarti harus gulung-gulung, kalau masih tidak cukup juga, berarti harus mukulin kepala ke lantai.” Lengkap sudah si anak menjadi teroris sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si anak sudah dewasa, permintaanya tidak dipenuhi oleh pacarnya. Karena tidak dipenuhi, akhirnya dia mencoba bunuh diri. Pada awalnya hanya ingin mencoba, tapi yang terjadi mati sungguhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5474708457262086917?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5474708457262086917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pendidikan-teroris.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5474708457262086917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5474708457262086917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pendidikan-teroris.html' title='Pendidikan Teroris'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4435802688268877235</id><published>2010-08-10T10:59:00.000+07:00</published><updated>2010-08-14T13:13:38.085+07:00</updated><title type='text'>Signifikan Atau Unggul</title><content type='html'>Sifat ingin unggul atau berbeda, pasti dimiliki oleh setiap manusia. Sifat ini agak bertentangan dengan sifat &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kesamaan.html"&gt;kesamaan&lt;/a&gt;. Manusia selalu ingin lebih dibandingkan dengan yang lain. Walaupun begitu setiap orang memiliki kadar yang berbeda-beda. Jika seseorang tidak punya keunggulan, terkadang yang tidak unggul sengaja diunggul-unggulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan ada 1 orang siswa sekolah. Satu orang mengatakan kepada teman-temannya yang saat itu rata-rata ingin jadi pegawai negeri. ,”Saya tidak mau jadi pegawai negeri. Saya ingin menciptakan lapangan kerja. Saya mau menjadi pengusaha. ” Boleh dikatakan maka siswa ini ingin kelihatan unggul, karena dia berada di tengah-tengah temannya yang ingin jadi pegawai negeri (dia berani berbeda) . Dia menilai bahwa pegawai negeri itu kurang bagus, yang bagus adalah yang menciptakan lapangan kerja sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi satu kejadian seorang siswa, kebanyakan teman-temannya ingin menjadi pengusaha. Ketika itu dia mengatakan kepada teman-temannya, “Saya ingin menjadi seorang ilmuwan.” Ketika itu temannya mengatakan, “Ah, ilmuwan gajinya kecil, mendingan jadi pengusaha.” Akhirnya dia membalas, “Jadi pengusaha gampang, siapapun bisa, lulusan SD juga bisa, malahan yang tidak sekolah juga bisa. Kalau aku mau jadi ilmuwan, tidak sembarang orang yang bisa jadi ilmuwan.” Perhatikan, dia berani beda, sambil menunjukkan kepada teman-temannya bahwa ilmuwan itu hebat, dia ingin memberitahu bahwa tidak setiap orang bisa menjadi ilmuwan, berbeda dengan pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana yang lebih hebat? Terus terang saya tidak tahu. Anda pasti punya pilihan sendiri. Di sini saya tidak membahas mana yang lebih hebat, tetapi saya hanya membahas bahwa kedua siswa tadi yang dominan sifat unggulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan standar. Mendadak ada orang lain yang naik sepeda motor dan mendahuluinya. Karena ada yang mendahului, dia merasa panas, akhirnya dia berusaha mendahului orang tadi. Nah, sifat seperti ini menunjukkan dia memiliki sifat unggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada siswa SMA yang memiliki sifat unggul yang dominan, anda bisa memberitahu dia, “Kamu tidak mungkin diterima di ITB.” Dengan dikatakan seperti itu maka dia akan semakin panas dan berusaha untuk belajar, sehingga dia malah bisa masuk ITB. Ini tidak berlaku untuk siswa yang dominan pada sifat kesamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sifat unggul merupakan sifat yang baik? Jawabanya bisa iya dan bisa tidak. Terkadang memang baik, tapi dalam hal tertentu tidak. Tergantung situasi dan kondisi. Nah, supaya lebih faham silakan pelajari &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/enam-kebutuhan-manusia-modern.html"&gt;enam kebutuhan manusia modern &lt;/a&gt;yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4435802688268877235?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4435802688268877235/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/signifikan-atau-unggul.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4435802688268877235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4435802688268877235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/signifikan-atau-unggul.html' title='Signifikan Atau Unggul'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5160325354180484761</id><published>2010-08-09T10:56:00.000+07:00</published><updated>2010-08-14T13:13:12.241+07:00</updated><title type='text'>Menghancurkan Anchor</title><content type='html'>Menghancurkan Anchor bisa dilakukan untuk menerapi seseorang. Sebelum saya membahas cara menghancurkan anchor, maka terlebih dahulu akan saya ceritakan tentang kejadian anchor yang hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah kisah nyata. Kisah ini diceritakan oleh guru saya (TDW) ketida memberikan seminar di Menado. Ketika TDW (Pak Tung) menanyakan kepada peserta, apakah ada di antara anda yang dulunya suka makan sesuatu, mendadak hari ini tidak suka. Ternyata ada peserta yang angkat tangan dan mengatakan “Saya pak. Dulu saya biasa makan monyet.” Memang orang di Menado biasa makan apapun, jika anda datang ke pasar, maka di sana dijual dangiung tikus, monyet, kelelawar, ular dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tadi bercerita sebagai berikut ,”Saya dulu biasa makan monyet, akan tetapi suatu hari ketika saya berburu dan mendapatkan monyet, monyet tadi saya sembelih, ternyata monyet tadi dalam keadan bunting, dan di dalam tubuhnya ada bayinya. Saya langsung teringat dengan anak saya. Sejak saat itu saya tidak mau lagi makan monyet.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi seseorang yang suka makan pecel lele. Akan tetapi dia punya sifat merasa sangat jijik jika melihat tikus. Suatu hari dia pergi ke rumah temannya yang memelihara ikan lele. Ketika itu dia melihat temannya ini memberikan tikus yang sudah membusuk ke ikan lele tadi. Langsung Seketika, orang ini mendadak tidak mau lagi makan pecel lele. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda melihat dua kejadian tadi, anda akan bisa mengambil kesimpulan bahwa perubahan itu datangnya seketika. Maka dari itu ada therapist yang berhasil menghentikan kebiasaan orang merokok seketika. Hanya dalam 5 menit orang tadi tidak mau lagi saat ditawari rokok. Orang ini anchornya dihancurkan seketika. Nah bagaimana caranya, tunggu artikel saya berikutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5160325354180484761?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5160325354180484761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/menghancurkan-anchor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5160325354180484761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5160325354180484761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/menghancurkan-anchor.html' title='Menghancurkan Anchor'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-406797279333725029</id><published>2010-08-08T10:11:00.001+07:00</published><updated>2010-08-13T16:19:22.955+07:00</updated><title type='text'>Variasi Atau Ketidakpastian</title><content type='html'>Manusia terkadang bosan dengan hal-hal yang pasti. Mereka membutuhkan ketidakpastian atau variasi. Orang yang selingkuh terkadang sebenarnya membutuhkan yang namanya variasi. Untuk itulah buatlah suatu variasi dengan pasangan anda untuk mencegah mereka selingkuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang menyukai badminton, pasti mengataklan bahwa badminton itu banyak variasinya. Akan tetapi orang yang tidak suka badminton, mereka akan mengatakan bahwa badminton itu hanya monoton saja. Tidak ada variasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda jenuh terhadap sesuatu hal, mungkin anda sedang membutuhkan variasi. Anda membutuhkan yang namanya refreshing, atau rekreasi. Orang-orang kota mengatakan bahawa di desa itu nyaman, udara segar pemandangan menarik dan sebagainya. Sebaliknya orang desa pun mengatakan hal yang sama. Di kota itu sangat menarik, banyak hiburannya. Berbeda dengan di desa, yang terlihat hanya sawah saja. Sebenarnya baik orang desa maupun orang kota mereka sama-sama membutuhkan yang namanya variasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah mengatakan, “rumput tetangga selalu terkesan lebih hijau”. Melihat mobil tetangga serasa lebih indah, melihat rumah tetangga serasa lebih indah, yang lebih parah melihat istri tetangga terasa lebih cantik. Hati-hati, banyak hal yang sifatnya variasi yang harus anda jauhi. Tetapi ada yang bisa anda turuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda seorang pengajar atau pembicara, supaya lebih menarik tentunya anda harus pandai membuat variasi. Anda harus menyeimbangkan antara bercerita tentang hal yang lucu, hal yang menginspirasi, atau hal yang lain. Anda tinggal menyesuaikan dengan yang anda bawa. Jika anda terlau serius bisanya akan membuat audiens mengantuk. Jika anda terlalu banyak humor juga tidak menarik, karena anda lebih terkesan sebagai pelawak, bukan pembicara, sehingga materi yang disampaikan malah kurang tertangkap oleh peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda pelawak maka lawakan andapun butuh yang namanya variasi. Jika lawakan anda mudah ditebak biasanya penonton mulai tidak tertarik. Begitu juga dengan pesulap. Jika sulap yang dipertontonkan mudah ditebak maka biasanya penonton cepat bosan. Begitu juga dengan rute perjalanan anda, baik pergi maupun pulang.  Jika setiap hari anda melewati jalan tertentu, maka anda akan bosan. Anda terkadang pengin mencoba jalan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang mulai melakukan pendekatan (pedekate) kepada lawan jenisnya, dan dia monoton dalam mendekatinya, maka terkadang dia malah cenderung gagal. Karena itulah perlu ada variasi yang sering disebut tarik ulur. Jika seorang cowok, cara menelpon cewek ang didekatinya terlalu periodik, maka biasanya si cewek akan bosan, karena hal ini berarti mudah ditebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang perhatikan kalimat puisi ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu pohon bisa jadi hutan&lt;br /&gt;Satu senyuman bisa jadi perhatian&lt;br /&gt;Satu sentuhan bisa jadi tak terlupakan&lt;br /&gt;Satu orang seperti dirimu bisa jadi rebutan&lt;br /&gt;…. tapi di hutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang biasanya akan menyukai ini, karena ada variasinya. Semula menyanjung, tapi setelah itu mencela.&lt;br /&gt;Begitu juga jika ada seorang cowok yang memuji cewek dengan perkataan, “Wah kamu cantik banget”. Mungkin si cewek merasa tersanjung, tapi setelah itu dilanjutkan, “Kakek saya pasti naksir kamu.”Maka seketika si cewek akan kaget. Entah dia jadi marah (pura-pura marah) atau dia malah tertawa. Tentu saja ini harus disesuaikan, tidak bisa diberikan kepada orang yang sedang berduka cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan ada 2 orang yang kembar atau mirip. Anda langsung mengatakan ,”Wah bagaikan pinang dibelah 2”. Setelah itu anda lanjutkan “Tapi yang sebelahnya busuk.”&lt;br /&gt;Silakan anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari anda agar banyak orang yang menyukai anda. Akan tetapi jika sudah pandai dalam bervariasi anda juga perlu membatasi, jangan bervariasi terus, sehingga anda malah dikatakan tidak punya variasi lagi. Selamat mencoba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-406797279333725029?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/406797279333725029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/variasi-atau-ketidakpastian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/406797279333725029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/406797279333725029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/variasi-atau-ketidakpastian.html' title='Variasi Atau Ketidakpastian'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-1115928353165377619</id><published>2010-08-07T13:06:00.000+07:00</published><updated>2010-08-14T13:07:22.651+07:00</updated><title type='text'>Real Dan Imajiner</title><content type='html'>Ada hal yang unik, ternyata otak manusia tidak bisa membedakan mana bagian yang real dan mana bagian yang Imajiner. Dalam suatu Seminar saat itu sang pembicara (Pak Tung) menyuruh peserta untuk membayangkan, kejadian berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di suatu siang hari, ketika itu panas terik, anda dalam perjalanan pulang dengan berjalan kaki, matahari tepat di atas kepala anda. Anda berjalan dengan kondisi lelah, udara sangat panas. Anda ingin segera sampai di rumah. Anda berjalan dengan pelan-pelan, karena badan sudah lelah. Setelah lama berjalan, anda akhirnya sampai di rumah. Akhirnya anda membuka pintu. Pintu perlahan terbuka. Kemudian anda masuk ke dalam ruang. Anda terus masuk, sehingga sampai di ruang tengah. Sesampai di ruang tengah anda mendapatkan kulkas, kemudian anda mencoba membuka pintu kulkas tadi. Dari dalam kulkas udara dingin berhembus keluar. Setelah itu anda temukan sebutir jeruk. Kemudian sebutir jeruk tadi anda ambil dan anda belah dengan menggunkan pisau yang terdapat di sebelahnya. Sehingga cairannya memercik ke tangan-tangan anda, setelah terbelah 2 anda membelah lagi sehingga jeruk terbelah menjadi 4 bagian. Cresssss,  bau harum, manis bercampur kecut masuk ke dalam hidung anda. Rasa dingin di tangan anda terasa, karena ada percikan air dari jeruk yang anda potong tadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu pembicara bertanya,”Siapa di sini yang keluar air liurnya?” Ternyata 80-90% angkat tangan. Padahal jeruknya tidak ada. Ajaib bukan? Ternyata memang otak manusia tidak bisa membedakan mana yang real dan mana yang imajiner. Karena itulah, kita bisa memanfaatkan kondisi ini untuk membuat kita mau bekerja atau belajar lebih keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti artikel saya sebelumnya, bahwa otak manusia hanya mencari nikmat dan menghindari sengsara. Akan tetapi bagaimana kita mau bergerak jika nikmat dan sengsara tadi belum kita alami? Tentu saja anda bisa merasakan dengan membayangkannya. Kegagalan apa yang anda dapatkan jika anda tidak take action. Nikmat seperti apa yang anda dapatkan jika anda take action. Anda tidak perlu mengalami kenikmatan dan kesengsaraan tadi, anda cukup membayangkannya saja. Jika anda sulit membayangkannya, anda harus mencari bantuan orang lain supaya bisa membayangkan, misalnya dengan ikut seminar motivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu di zaman nabi Muhammad SAW, ketika terjadi perang, para sahabat nabi begitu rela mengorbankan nyawanya. Mereka berperang habis-habisan. Kenapa? Karena mereka membayangkan kenikmatannya ketika bisa memasuki surga setelah mati syahid. Walaupun mereka belum pernah melihat surga, mereka sudah bisa membayangkan. Ya, seperti itulah indahnya surga. Jadi otak mereka bisa membayangkan, seolah-olah melihat sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilihat (sesuatu yang masih imajiner)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-1115928353165377619?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/1115928353165377619/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/real-dan-imajiner.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1115928353165377619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1115928353165377619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/real-dan-imajiner.html' title='Real Dan Imajiner'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-5418045635877267607</id><published>2010-08-06T00:03:00.001+07:00</published><updated>2010-08-13T11:27:00.886+07:00</updated><title type='text'>Kepastian Dan Kenyamanan</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Pada dasarnya manusia menyukai kepastian dan kenyamanan. Seperti misalnya seseorang lebih suka gaji yang pasti dibandingakan dengan yang tidak pasti. Karena itulah kebanyakan orang lebih suka jadi karyawan dibandingkan dengan pengusaha. Pengusaha memang punya penghasilan yang bisa jauh lebih besar dibandingkan dengan karyawan, akan tetapi biasanya besarnya berubah-ubah. Hal inilah yang menyebabkan beberapa orang enggan menjadi pengusaha.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Akan tetapi terkadang, pasti terus juga tidak enak. Jika anda menyukai sate kambing, dan anda diberi sate kambing secara terus-menerus maka hal ini tidaklah menarik buat anda. Apalagi jika anda makan sate kambing sehari 3 kali, selama 2 bulan. Tentunya anda sangat neg. Untuk itulah anda butuh yang namanya &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/variasi-atau-ketidakpastian.html"&gt;variasi&lt;/a&gt;. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Di antara &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/enam-kebutuhan-manusia-modern.html"&gt;6 kebutuhan manusia modern&lt;/a&gt;, biasanya hal yang berhubungan dengan kepastian dan kenyamanan ini memang ditulis pertama kali. Dan ini memang merupakan kebutuhan manusia yang pertama. Akan tetapi jika orang sudah mendapatkan hal yang sifatnya pasti ini, maka orang cenderung menginginkan perubahan. Untuk itulah, anda harus waspada ketika akan memasuki area yang menarik yang sifatnya monoton. Mungkin memang di awal-awal anda tertarik, akan tetapi suatu saat anda pasti bosan. Kecuali jika di tempat tersebut anda bisa menciptakan sendiri yang namanya variasi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Ya, saya percaya anda pasti lebih suka punya anak yang penurut dibandingkan yang selalu menentang. Akan tetapi jika dia menurut 100% rasanya juga aneh. Mungkina anda akan berfikir, wah anak saya ini tidak mau banyak berfikir, maunya hanya menerima dari saya saja. Ada orang yang sampai mengatakan jika anaknya bertengkar, kadang menagis, itu adalah seni dalam rumah tangga. Memang, orang akan selalu membutuhkan variasi di tengah kepastiannya. &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-5418045635877267607?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/5418045635877267607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kepastian-dan-kenyamanan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5418045635877267607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/5418045635877267607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kepastian-dan-kenyamanan.html' title='Kepastian Dan Kenyamanan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-1057993884414100431</id><published>2010-08-05T23:59:00.001+07:00</published><updated>2010-08-13T11:39:53.909+07:00</updated><title type='text'>Anchor Yang Berbahaya</title><content type='html'>Anchor atau sering disebut Cantolan atau jangkar terkadang &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/membangkitkan-semangat-dengan-anchor.html"&gt;sangat bermanfaat&lt;/a&gt;, akan tetapi terkadang juga sangat berbahaya. Nah, di sini akan saya bahas Anchor yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda termasuk orang yang pernah berpacaran. Ketika anda memiliki kenangan yang romantis sambil mendengarkan sebuah lagu, bisa jadi lagu tadi akan manjadi Anchor buat anda. Jika suatu saat anda putus dengan pacar anda, bisa jadi ketika mendengar lagu tadi anda langsung teringat dengan pacar anda. Walaupun mungkin anda sudah punya anak 5 pun, maka anda akan tetap teringat sama pacar anda jika mendengarkan lagu tadi. Mungkin anda langsung sedih ketika mendengarkan lagu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang suka merokok, biasanya punya Anchor tersendiri. Misalnya ketika dia selesai makan selalu merokok. Jika hal ini berlangsung terus-menerus maka orang tadi akan punya anchor bahwa begitu selesai makan maka dia harus merokok. Akibatnya jika tidak merokok begitu selesai makan, maka dia menjadi pusing. Itulah sebabnya kenapa jika orang terbiasa merokok sangat sulit dihentikan. Ada orang yang merokok ketika bersama-sama temanya. Ada orang yang merokok karena dulunya dibilang banci jika tidak merokok. Akibatnya merokok bagi dia terkait dengan kejantanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga penyakit yang terkait dengan Anchor tadi. Ada orang yang setiap hari terkencing-kencing sampai 50 kali. Mungkin di masa lalu orang ini punya trauma, misalnya karena pernah dimarah-marahi ayahnya, dengan marah yang sangat berlebihan. Akibatnya, jika dia mendengar orang yang marah, atau melihat orang yang mirip dengan ayahnya, atau mencium bau yang mirip ayahnya, maka dia langsung kepengin pipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan orang yang gila, punaya Anchor tersendiri. Saya sendiri pernah melihat seorang mahasiswa yang punya banyak masalah, karena tidak mampu menyelesaikan masalahnya akhirnya dia gila. Kebetulan mahasiswa ini satu asrama dengan saya. Akhirnya dia memang dibawa ke rumah sakit jiwa. Ketika sudah sembuh, dia dicarikan tempat kost. Sampai di situ tidak ada masalah, sampai akhirnya dia lulus kuliah. Akan tetapi, ketika dia bermain ke asrama saya, ternyata gilanya kumat lagi. Wooow … berarti masih ada cantolan-cantolan yang terkait dengan tempatnya di asrama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang wanita, yang pernah ditipu oleh seorang lelaki yang tampan. Karena kejadiannya begitu tragis, maka setiap bertemu lelaki yang tampan dia langsung berfikir ,”Mau nipu dia”. Akibatnya walaupun banyak lelaki tampan yang suka sama dia, wanita tadi lebih memilih pasangan hidup yang wajahnya biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada awan mendung ada orang yang langsung merasa sedih. Hal ini dikarenakan dulu ayahnya meninggal ketika ada awan mendung. Ada juga orang yang marah begitu mendengar teriakan orang yang sedang nonton bola. Hal ini dikarenakan ibunya meninggal di rumah sakit pada saat ada tendangan bola yang masuk, dan banyak orang yang berteriak gooooooooool.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda mau memiliki pasangan hidup yang kaya? Mungkin kebanyakan orang akan menjawab mau. Akan tetapi ternyata ada yang menjawab tidak mau. Ternyata orang ini sering nonton sinetron, dan di sinetron itu dicerikan tentang orang kaya yang jahat. Karena itulah dalam fikirannya, kaya sama dengan jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, begitu banyaknya variasi dari kasus ini. Apakah ini bisa disembuhkan? Tentu saja bisa. Ada metoda yang sering disebut dengan &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/menghancurkan-anchor.html"&gt;merusak pola&lt;/a&gt;. Dengan metoda ini Anchor-anchor tadi bisa dibuat jadi collapse atau hancur, sehingga orang tadi bisa sembuh. Apakah sembuhnya bisa total dan tidak kumat lagi? Ya, bisa jadi. Asalkan waktu penyembuhannya cukup intens.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-1057993884414100431?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/1057993884414100431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/anchor-yang-berbahaya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1057993884414100431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1057993884414100431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/anchor-yang-berbahaya.html' title='Anchor Yang Berbahaya'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-514309500374236220</id><published>2010-08-04T23:57:00.000+07:00</published><updated>2010-08-13T11:24:40.092+07:00</updated><title type='text'>Komunikasi Yang tidak Nyambung</title><content type='html'>Jika anda ingin menonton RCTI, tetapi channel yang anda buka adalah globaltv, maka otomatis anda tidak akan mendapatkan acara yang tidak anda inginkan. Kenapa? Karena channelnya tidak cocok. Anda tidak akan menemukan acara yang anda inginkan dengan cara seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan manusia. Manusia tidak akan bisa berkomunikasi dengan benar jika tidak mengetahui cara yang tepat berkomunikasi dengan orang lain.&lt;br /&gt;Sistem komunikasi ke otak terbagi atas 3 macam, &lt;br /&gt;1. Penglihatan (visual)&lt;br /&gt;2. Pendengaran (auditorial)&lt;br /&gt;3. Perasaan (kinestetik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan ada sepasang suami istri, si istri adalah tipe pendengaran, sedangkan suami bukan. Terkadang sang suami tidak mengerti bahwa istrinya butuh pendekatan dari sisi pendengaran. Seorang yang tipe pendengaran akan lebih suka dirayu dengan kata-kata. Suatu hari sang istri berkata, “Papa ini sudah ga sayang sama aku.” Sang suami berkata ,”Lho sudah ga sayang gimana to”. Si istri menjawab, “Mbok sekali-kali mengucapkan I love you”. Si suami agak kaget , “Lo, masa iya saya ga pernah mengucapkan yang itu.” Kondisi si suami memang aneh, untuk mengucapkan kata “I love you” saja tidak bisa. Karena dia memang bukan tipe pendengaran, sehingga mengucapkan kata yang romantis terasa tidak nyaman. Terus si suami melanjutkan, “Kapan saya terakhir mengucapkan yang itu.” Si istri menjawab ,”Ya 25 tahun yang lalu.””Ha, 25 tahun yang lalu, kapan itu?” Kata istri ,”Waktu kita menikah dulu”. Suami berkata, ”Oh, itu tandanya papa ini adalah orang yang bisa dipercaya, sekali mengucapkan tidak perlu diulangi lagi.”Si Istri berkata,”Nyebelin, bilang I Love You gitu saja kenapa sih, apa susahnya. Papa bilang I Love You gitu saja, saya ini sudah senang.” Akhirnya Sang suami mengatakan dengan nada agak kasar dan cepat,”Ya sudah, I love You I Love You.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang wanita yang tipe perasaan, tapi suaminya tipe pendengaran. Orang yang tipe perasaan, biasanya lebih suka disentuh-sentuh. Misalkan ini kejadian aetelah 10 tahun setelah menikah. Suatu hari ketika sang suami baru pulang kantor, dia berkata kepada istrinya ,”Halo sayangku, hari ini kamu tampak cantik lo.” Sang istri yang tipenya perasaan berkata ,”Ah papa ini, sukanya hanya OOT.” “Apa itu?” kata suaminya . Si istri menjawab ,”Omong-omong tok. “ kemudian si istri berkata ,”NATO”. Suaminya tambah bingung dan berkata ,”Lho apa lagi itu.” Si istri menjawab ,”No Action Talk Only.” Kemudian si istri melanjutkan,” papa ini udah ga sayang sama aku, mbok sekali-kali menyentuh aku.”Kemudian si suami berkata,”Oh pria lain. Masa datang-datang langsung mencolek”. Padahal bukan karena sifat prianya, akan tetapi karena sifat tipe pendengarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, begitu pentingnya anda menyadari tipe komunikasi ke otak dari pasangan anda. Karena seringkali terjadi pertengkaran hanya karena anda tidak menyadari kondisi pasangan anda. Ini juga sangat berguna untuk kasus lain, tidak hanya masalah suami istri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-514309500374236220?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/514309500374236220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/komunikasi-yang-tidak-nyambung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/514309500374236220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/514309500374236220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/komunikasi-yang-tidak-nyambung.html' title='Komunikasi Yang tidak Nyambung'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2251374589489177411</id><published>2010-08-03T23:55:00.001+07:00</published><updated>2010-08-14T19:02:09.600+07:00</updated><title type='text'>Pengalaman Belajar 12</title><content type='html'>Cerita ini merupakan lanjutan dari &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/01/pengalaman-belajar-11.html"&gt;bagian 11&lt;/a&gt;. Jika anda belum membaca sama sekali, silakan masuk ke &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2009/07/pengalamanku-belajar.html"&gt;bagian 1&lt;/a&gt;.  Setelah menitipkan pendaftaran di kakak kelas, kami bertiga akhirnya lebih fokus pada persiapan belajar. Soal-soal yang kami pakai latihan andalah soal bekas kompetisi matematika Unibraw. Di sekolah kami berdiskusi, di rumah belajar sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah waktunya kami untuk berangkat sehari sebelum lomba. Waktu itu Wilis mengajak menginap di rumah saudarnya. Akan tetapi aku agak bingung, karena ibuku juga ingin pergi ke Surabaya. Memang ibuku termasuk orang yang sering pergi ke Surabaya. Maklum, kedua kakakku ada di Surabaya. Keduanya sedang kuliah di Fakultas Kedokteran Umum Unair. Jadi, karena aku mau ke Surabaya maka ini menjadi kesempatan emas bagi ibuku untuk pergi ke Surabaya. Akhirnya disepakati, Wilis dan Salman menginap di rumah saudara Wilis. Sedangkan saya menginap di tempat kost kakak saya. Akan tetapi kami pergi ke Surabaya harus bersama-sama. Ayah Wilis juga ikut ke Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai perjanjian, kami berkumpul di Terminal bus Tulungagung pada pukul 13.30. Setelah berkumpul kami bertiga (maksudnya berlima, karena ada ibu saya dan ayah Wilis) lansung berangkat menggunakan bus umum. Perjalanan Tulungagung Surabaya kira-kira menempuh 4 jam perjalanan. Menjelang magrib, kami sudah tiba di terminal Surabaya (biasanya disebut terminal Purabaya atau Bungurasih). Wilis. Salman dan ayahnya naik bus kota menuju rumah saudaranya, sedangkan saya dan ibu menuju ke tempat kakak saya, sehingga kami berpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di tempat kost kakak, saya masih menyempatkan untuk latihan soal. Malamnya saya segera istirahat agar besok pagi bisa bangun dengan kondisi segar. Tiba saatnya pagi hari, saya diantar ibu saya untuk dating ke fakultas MIPA universitas Airlangga. Sesampai di tempat, saya agak kaget, karena banyak sekali siswa SMA 2 Tulungagung yang ikut dalam lomba itu. Mungkin sekitar 25 orang, semuanya kelas 3 SMA, kecuali aku, Wilis, dan Salman yang masih kelas 2. Saya tidak tahu, kenapa banyak siswa kelas 3 yang ikut, mungkin mereka merasa agak panas jika tidak ikut, karena ada kelas 2 yang ikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu ada sedikit cerita yang agak lucu. Cerita ini saya dapat dari Mas Agung Budi Sasongko, ketua OSIS SMA kami. Dia menceritakan kenapa sampai bisa ikut. Waktu itu ada temannya, namanya Nina mengajaknya ikut, “Agung, ikut yuk lomba matematika di Unair, kelompokku kurang satu orang lagi.” Akhirnya Agung ikutan, demi temannya. Setelah itu dia bertanya,”Satu lagi siapa?” Nina menjawab, “Belum ada”. Ternyata memang belum ada, jadi maksudnya ,”Agung, kalau kamu mau ikut di kelompokku, berarti kurang satu orang lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya waktu lomba tiba. Aku Wilis dan Salman duduk bertiga di suatu ruangan. Wilis di tengah, Salman di sebelah kanan, dan aku di sebelah kiri. Waktu itu testnya berupa test tulis. Jumlah soal adalah 100. Semua soal mirip materi sekolah, tidak seperti di olimpiade matematika. Bisa dikatakan soal-soal test saat itu mirip dengan soal-soal UMPTN (kalau sekarang SNMPTN). Kami bertiga membagi lembar kertas menjadi 3 bagian, supaya lebih efektif. Masing-masing mengerjakan sendiri-sendiri, karena soalnya pilihan ganda.  Bersambung ke &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pengalaman-belajar-13.html"&gt;bagian 13&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2251374589489177411?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2251374589489177411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pengalaman-belajar-12.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2251374589489177411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2251374589489177411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/pengalaman-belajar-12.html' title='Pengalaman Belajar 12'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-2221060210322780157</id><published>2010-08-02T18:05:00.001+07:00</published><updated>2010-08-13T11:16:37.099+07:00</updated><title type='text'>Enam Kebutuhan Manusia Modern</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Pada dasarnya otak manusia hanya &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/02/cari-nikmat-dan-menghindari-sengsara.html"&gt;mencari nikmat dan menghindari sengsara&lt;/a&gt;. Setiap ada kenikmatan selalu dikejar dan setiap kesengsaraan pastilah dihindari. Permasalahannya terkadang nikmat dan sengsara itu adalah relatif. Terkadang ada sesuatu yang menurut orang tertentu nilmat, akan tetapi menurut orang lain sengsara.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Jadi, untum memenuhi kebutuhan manusia, hendaknya pahami 6 kebutuhan manusia modern berikut :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;1. &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kepastian-dan-kenyamanan.html"&gt;Kepastian dan kenyamanan&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;2.&lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/variasi-atau-ketidakpastian.html"&gt; Ketidakpastian atau Variasi &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;3. &lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/signifikan-atau-unggul.html"&gt;Signifikan/unggul/berbeda&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;4.&lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kesamaan.html"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a href="http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/kesamaan.html"&gt;Relasi atau kesamaan&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;5. Tumbuh/berkembang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;6. Berarti&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Sifat nomor 1 sampai 4, setiap manusia pasti punya, sedangkan sifat nomor 5 sampai 6 tidak setiap manusia punya. Pada umumnya manusia lebih dominan pada salah satu sifat, dari keenam sifat tadi. Kita mesti ingat bahwa terkadang manusia tidak bisa kita ajak untuk melakukan sesuatu, atau tidak bisa kita nasehati karena kita tidak mengetahui di antara 6 kebutuhan tadi mana yang paling dominan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Misalnya ada orang yang suka merokok. Ketika kita berusaha melarang dia merokok, kita menggunakan cara menakut-nakuti dia dengan penyakit. Ketika orang tersebut dominan pada sifat signifikan, maka akan sangat sulit kita nasehati dengan cara tersebut. Malahan orang tersebut malah menjadi-jadi dalam merokoknya. Dia mengatakan ,”Ah orang lain takut kena penyakit paru-paru, kalau saya berani. “ atau “Orang lain takut mati, kalau saya berani mati”.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Sifat signifikan (nomor 3) sebenarnya agak bertentangan dengan nomor 4, yaitu kesamaan. Maka untuk menasehati perokok, jika orang tersebut memiliki sifat signifikan, maka kita tinggal menasehati bahwa kegiatan merokok, itu biasanya dilakukan oleh para tukang becak dan para kuli bangunan. Nah, dengan cara itu terkesan buat dia bahwa merokok yang tadinya terkesan unggul, ternyata sudah tidak unggul lagi. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dengan cara seperti itu maka kemungkinan dia untuk berhenti merokok akan jauh lebih besar. &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-2221060210322780157?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/2221060210322780157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/enam-kebutuhan-manusia-modern.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2221060210322780157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/2221060210322780157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/enam-kebutuhan-manusia-modern.html' title='Enam Kebutuhan Manusia Modern'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-1723293832930377585</id><published>2010-08-01T23:43:00.002+07:00</published><updated>2010-08-10T06:05:00.489+07:00</updated><title type='text'>Cara mengambil keputusan</title><content type='html'>Suatu hari anda makan bersama teman kalian. Ketika samapai di tempat makan sang penjual bertanya,”Mau makan apa?” Anda mungkin masih bingung, sehingga tidak langsung menjawab.  Akan tetapi teman anda langsung menjawab ,”Nasi goreng kambing.” Tanpa berfikir panjang anda langsung mengatakan, “Ya, saya sama. Nasi goreng kambing juga.”  Cara pengambilan seperti inilah yang disebut metoda referensi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika misalnya saya mengatakan begini, “David Beckham terkenal dengan tendangan pisangnya. Untuk membuat tendangan pisang maka dia harus berlari dengan kecepatan 6 m/detik, kemudian dia harus menendang dengan kekuatan 100 N, dan tendangan harus membentuk sudut 18 derajat, dan menendangnya dengan posisi badan agak miring ke depan 30 derajat, maka akan terbentuk tendangan pisang yang jauhnya 48 meter.” Apa reaksi anda tentang pernyataan ini? Jika anda mulai penasaran dengan pernyataan ini maka cara pengambilan anda adalah tipe kedua, yaitu tipe data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin seseorang yang tidak mau diatur dalam mengambil keputusan. Jika kebanyakan orang memutuskan A, terkadang anda malah menginginkan B. Anda tidak perduli dengan data-data yang ada. Anda juga tidak perduli dengan keputusan orang lain. Anda hanya memikirkan apa kemauan diri anda. Jika anda memang tipe seperti ini, maka cara mengambil keputusan anda adalah tipe diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi secara umum cara mengambil keputusan seseorang ada 3 macam, yaitu&lt;br /&gt;1. Tipe referensi (tipe orang lain)&lt;br /&gt;2. Tipe data&lt;br /&gt;3. Tipe diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum tipe data lebih objektif. Sedangkan tipe referensi dan tipe diri sendiri kuranglah objektif.  Tipe referensi sangat dipengaruhi oleh teman, sedangkan tipe diri sendiri cenderung tidak mendengarkan teman. Walaupun begitu bukan berarti tipe data tidak memiliki kelemahan. Kelemahannya andalah dia bisa celaka jika data sudah dimanipulasi orang. Seperti misalnya model tendangan pisang di atas,  itu hanya sekedar tulisan saja. Saya sendiri tidak tahu apakah memang seperti itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, yang terpenting anda bisa memanfaatkan ilmu ini. Sebaiknya anda memadukan antara ilmu komunikasi ke otak dengan cara pengambilan keputusan. Anda akan mendapatkan hasil yang sangat bagus untuk mempengaruhi orang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-1723293832930377585?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/1723293832930377585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/cara-mengambil-keputusan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1723293832930377585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/1723293832930377585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/08/cara-mengambil-keputusan.html' title='Cara mengambil keputusan'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-4386430459421026580</id><published>2010-07-30T11:15:00.002+07:00</published><updated>2010-08-10T18:16:32.914+07:00</updated><title type='text'>Komunikasi Ke Otak</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Sistem komunikasi ke otak pada ,manusia ada 3 macam&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;1. Visual atau penglihatan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;2. Auditorial atau pendengaran&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;3. Kinestetik, meliputi gerak dan rasa&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Orang yang tipenya penglihatan, biasanya memiliki ciri-ciri warna bajunya kelihatan bagus, dandanannya rapi, di kamarnya penuh dengan hiasan, kalau memilih mobil sangat memperhatikan warnaanya dan lain-lain. Bahasa yang dia pakai biasanya akan mengarah kepada mata. Misalnya, kelihatannya, tampaknya dan lain-lain. Biasanya cara berbicaranya cepat. Jika memberikan perintah, deskripsi pekerjaannya tidak jelas.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Orang yang memiliki tipe pendengaran, dia akan lebih mementingkan hal-hal yang berkaitan dengan telinga. Dia sering bernyanyi-nyanyi. Nada bicaranya naik turun dan lambat. Jika mobilnya mengalami kerusakan AC dan sound sistemnya, maka dia lebih mementingkan untuk memperbaiki sound sistemnya dulu. Kalau orang ini memberikan perintah, dia akan menjelaskan dengan detail. Kalau berbicara biasanya akan menggunakan bahasa yang mengarah pada telinga, misalnya kedengarannya. Terkadang orang ini mengatakan, “saya dengar di koran …” padahal Koran tidak pernah mengeluarkan suara.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Orang yang memiliki tipe kinestetik, biasanya akan sangat mementingkan rasa. Kalau dia memilih baju biasanya tidak rapi, bagi dia yang penting terasa nyaman. Jika mobilnya mengalami kerusakan AC dan sound sistemnya, maka dia lebih mementingkan untuk memperbaiki AC nya. Di kamarnya biasanya kelihatan polos, tidak ada hiasan di sana-sini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Makanya jika seseorang naksir lawan jenisnya dan dia tidak diterima, bisa jadi jurus yang dia pakai salah. Karena lawan jenisnya tipe penglihatan, sementara dia tipe perasaan maka komunikasinya kurang nyambung. Dia jarang berpakaina rapi, sehingga lawan jenisnya tidak tertarik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Dalam hal belajar, orang yang tipenya penglihatan lebih suka melihat, jadi guru yang mengajar sebaiknya tidak banyak bicara, tetapi sambil berbicara langsung membuat tulisan di papan tulis. Bisa juga pengajaran gurunya menggunakan tampilan power point.Untuk tipe pendengaran, biasanya lebih suka belajar dengan mendengarkan, sedangkan tipe perasaan lebih suka sambil melakukan. &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/529178876312015257-4386430459421026580?l=kekuatanraksasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/feeds/4386430459421026580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/komunikasi-ke-otak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4386430459421026580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/529178876312015257/posts/default/4386430459421026580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kekuatanraksasa.blogspot.com/2010/07/komunikasi-ke-otak.html' title='Komunikasi Ke Otak'/><author><name>omson</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17839095311693084453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/ST7CcP1oilI/AAAAAAAAAAU/LHKxPQaUkv8/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-529178876312015257.post-6365511269831484253</id><published>2010-07-29T11:05:00.000+07:00</published><updated>2010-08-10T18:10:25.512+07:00</updated><title type='text'>Tujuh Area Kehidupan</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Kita semua memiliki 7 area dalam kehidupan kita. Empat di antaranya ada di dalam diri kita, dan tiga diantaranya ada di luar diri kita. Yang ada di dalam diri kita itu adalah fisik, emosi, spiritual, dan intelektual. Sedangkan yang di luar diri kita andalah kelarga, karir dan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Fisik, apakah anda sudah memiliki fisik yang ideal? Apakah anda sudah rajin berolahraga supaya fisik anda selalu sehat? Timbanglah berat badan anda seminggu sekali, untuk mengatahui apakah ideal atau tidak. Jika tidak apa yang harus anda lakukan?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Emosi, apakhah emosi anda bisa terkontrol? Ingat, emosi adalah sesuatu yang bisa kita kontrol, asalkan kita mau dan tahu caranya. Emosi manusia bisa diubah dengan mengendalikan geraknya. Misalkan jika anda takut, maka dengan memperbanyak gerak, misalnya dengan melompat-lompat maka rasa takut anda akan hilang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Ok, disini saya tidak membahas semuanya. Akan tetapi sudahkah 7 area tersebut seimbang? Untuk mengetahui keseimbangannya, maka anda harus memberikan skor masing-masing. Skor dari 0 sampai 10. Setelah itu anda gambar pada sebuah lingkaran. Jika nol di pusat lingkaran dan 10 di bagian &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;luar lingkaran. Jika berbentuk lingkatran yang bagus maka berarti seimbang. Roda akan bisa berputar dengan normal. Misalnya kita memiliki skor sebagai berikut, Fisik = 8, Emosi = 6, Spiritual = 2, Intelektual = 9, Karir = 6, Sosial= 4, dan Keluarga = 8. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Maka jika digambar adalah sebagai berikut&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TFJRGJ80dbI/AAAAAAAAALI/hCJnWc0KAjI/s1600/roda+kehidupan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 282px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ckLMYaJaIHY/TFJRGJ80dbI/AAAAAAAAALI/hCJnWc0KAjI/s400/roda+kehidupan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5499547261164877234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   
